Pamukkale bisa di artikan: Benteng kapas. Pamukkale salah satu objek wisata air panas yang cukup terkenal di Turki dan juga dunia. Karena keindahan dan keajaiban alam yang luar biasa, Pamukkale masuk dalam UNESCO Heritage site. Sekilas jika melihat lokasi pamukkale yang cukup unik, bak istana kapas, Bukit bukit travertines (batuan kapur) Putih berundak dengan kolam kolam air hangat bersuhu 35 c dan menciptakan kontur yang eksotis. Air hangat di kolam-kolam alami kaya mineral, tak heran ramainya pengunjung memanfaatkan kolam-kolam tersebut untuk berendam, oh ya Para Traveller jangan kaget ya jika selama di Pamukkale akan melihat pemandangan pengunjung memakai baju renang dimana-mana, Meski di daerah Perbukitan, Cuaca cukup hangat untuk berendam dan berenang di kolam travertines maupun antique pool yang konon Ratu cantik Cleopatra juga serng berendam disana.

Bagaimana Cara pergi ke Pamukkale

Pamukkale suatu daerah di Provinsi Denizli Turki, Ada dua cara menuju Pamukkale: Naik Bis tujuan İstanbul- Denizli , atau Naik pesawat lokal: İstanbul-Denizli, Untuk mempersingkat saya pilih naik pesawat dari İstanbul Sabiha gokchen airport (lokasinya di İstanbul Asia) kurang lebih penerbangan memakan waktu 58 menit saja, Naik bis umum memakan waktu 6 . 5 jam. Untuk penerbangan lokal , Tiket bisa dibeli online, Waktu itu saya memilih maskapai lokal Pegasus, Harga Tiket pesawat dan Bis umum menuju Denizli dari İştanbul, selisih harganya tipis. Jadi saya pilih alternatif naik pesawat saja.

Ada mie kebanggaan İndonesia

Oh ya di pesawat Pegasus ini menjual salah satu mie instant indomie cup dengan merk kebanggaan İndonesia yang mendunia loh, Tau kan. Familiar dengan rasanya tapi mungkin tidak dengan harganya yang bisa 3x lipat. Semua menu di pesawat dikenakan biaya tersendiri, tapi jika naik Bis umum biasanya disediakan snack dan pilihan minuman gratis dari Bisnya, Selama perjalanan akan ada Petugas bis yang akan melayani penumpang layaknya pramugara atau pramugari di Pesawat, unik bukan.

Sesampai di Bandara Cardak Denizli, Saya melanjutkan perjalanan ke Pusat kota, Naik Bis Bandara waktu itu dikenakan 13 lira perkepala, Jarak dari Bandara Denizli ke Pusat kota lumayan jauh, 65 km, memakan waktu 1 jam 11 menit. Penerbangan dari İstanbul biasanya pagi hari. Jadi usahakan datang setelah subuh jika memutuskan naik pesawat pagi menuju Denizli.

Pusat kota Denizli yang biasa disebut Merkez (artinya pusat kota) Saya melanjutkan untuk langsung menuju penginapan, ada banyak pilihan penginapan di Denizli, Teman Traveller bisa Booking via internet, di situs-situs terpercaya. Waktu itu kebetulan saya menginap di Wisma Kementerian Hukum Turki, Yang biasa disewakan untuk para pagawainya jika sedang berada di Denizli. Kebetulan Suami menjadi pegawai di Kementerian tersebut, kami bisa dapat harga sewa penginapan lebih murah.

Untuk menuju Pamukkale, Saya naik angkutan khusus (Dolmus dalam bahasa Turki) dari Terminal Bis (otogar) pusat kota Denizli, Lokasi Dolmus yang menuju Pamukkale Lokasinya sedikit kedalam, Saya harus mencari dulu di mana Angkutan tersebut berada dengan bertanya ke Pusat İnformasi Terminal, karena area parkirnya khusus. Begitu ketemu, langsung naik. Ongkos ditarik dalam perjalanan, kurang lebih 24 menit , Jarak Denizli-Pamukkale 18 km.

dolmus atau angkot menuju pamukkale

Untuk tiket masuk area Pamukkale-Hieropolis ( 2019 ) naik menjadi 50 lira. Waktu saya ke Pamukkale tiket masuk masih 35 lira.

Begitu sampai pintu masuk Area travertines, Para pengunjung diminta membuka alas kakinya, berjalan sepanjang travertin atau bukit kapur harus bertelanjang kaki, karena menjaga kebersihan kolam-kolam air mineral, sepanjang perbukitan dan kolam-kolam air mineral, saya dibuat takjub dengan alam disekitarnya, Tidak heran kenapa Pamukkale bisa berbeda dengan pemandian air panas biasa, Kolam kolam air panas ini sudah ada sejak ribuan tahun silam, Kolam alami yang terbentuk karena kejadian alam. Berendam di kolam-kolam air panas yang kaya mineral ini dipercaya bagus untuk kesehatan dan kecantikan, Pamukkale selalu penuh dengan pengunjung yang memang berniat untuk berendam dan juga tentu saja karena pemandangannya juga menarik, rasanya setiap sudut selalu cantik untuk diabadikan dalam kamera karena selalu penuh cerita.

Antique Pool

Selain kolam-kolam di Travertines, Berendam dan berenang di Antique pool juga selalu jadi pilihan para pengunjung, kolam khusus yang dipercaya tempat berendamnya Cleopatra. Untuk melihat-lihat area Antique pool Gratis, tapi jika tertarik untuk berenang dikenakan biaya 30 lira. Saya lebih memilih untuk berjalan-jalan di area antique pool dan menikmati kesegaran Spring water gratis. Oh ya air ini bisa diminum langsung, Saya sengaja membawa botol kosong untuk mengisinya dengan spring water, rasanya unik, seperti ada sedikit sensasi air soda. Kandungan mineralnya cukup tinggi. Menyegarkan. Oh ya, kolam air ini terpisah dari antique pool jadi jangan kuatir, bukan minum air bekas orang berenang ya.

tips: bawa botol kosong buat isi air.

Hierapolis

Menuju kebagian atas dari Area Pamukkale, Saya berjalan menyusuri reruntuhan kota tua Hierapolis, kota tua peninggalan zaman byzantium dan Romawi, sisa-sisa reruntuhan katedral, tembok-tembok tua, ampiteater, kuburan kuburan tua dan masih banyak lainnya, menyusuri area Hierapolis memakan waktu 2 jam sendiri, karena saking luasnya ditambah area perbukitan menanjak, jadi siapkan selalu air minum dalam tas, dan fisik yang kuat. saya sengaja membawa spring water yang sebelumnya saya ambil di area antique pool.

Karena sebelumnya saya berangkat mandiri ala backpaker bukan ikut Rombongan Tur, setelah dari Hierapolis saya kembali menuju Travertines kembali berjalan kearah bawah, menyusuri ulang untuk keluar dari area Pamukkale, menuju lokasi tempat Dolmus menaikkan penumpang, menyusuri gang kecil melewati berbagai penginapan dan rumah warga. Ada banyak penginapan yang di kelola di area seputar pamukkale.Bisa jadi alternatif pilihan selain penginapan di Pusat kota Denizli.

wisata alternatif selain pamukkale di denizli

Selain Wisata Pamukkale, Kota denizli juga punya alternatif wisata lain yang menarik dan juga murah meriah. Salah satunya yang baru di buka tahun 2016 lalu adalah: Yayla bağlası. Wisata alam pegunungan.
Ada taman luas untuk bersantai, restoran, penginapan khusus. Untuk menuju Yayla ini, kita naik bis kota dari Merkez , sebelumnya harus membeli kartu khusus untuk naik bis- ada loket yang menjualnya, khusus Turis dijual tersendiri, Sesampainya di lokasi Yayla, kemudian antri untuk naik teleferik ke atas, per orang dikenakan tiket 5 lira. Lalu bisa melanjutkan naik mobil antar jemput gratis yang disediakan pemerintah kota, atau pilihan jalan santai sambil menikmati segarnya alam pegunungan, dari kejauhan, Pamukkale akan terlihat jelas dengan ciri warna khasnya Putih.

Selain Yayla, berjalan-jalan di pusat kota Denizli juga tidak kalah menarik kok, salah satunya hal wajib selama traveling tentu saja menikmati Kuliner lokal nya yang tidak boleh terlewatkan!Namanya datang ke Turki yang identik dengan julukan negeri kebab. Rasanya ada yang kurang kalau belum menikmati aneka citarasa kebab di negeri asalnya.

denizli kebab

Tiap daerah memiliki citarasa kebab tersendiri yang khas, Seperti di Denizli. Kebab Denizli minimalis bumbu, bahkan nyaris hambar untuk ukuran lidah İndonesia, Garam dan bumbu lainnya kita campurkan sendiri, biasanya disediakan di Meja, Dengan Roti pide nya yang khas dan potongan bawang bombay besar, tomat dan Cabe hijau pedas. Tapi meski minimalis bumbu, rasa dagingnya luar biasa enak, Kebab denizli ini berbahan lamb-(daging domba) sebagai seseorang yang kurang menyukai daging domba , pengecualian untuk kebab denizli, saya bisa ikut lahap menikmati. Kunci rahasia dari kebab denizli ini adalah cara pemanggangan dagingnya yang memakai tungku khusus. Saran saya, kalau kurang cocok dengan citarasa lokal, bawa bekal saos sambal khusus rasanya sangat membantu.

Lalu selain kebab, saya juga memburu kuliner lain khas denizli yang cukup terkenal Dondurmali irmik helvası = kudapan eskrim yang dibalut semolina, Merk terkenal dan selalu ramai pengunjung: hacı serif. Untuk menikmati satu cup Dondurmali ini kita harus antri tempat duduk, saking ramainya pembeli. Selain menjual Dondurmali, aneka kudapan manis khas Turki seperti Lokum dll di jual di Tokonya.

es krim berbalut semolina, jajanan populer di kota denizli. wajib coba

Wisata di Denizli, menurut saya pribadi sangat ramah di Kantong, seperti Yayla bağlasi, meski di area wisata, Toko penjual makanan ringan tidak ada yang mematok harga 2x lipat, semua harga normal layaknya di luar area wisata. Selain Pamukkale, Denizli juga banyak memiliki tempat wisata lain yang tidak kalah menarik untuk di kunjungi. Kalau ada kesempatan lagi yang ingin mengunjungi area wisata lain di Provinsi Denizli ini.