Ada satu Tradisi di kota kelahiran Suami, Corum, Turki. Dimana Setiap Pasangan pengantin baru melakukan tradisi ziarah kubur terlebih dahulu ke Karebi Turbesi-Karebi gazi- yakni satu komplek makam yang menjadi ikon kota kecil ini. Banyak makam para Ulama, Wali dan salah satu dari golongan sahabat nabi juga sahabat terdekat khulafaur Rasidin: Umar bin khattab di makamkan di Komplek ini.

Di Musim gugur delapan tahun lalu, dengan memakai gaun pengantin-gelinlik- saya keluar dari Mobil pengantin, digandeng suami dan keluarga, Kami menuju komplek Makam Karebi Gazi. Waktu itu saya belum tahu persis siapa yang dimakamkan disana, Suami hanya mengatakan, Golongan sahabe, Temannya Umar bin khattab R.A yang wafat di kota Corum. Sebuah tradisi masyarakat Corum, ketika melangsungkan sebuah acara besar, terutama Pernikahan. Biasanya sebelum kami berangkat ke Gedung (Dugun salonu) iring-iringan mobil pengantin akan singgah terlebih dahulu di Komplek Karebi Turbesi. Kedua mempelai didampingi anggota keluarga, akan melakukan ziarah kubur terlebih dahulu, memanjatkan doa. Doa Ziarah kubur biasa. Kemudian baru menuju tempat dilangsungkannya pesta pernikahan.

Baca:  10 Hal yang wajib kamu tahu jika menikah dengan orang Turki

Siapa karebi Gazi?

Nama asli Beliau adalah: Amr ibn Ma’adi Yakrib al-Zubaidi al-Madhhiji, Beliau salah satu orang kepercayaan dan sahabat terdekat dari Umar bin Khattab, namanya masuk sebagai salah satu ksatria pasukan Muslim ketika melakukan penaklukan wilayah Persia dan İrak, dibawah komando Panglima pasukan An-Nu’man Bin Al muqarrin.

Baca: Suami Turki SERAM?

Amr ibn Ma’adi , Seorang ksatria dari arab yang terkenal sebelum dan sesudah dia memeluk agama İslam, Beliau masuk İslam dimasa Rosulullah SAW, dan menjadi salah satu sahabatnya.Ketika Sa’ad b abi Waqqas Meminta kepada khalifah Umar bin khatab untuk mengirim pasukan tambahan dalam perang Qadisiyah, Khalifah Umar menjawab:

Aku telah mengirimimu 2.000 orang: Amr bin Ma’adi Yakrib dan Tulayhah al-Asadi. Masing-masing dari mereka dihitung sebagai seribu”.

Keberanian Amr ibn Ma’di tercatat dengan baik, komandan dalam 3 pertempuran terbesar dalam ekspansi Islam kekhalifahan, Dalam perang Al-Qadisiyyah, Yarmouk dan Nahāvand. Penaklukan Persia. Memiliki keahlian sebagai sang ahli strategi militer.

Baca:Nirvana on fire review: Mei ChangSU si Ahli strategi Hebat

Sejarah tepatnya kenapa Makam beliau bisa berada ditanah anatolia Turki, saya sempat googling, ada yang menulis bahwa makam beliau berada di İran, tapi bukti lebih kuat adalah keberadaan Makam ini di kota Corum Turki, Beliau datang ke Bumi anatolia dalam masa Penaklukan tanah Anatolia, Penaklukan tanah persia dan irak di masalalu, Kedua negara ini betetangga dengan Turki.

komplek makam karebi gazi (Amr bin ma’di) Corum Turki., selain makam sahabat nabi ada juga makam para wali

Memasuki komplek makam Karebi gazi, peziarah bisa masuk ke ruang dimana makam ini berada, untuk ukuran manusia zaman sekarang, Makam karebi gazi ini luar biasa besar, saya bisa membayangkan postur tubuh beliau tinggi besar, apalagi seorang ksatria militer tangguh. Penakluk Persia. Membayangkan bagaimana tingginya umar bin khattab jika makam sahabatnya saja sebesar ini. Subhanallah.

Baca Ziarah ke makam ulama yang wafat di tiang Gantung

Lokasi makam ini berada di pusat kota Corum Turki, dengan jalan darat dari ibukota Ankara ditempuh 4 jam, dan dari İstanbul memakan waktu 8 jam, Bandara terdekat berada di Merzifon.

Masyarakat Corum menganggap Keberadaan Makam salah satu sahabat Nab ini sebuah keberkahan untuk kota mereka, para ulama,wali dan sahabat nabi dimakamkan di Kota tercinta, tradisi ziarah kubur para Pengantin di Corum sudah dilakukan semenjak dahulu, sebagai tanda penghormatan ke leluhur.

Lokasi Makam dari Guru Muhamad Al fatih

Tiap daerah di Turki memiliki tradisi pernikahan tersendiri sesuai kultur perdaerahnya, Selain tari-tarian yang menjadi tradisi nasional bangsa Turki, untuk masyarakat Corum, datang ziarah kubur untuk kedua pasang pengantin adalah tradisi turun temurun warganya. Menghormati sosok Amr bin Ma’adi. Sebagai Pengantin ‘pendatang’ saya juga mengikuti tradisi ini, berdoa di makam sahabat Nabi, Semoga anak keturunan mewarisi sifat kesatria dan kesalehan beliau dalam berislam. Amiin.