Memasuki Bulan Puasa Ramadan tahun 2019, Putera pertama saya Fatih, Genap berusia 6 tahun jika dihitung secara kalender Hijriah, karena dia lahir tepat sehari sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Untuk mengenalkan ibadah Puasa Ramadan kepada anak menjadi tantangan saya sendiri, apalagi sekarang kami tinggal di komplek yang jauh dari mana-mana, Masjid terdekat berjarak 1.5 km, Bahkan suara azan saja nyaris tidak terdengar. Suasana Ramadan harus saya kenalkan dari Rumah, bagaimana mengenalkan puasa ke anak, Berikut beberapa cara yang saya praktekan sendiri ke Fatih.

Kenalkan apa itu Berpuasa

Sebelum memasuki Bulan Ramadan saya sering mengajak ngobrol anak-anak sebelum tidur, terutama Fatih, dalam sela-sela obrolan saya jelaskan apa itu puasa dengan bahasa yang sederhana.

Beri contoh Perumpamaan

Saya selalu menceritakan tentang seorang Fakir yang susah payah mencari rezeki di siang panas dan dia belum makan, menahan diri lapar dan haus, dengan bahasa-bahasa sederhana hingga menimbulkan rasa empati dalam diri Fatih

Motivasi anak

Ketika dia ingin mencoba, sempat ada tawar menawar, bangun pagi sempat minum setengah gelas, kemudian dia lanjut, menjelang siang sempat mengeluh lapar, tapi dia tahan.

Masak menu Buka Puasa, Makanan Favoritnya

İni salah satu motivasi untuk Fatih, saya masak ayam goreng tepung kesukaannya, beserta nasi goreng kencur (Resep pernah saya posting sebelumnya) Lalu minuman favoritnya. Limon tea.

Hibur anak

Menjelang waktu berbuka saya hibur dia dengan kata-kata motivasi: az kaldi…ayoo Fatih bisa dan kata-kata penyemangat apalagi bernada pujian.

Alhamdulilah dihari ke 4 Ramadan dia bisa full belajar puasa-meski bangun tidur sempat minum setengah gelas:D– tapi terus lanjut, Dengan jam berpuasa 16 jam, tentu bukan perkara mudah mengajarkan puasa di negara empat musim, Dapat setengah hari juga lumayan untuk dia. Semoga tetap semangat untuk terus belajar puasa. Karena kewajiban saya sebagai İbu dan seorang muslim mengenalkan ibadah agama yang dipeluknya sedari kecil. Selamat berpuasa.