Sering nonton acara kuliner di TV, semacam chef Table di Netflix atau sekelas tontonan master Chef ? Kebanyakan chef itu pria dan Pria bisa masak itu dimata saya seksi? Ya ga sih.

Membayangkan dimasakin suami, menu spesial, lalu candle light dinner berdua dirumah, romantisnya. İya kayak di drama-drama gitu. Boleh kan ya ngarep dikit. Tapi kenyataannya hidup ga sesuai drama heheh.

ketika Suami masak

Selama Menikah, bisa dihitung jari kapan terakhir suami masak, untuk urusan turun ke dapur, suami memang kurang terbiasa, padahal kakak laki-laki, bahkan keponakan laki-lakinya ada juga yang hobby masak. Sering main ke rumah kakaknya ternyata ga nular hobby nya, pernah waktu istrinya kakak ipar sakit, suaminya yang masak, Kalau saya lagi kurang enak badan, Ujungnya ya pesan di luar.

kofte Turki
jarang makan di luar

Wah percaya atau tidak, semenjak menikah, tradisi jajan atau makan di luar itu jadi semakin jarang, sebulan bisa dihitung jari, tiap akhir pekan juga belum tentu makan di luar. (kayak jaman di Jakarta, ngesot dikit dari kost udah Mall)) sekarang masa kudu nunggu sakit terus biar sering pesan makan di luar.

Kalau Suami sedang ‘mood’ nya baik apalagi tanggal tua hahaha, ketika istri males masak, tumben dia inisiatif ke dapur. Seperti Minggu kemarin, saya bilang: Males bikin sarapan, lalu dia bilang kalau dia yang akan membuat sarapan untuk keluarga. Senangnyaaaaa.

Setengah jam kemudian, saya masuk dapur!–-dengan backsound ala sinetron horor—— Tidaaaaaakkkkkk. Hentikaaaaaaaaannn!!!

Baca: suami Turki?

Sampah bekas mengupas tomat bercecer di meja, ditaruh begitu saja di wadah, belum alat masak yang dipakainya adalah panci ukuran besar, padahal cuma mau buat manemen, tumisan tomat diberi telur. Lalu membuat cay, cay danlık penuh, seakan membuat cay untuk menjamu tamu lebih dari 5 orang, alasannya dia membuat cay banyak, karena kemarin tidak minum cay, setengah toples bubuk teh dipakai. Belum piring, wajan, entah kenapa dikeluarkan semua.

Sudah!

Akhirnya saya kerja rodi, bereskan dapur lagi, Asli dapur jadi berantakan. Ehmm sampai akhirnya saya bilang: ” Besok kalau saya malas masak, ayo keluar ajaaaaaa”. Jawab dia: ”tamaaaammm”.

Ketika suami kurang ahli ngurus diri sendiri urusan makan, jadi emang kesulitan buat saya, ninggalin dia lama-lama, ditinggal mudik ke İndonesia duluan, yang ada boros sekali, hampir tiap hari makan di warung. Menyediakan stok makanan jadi di kulkas? kami bukan tipe yang suka masakan dihangatin berulang-ulang. selain nilai gizi yang rusak, rasa juga rasanya berubah. lebih suka masakan fresh, masak hari itu, habis hari itu juga. Apalagi kalau sayur.

Baiklah, lupakan tentang hayalan romantis dimasakin suami hahaha,selalu berakhir saya kerja bakti sendiri, kerja double beberes dapur. Tidak ada suami yang sempurna, iya harus akuin itu, disatu sisi memang bisa mengandalkan sekali urusan bebersih rumah. Tapi kalau urusan masak, dari nilai 1-10 :dapat satu aja kayaknya lumayan.

Ada yang sering di masakin suami? atau masih mencari suami yang pinter masak—-lanjut hiburan nonton Final table atau Chef and my fridge—-saya nikmatin hiburan para chef profesional saja.