Jadi sepertinya tulisan panjang ini akan menjelaskan siapa sebenarnya penulis Blog ini, terutama jelek-jeleknya. kalau baca postingan sebelumnya tentang Bani israil, bisa menebak sih, karakter aslinya si emakpanda ini gimana. Jadi balik lagi ke kasus yang mengharuskan saya buka akun facebook lagi, setelah saya hapus dengan kesadaran penuh, meski rada menyayangkan beberapa dokumen foto terutama-tag-dari teman lama di FB (saya punya akun dari 2008) tidak sempat saya download semua, hanya dalam bentuk album saja.

Awal saya buka akun FB juga atas ajakan teman komunitas desain, tujuan kami (karena waktu itu belum populer instagram) untuk berbagi foto hasil karya, informasi tentang pameran seputar Jakarta dll, suasana masih positif, karena pertemanan diawal FB juga, orang-orangnya menyenangkan, sebelum diserang ibu-ibu dari negara api, tau sendiri gerombolan ibu-ibu yang kemudian melek gadget beramai-ramai membuka akun FB, saya tahu banget, karena hampir semua tetangga di kampung memiliki akun FB dan add saya. Mudah sekali membagikan berita hoaks, dan mereka menjadi target utama, garda terdepan yang akan membantu penyebarannya, ya tinggal baca saja komen komen netijen FB jika menanggapi sebuah berita viral, antara lucu dan bikin pusing, yang dibahas A komennya Z. Apalagi musim pilpres dulu itu, serasa masuk pasar tiap buka FB.

Tujuan saya buka kembali FB karena blog ini juga, dari FB jujur saja menyumbang trafik yang lumayan ke Blog keluargapanda, saya juga ikut aktif di Grup komunitas Blogger, sejauh ini 3 komunitas. Jadinya dengan tujuan trafik saya tidak membatasi pertemanan, kalau dulu masih saya batasi, tapi hasilnya apa? pertemanan saya di FB ga sampai 1000 loh, masih setengahnya, ini saja aura negatifnya kenceng hahahaha, ternyata lama tidak aktif, sama saja. Saya sering aktifnya di İnstagram dan sekarang twitter juga, Dm-dm kalau memang bahasanya tidak ada di Blog sebisa mungkin saya jawab, biasanya kalau belum terjawab, itu pertanyaan yang berulang-ulang yang sebenarnya sudah saya bahas di Blog.

Beberapa hari lalu, saya juga mengalami kejadian tidak mengenakkan, karena berbalas komen, ah mungkin juga karena mau datang masa PMS–baca status kayak gitu jadi mancing tanduk keluar, ya kali saya bison:D:D tapi tetap saya ingat orang tersebut yang dengan seenak udel berghibah, kita bicara data dan fakta tapi diserang dengan jawaban ga nyambung: Ga ada kaitannya saya bahagia atau tidak hidup disini bersuamikan orang sini, ini bahas ekonomi global dan dampak yang kerasa dengan negara saya tinggal, masa harus tutup mata?

Terjebak pertemanan Toxic apa yang harus dilakukan

Bedakan juga antara bersyukur atau kurang bersyukur, dengan kondisi seperti ini, kepikiran bagaimana masa depan anak-anak, saya aja sampai sekarang tetap tegas sama suami, belum minat pindah warga negara, negara yang terlihat mempesona ini, musuhnya banyak, sama tetangga ga akur, salah satu kenapa wajib militernya tetap eksis, selalu ada intrik dalam politik, tidak ada pertemanan abadi, kawan bisa jadi lawan. Memuja berlebihan suatu pemimpin, saya bukan tipe seperti ini. Ah mungkin karena kadang kebanyakan baca buku biografi hahaha.

Seperti halnya saya memandang İndonesia, meski secara pribadi belum berkontribusi banyak, saya juga mengakui bukan pendukung pak jokowi atau saya ga dukung siapa-siapa? tapi saya menghormati hukum, siapapun pemimpin yang diangkat dari suara mayoritas, itu pemimpin yang harus dihormati, kritik boleh saja dengan batasan juga. Gini ya saya selalu menanamkan dalam pikiran, jangan pernah keluarkan kata kata buruk ke orang lain, karena itu bisa berbalik ke arah kita sendiri, terutama karena saya menulis di Blog. dalam perkara politik, apa kita tahu kebenaran seterang-terangnya dibalik berbagai peristiwa. Sama halnya dengan saya memandang Turki, coba cari kata-kata atau tulisan saya yang menyerang pribadi pemimpin sini, yang menghujat, menyamakan dengan sesuatu —(maaf seperti bhs yang kurang pantas ke pak jokowi jadi: jokodok, cebong—) apa ada saya menulis serangan pribadi.İni menyakitkan untuk yang bacanya saja.

berteman diusia dewasa

Yang saya tulis kebanyakan dampak dari kebijakan kebijakannya baik yang kontroversional maupun yang tidak, berdampak langsung ke rakyatnya. İya sih kalau ini yang baca tipe open minded-kalau yang tidak? biasanya langsung melabeli saya anti pemerintah hahaha, aduh mainnya kurang luas sama saya:) makanya baca semua tulisan di Blog ini, kalau saya anti banget pasti yang jelek mulu dibahas, cukup berimbang loh padahal, yang bagus ya saya tulis. Masa harus nutupi tentang angka KDRT Turki yang cukup tinggi, padahal ini bisa jadi ‘rambu’ buat teman teman yang sedang menjalin hubungan dengan orang Turki, tujuannya apa? ya biar ga jadi korban dan cuma mabuk cinta. Fair kan, apa jiwa jurnalis saya seupil masih muncul? iya kan meski jurnalis non profit halahhh istilahnya karena dulu majalah independent, saya pernah jalani profesi ini dulu 2 tahun. Hasilnya bisa pamer kartu pers asli yang dicap PWİ yogya, ah ga ngefek sih sebenarnya. Tapi tingkat kekepoan saya ngebahas situasi dalam negeri disini mungkin ya karena masalalu saya itu.

İndonesia?

Seburuk apapun menilai, itu tanah air yang tetap ada dihati, ada keterikatan batin yang sulit dijelaskan. Ya memang setiap orang punya cara pandang sendiri, begitu juga saya. Berteman dengan saya cukup saling menghargai perbedaan, baik perbedaan pendapat, pola pikir. Bukan main langsung ngegas- nyamber, dipenuhi emosi atau kefanatisan. Ada kenal orang seperti ini, saya ga pandang, langsung unfriend, mau ghibahin dibelakang ya sok aja. Pertemanan diusia dewasa, biarlah saya dianggap gak gaul, teman sedikit, ga kenal banyak WNİ disini, ya emang ga terkenal juga kan tapi saya punya lingkup pertemanan berkualitas dengan energi positif. manusia-manusia yang bisa diajak bertukar pikiran tentang berbagai isu, tidak saling mengedepankan ego kefanatisannya. ayo bisa duduk bareng sama saya buat ngecay.

Sama halnya cara saya memandang kehidupan di Turki, berinteraksi dengan warganya, meski ga punya hak politik, kebijakan kebijakan yang merugikan rakyatnya tentu juga dirasakan berbagai lapisan masyarakatnya, dunia pendidikannya karena ya anak juga berwarga negara sini, inflasi ekonomi ya karena suami bekerja, urusannya ke sektor ekonomi keluarga. wajar ga sih kita berharap ke negara yang ditinggali juga membawa perubahan. Menulis kondisi riil masyarakatnya, masa saya ngarang ada warga bunuh diri di Turki karena kesulitan ekonomi, faktanya masuk di berita lokal kok, saya hanya mengutip. Bahkan langsung dapat info akurat, kebetulan ada teman yang tinggalnya dekat dengan lokasi korban. Menjelaskan dengan detail. İnget aja, minum obat berlebihan bukannya menyehatkan justru malah jadi racun kan, ya begitu cara saya menyukai seseorang, apalagi level pemimpin negara, sewajarnya saja. Musim pilpres juga telah usaikan, masa iya dengki-nya masih disimpan ke ubun-ubun, hati-hati dengan kata kata buruk yang bisa saja berbalik ke kitanya sendiri, pikiran negatif,kesehatan juga jadi buruk.

Beberapa teman ada dan banyak yang beda pemikiran sama saya, toh kami baik baik saja selama itu masih dibatas kewajaran, dengan menuduh seseorang untuk berkaca, bermulut jahat, ya salam netijen ini baru main sosmed sepertinya:) oh ya saya mengenalkan diri sebagai seseorang pengingat yang baik, memori saya kuat mengingat setiap kata yang ga berfaedah tapi saya ga merasa melakukannya, saya memaafkan tapi bukan berarti melupakan, dan orang yang seperti ini, secara tidak sengaja tubuh dan pikiran saya reflek untuk menjaga jarak.

Seorang Aries

Saya seorang Aries, meski ga percaya percaya amat zodiak:V ngutip aja yang mirip mirip sama karakter sendiri:

Aries adalah makhluk yang sangat independen dengan sifat pemberontak yang sangat kuat dan tidak suka diberi tahu apa yang harus dilakukan. Mereka lebih suka melakukan sesuatu hal dengan cara mereka sendiri daripada mengikuti cara dari orang lain.  Aries memberi kamu kesetiaannya, kamu dapat yakin bahwa mereka akan selalu mendukung kamu tanpa peduli apapun. Mereka adalah tipe orang yang akan tetap berada di sisi kamu. Bahkan ketika hidup yang kamu miliki menjadi berantakan, mereka akan tetap berada disisi kamu sampai akhir.

Aries memiliki beberapa karakter positif yang kuat dan baik untuk urusan pekerjaan. Betapa tidak, kemauannya yang keras bisaa mengantarkan mereka untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sebaik mungkin.

Apapun yang menjadi keinginannya akan berusaha digapai dengan kerja keras dan segala kemampuan yang dimiliki. Pantang menyerah juga tidak ada di kamus para Arian, sebutan untuk pemilik zodiak Aries.

Karakter zodiak Aries yang ambisius itu ternyata didukung dengan kecerdasan yang dimilikinya. Para Arian sangat inovatif, disiplin, enerjik, pintar, kreatif, dan cepat mempelajari suatu hal atau fast learner.

Selain itu, ada pula softskill yang tidak semua orang miliki tetapi dikuasai dengan mudah oleh orang yang berzodiak Aries, yakni kepemimpinan yang baik.

Aries dikenal sebagai salah satu zodiak yang piawai memimpin tim.  Tidak heran jika mereka mendapat julukan “Natural Born Leader”.

Apakah saya keras kepala dan ngeyel itu hingga dijuluki Bani israil ada kaitannya sama ilmu astrologi hahahahah.

Oh ya jeleknya saya, seringnya ngotot dengan setengah mengintimidasi lawan kalau udah mempertahankan sebuah project misalkan eh tapi project itu biasanya sudah detail saya kerjakan, dengan sumber sumber akurat, misalnya dibantah, saya akan tantang balik, ayo adu data. Begitu juga dengan berpendapat, saya tidak suka dipatahkan dengan mudah,kalau data yang sipenyerang paparkan asal nyablak karena emosi. Bukti valid sumber yang saya butuhkan: bukan dengan kata sakti: kata suami, kata mertua:D kirain dari baca buku profesor mana, ya kalau suaminya emang kompeten dibidang yang dibahas, saya angkat topi akan mengakui kekalahan. Kalau cuma modal kefanatikan, ehm udah ah mending mundur, sia-sia entar bahasnya.

Manusia-manusia seperti ini akan banyak dan akan terus saya temui, tinggal saya aja memfilter diri. menarik diri dari lingkungan sosial jadi introvert bukan berarti dunia berakhir buat saya, toh buktinya masih bisa ngetik Blog. Eh sebenarnya saya masih bingung antara introvert Vs extrovert, kadang kalau sudah nyaman dengan pertemanan, dan saya tipe manusia yang susah adaftasi, mengamati dulu, istilahnya butuh PDKT lama baru bisa mengakrabi, hasilnya kalau sudah dekat, ngobrol sampai pagi juga pernah saja jabanin. Apa aja bisa keluar dari mulut saya. Tapi memang bukan si pencair suasana.

saya paling ga suka jadi pusat perhatian sedari awal, sukanya memberi kejutan, perhatikan saya ketika saya minta, tapi jangan perhatikan saya seharian, bingung dah:D tipe kayak gini, karena seakan dianggap ‘engga ada’ sama sekelompok orang, karena mereka tidak mengenal saya dengan baik, pernah akan dijadikan sasaran Bully oleh sekelompok teman, keliatan sebagai sipendiam, tapi ketika diusik ternyata sipemberontak, saya ga pernah takut ancaman. Tidak ada yang boleh mengintimidasi saya, biasanya pembalasan akan lebih kejam, seperti di SMA, mereka mau dandan menor kayak apa, cowok idolanya mainnya sama saya, hahaha dengan sombongnya saya jalan ke perpust berjejeran sama dia, dan teman-teman yang sibuk dandan ini melongo..oh pernah banget, bak adegan sinetron, untungnya mereka ga main kasar seperti kebanyakan anak SMA zaman sekarang, udah gitu direkam, kalau dulu adu silat lidah aja eyel eyelan.

Apa saya sombong? nulis kayak gini apa saya menyombongkan diri, lah ga ada prestasi apa-apa yang mau saya sombongkan, semisal juara lomba pidato bahasa planet, ikut pertukaran pelajar, İQ saya sejejer Einstein, engga, biasa aja, kalau ngaku pernah jadi wartawan, ya saya akuin, meski bukan media besar, hanya media independent yang idealis. Mungkin secara tidak sengaja mempengaruhi cara saya menilai negara yang saya tinggali sekarang, kebiasaan positif yang dulu ditularkan teman teman komunitas agar sering mencari referensi bacaan untuk menulis sesuatu, cari narasumber yang bisa dipercaya, jangan percaya mentah-mentah suatu kabar jika terasa berlebihan. Disitulah biasa saya ngulik apa ada kelemahannnya, iseng banget ya, udahlah ibu rumah tangga diem aja urus anak dua tuh sama rajin posting makanan:D

Loh otak dan pengetahuan harus tetap di upgrade kan ya, biar ga jadi anggota seperti ibu-ibu dari negara api yang menyerang. Ada berita viral dikit sibuk ikutan share eh taunya hoaks-.-‘ ditanya jawabannya mblunder. Gitu aja terus..

Aniway perkenalan emakpanda jelek-jeleknya ini udah ya, mohon dimaafkeun kalau ada yang menyinggung:) saya cuma manusia biasa, karakter saya kayak gini, meski ga semua saya bahas, ya masa bongkar bongkaran aib, samar aja hahaha, biar ga kaget jika berhadapan dengan makhluk dari Pluto ini. No body’s perfect ceunahhh…