Berlibur di pantai adalah pilihan yang paling kami sukai sekeluarga, begitu ada kesempatan untuk berlibur ke İndonesia, hal pertama yang selalu suami saya ingin datangi, Pantai.

Karena liburan alias mudik tahun 2017 kemarin dikhususkan untuk acara si sulung , Sunnat di kampung neneknya, kami ga punya banyak waktu luang untuk berlibur di tempat lebih jauh, banyak acara keluarga.
 
Akhirnya memutuskan untuk berlibur ke pantai didaerah terdekat saja dari rumah, dengan perjalanan kendaraan pribadi butuh waktu 2-3 jam saja untuk liburan singkat ke pesisir pantai.
Menyewa kamar di salah satu cottage dengan view yang cantik,dari jauh terlihat anak gunung krakatau, ini pertama kalinya suami saya ajak ke daerah barat, pesisir pantai daerah anyer, di dekat area penginapan, suami menikmati sekali pemandangan laut dari kejauhan, sunset yang cantik, karena kami datang sore hari, dan ombak sedang tinggi, kami memutuskan ke pantai pagi hari saja.
Jalan pagi ke pinggir pantai bersama anak-anak, jalan santai sambil menghirup udara segar, suami jalan sendiri di depan kami, tiba tiba suami teriak memanggil saya untuk menghampirinya , dia kaget dengan pemandangan pantai dari dekat. tangannya menunjuk dengan ekpresi jijik, sisa popok bayi yang tergeletak di pinggir pantai, belum sisa-sisa kaleng bekas minuman ringan, sampah plastik yang nyelip diantara batu karang dipinggir pantai. speechless, Suami kecewa sekali dengan kebersihan pesisir pantai tempat kami berlibur. air laut pun tidak seindah yang dibayangkan, pencemaran, sampah sampah di pinggir laut, boro-boro kepikiran berenang, melihat popok bekas tergeletak di pinggir pantai sudah membuat dia ilfeel, Padahal niat awal saya mengajak ke pantai terdekat dari rumah selain karena keterbatasan waktu juga ingin menunjukan keindahan salah satu pantai di pulau jawa.
Kerugian besar akibat pencemaran sampah
Sedih,karena tidak sesuai harapan kami, pantai yang indah berganti dengan lautan sampah, dan saya juga baca beberapa kasus pencemaran laut di indonesia, bahkan negara bahari ini masuk ke 5 negara kotribusi (indonesia no-4) sebagai negara pencemar sampah plastik tertinggi selain: China, Filipina, Vietnam, Thailand (sumber:lingkunganhidup.co) pencemaran laut di indonesia 75% Sangat tercemar, 20 % tercemar sedang, 5 % tercemar ringan.
Menurut Menteri koordinator bidang kemaritiman bapak Luhur binsar panjaitan, yang saya kutip dari salah satu portal berita. Kerugian besar akibat sampah plastik di laut 1.2 milyar dollar meliputi perikanan, pariwisata, perkapalan, bisnis asuransi, pencemaran laut dari limbah sampah.
Kurangnya kesadaran pengunjung pantai pun menjadi salah satu faktor pencemaran sampah disepanjang pesisir, karena kami lihat sendiri ketika mengunjungi salah satu pantai terkenal dan ramai pengunjung, dengan entengnya membuang sampah dipinggir pantai, apalagi banyak pedagang makanan menjajakan dagangannya sampai pinggir pantai, menunggu pembeli yang ramai berenang, aneka cemilan dibungkus plastik, dan plastik bekas makanan itu dibuang begitu saja. Bayangkan jika tiap hari volume sampah meningkat, kehidupan biota laut terganggu, air laut kotor,bau.
Kawasan wisata pesisir pantai bisa semakin mendongkrak turis mancanegara, apalagi kawasan yang kami datangi sangat strategis, jarak pun tidak begitu jauh dari İbukota. Memudahkan turis untuk berlibur, ditambah infrastruktur jalan raya nya sudah semakin bagus, mulus beraspal, sepanjang saya berkendara sudah jarang melewati jalanan rusak, berlubang, beda dengan terakhir saya datangi 6 tahun lalu. İnfrastruktur sudah mendukung hanya kurang di penataan dan kebersihan pantainya.
Sampah yang ditinggalkan dipantai terbawa ombak dan akan menambah tingkat pencemaran laut, jika harapan untuk semakin mendatangkan banyak turis mancanegara, menjaga kebersihan pantai jadi salah satu kuncinya juga.
Gagasan untuk menyadarkan pengunjung pantai
Menurut saya dengan cara memasang peringatan dengan tulisan sindiran sindiran lucu untuk menarik perhatian pengunjung bisa menjadi salah satu ide: Misal seperti tulisan dibawah ini, jika di desain dengan menarik lalu di pasang di beberapa titik lokasi wisata pantai dengan target sasaran kalangan muda, kata kata sindiran seperti ini ampuh juga, sediakan juga tong -tong sampah yang lebih besar, karena saya lihat hanya ukuran tong sampah kecil di lokasi, ketika padat pengunjung, tong sampah itu tidak sanggup memuat banyak sampah lalu berceceran dibawah.

JANGAN CUMA MANTAN YANG DİBUANG,SAMPAH JUGA!

selain menambah fasilitas kebersihan dan peringatan agar tidak buang sampah sembarangan, pengelola bisa bekerja sama dengan masyarakat pesisir melibatkan pakar pakar lingkungan hidup memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan laut dari pencemaran sampah plastik,karena bagaimanapun laut salah satu sendi ekonomi untuk masyarakat pesisir yang banyak menggantungkan perekonomian pada kunjungan wisatawan, jika laut tidak dijaga kerugian terbesar juga mereka rasakan, kunjungan wisatawan terutama mancanegara berkurang.
Optimisme untuk laut indonesia selalu ada!
Potensi laut indonesia sangat besar, dibeberapa daerah khususnya di luar pulau jawa, laut laut indonesia masih cantik, surga dunia. Keanekaragaman dan potensi besar sumber daya ikan yang cukup besar, wisata bahari yang selalu menjadi daya tarik jika mendengar nama indonesia: Laut.
Bunaken,kepulauan mentawai,derawan dan raja ampat primadona turis untuk datang ke indonesia. Bunaken yang terkenal sebagai ‘surga dibawah air’ dan masuk UNESCO sebagai wilayah konservasi laut yang harus di jaga.
kesadaran dan pentingnya menjaga laut dari pencemaran semakin terus ditumbuhkan dimasyarakat, surga surga dibawah laut terjaga dengan baik, tentu saja akan berdampak besar bagi perekonomian , kerugian akibat pencemaran sampah bisa berbalik menjadi keuntungan besar dari sisi ekonomi bagi masyarakat.
Berbagai media bisa menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan pesisir pantai, apalagi di era digital seperti sekarang ini, memudahkan berbagai arus informasi. Masalah pencemaran sampah di laut indonesia saya yakin bisa diatasi, agar potensi besar ini tidak sia-sia karena tidak dirawat dan dijaga.