Tahun 2020 dibuka dengan tahun yang berat, Suasana Ramadan yang berbeda pertamakali, apalagi di Pluto, sudahlah masjid jauh ditambah sekarang juga ditutup. Berusaha membawa suasana Ramadan di rumah masing-masing. Saya juga sedang mengajarkan Fatih puasa meski belum bisa full, paling tidak, kenalkan dulu.

Turki juga melakukan lockdown nasional 4 hari ini dari jumat sampai ahad besok, meski Pluto tidak masuk ke kota-kota yang dikenakan Lockdown, tapi akses tetap dibatasi. Alhasil Ramadan hari pertama saya sempat ga sengaja ngintip grup WA penghuni komplek yang isinya para suami, ngeluh lah mereka gimana caranya bisa beli Roti pide khas Ramadan kalau ga bisa keluar rumah. Ya ampun bisa pada galau gitu, tapi ternyata hari ini, Penyuplai Roti ke Lapas, datang ke Komplek dengan mobilnya, menjual Roti Pide khas Ramadan. Ya syukurlah jadi ga galau lagi tuh Bapak-bapak ga makan Roti.

Roti pide khas Ramadan

Pemandangan menarik ga sengaja saya lihat sore ini, ketika ke balkon dapur dan melihat keramaian dibawah, tetangga banyak yang plontos hahaha, lihatnya lucu, berasa melihat gerombolan upin ipin sedang bercengkrama. Jadi selama masa karantina untuk diam di rumah, dan banyak salon tempat potong rambut ditutup, akhirnya mereka memilih dicukur plontos, begitu juga anak-anak tetangga, banyak dibotakin, Fatih ga mau ikutan. Mungkin pada mikir kalau minta tolong para istri untuk rapihin rambut mereka, hasilnya akan seperti yang beredar di sosial media, hancur semua hahah, lebih baik cari aman, plontosan. Kalau cukuran brewokan sudah terlatih semua Bapak-bapak Turki, termasuk yang dirumah. Ya solusi sementara dikala wabah corona.

Moment Ramadan ketika jauh dari Masjid

Doa dan Harapan selama Ramadan

Buka puasa pertama di Turki

Ramadan hari pertama dilalui dengan baik, meski saya tidak berpuasa, ah tamu bulanan datangnya kok ya barengan pas Ramadan. Mempersiapkan menu buka puasa untuk suami, karena Beliau pulang ke rumah selama Ramadan ini, Karantinanya di batalkan sementara, karena pengiriman tahanan baru diUndur.Tadinya udah antisipasi Puasa 2 minggu tanpa suami, Tapi Allah Maha baik, kami masih bisa berpuasa bersama. Menu İftar-nya sederhana saja, dibuka dengan Sup jamur, salad sayur dan Roti pide, sebelumnya makan buah kurma terlebih dahulu dan jus buah. Lalu menu utamanya. Nasi dan Turlu, semacam sayuran yang dipotong dadu campur daging, bumbunya simpel aja: Hari ini saya hanya memakai Terong ungu, zuccini dan kentang, dada ayam. Bumbunya Bawang putih bubuk, blackpepper, garam, olive oil, bawang bombay dan salca sedikit, semua dicampur dan dipanggang saja di oven. Praktis.

Untuk menu saya pribadi, saya membuat asinan sayur. Menu asinan ini selalu ada di meja makan keluarga setiap Bulan Puasa, Si emak selalu membuat asinan setiap Ramadan, Bagi keluarga saya, Ramadan tak lengkap tanpa ada asinan di meja makan, ah tradisi menu makan sederhana yang selalu saya ingat setiap Ramadan adalah: Asinan, Biasanya isian asinan lengkap, saya paling suka jika ditambah lokio, sayang di Turki. Ga ada Lokio-.-

Menu wajib Ramadan

Beruntung sekali Buat teman-teman yang masih bisa merasakan suasana Ramadan, seperti rumahnya dekat Masjid, jadi minimal masih mudah dengar suara azan. Di Pluto kadang samar-samar kedengaran suara Azannya. Buka puasa mengandalkan jadwal Ramadan yang saya tempel dipintu kulkas, karena dengan azan dari TV juga ga memungkinkan, waktu buka puasa tiap daerah di Turki berbeda, apalagi jika siaran nasional patokannya azan di İstanbul, bisa beda 10 menit sendiri., di Pluto lebih duluan.

Lalu tentang Mudik?

Meski rumah Mertua jaraknya 1 jam saja dari Pluto, dengan situasi sekarang, saya tidak tahu apa bisa berkunjung ke desa beliau, apalagi Peraturan tentang usia dibawah 20 tahun dilarang bepergian, nasip anak-anak yang tidak boleh diajak. Alhasil hanya babanya saja yang pergi ke luar Pluto, Duh Ramadan hari pertama aja sudah membayangkan bagaimana Lebaran nanti, Saya mungkin ga sendiri, banyak juga teman teman perantau yang tidak bisa berkumpul di hari raya kelak. Lagi-lagi memanfaatkan silaturahmi online saja. Suasana Ramadan di rumah saya bawa lewat video-video Youtube, seperti Fatih yang sedang belajar puasa, niat mengajak dia sering ke masjid, pupus juga.

Selamat menunaikan ibadah puasa di Bulan suci Ramadan 2020 buat semua temanpanda, semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan untuk semua, dan semoga dengan datangnya bulan suci Ramadan, Allah angkat wabah virus corona dari muka bumi, agar kita bisa kembali beraktivitas normal kembali..Amiiien