Memiliki rumah idaman adalah impian setiap orang, apalagi kalau punya rumah atau properti di negara impian seperti di Turki . Kalau misal ada orang indonesia mau beli rumah di Turki sedang tidak tinggal di Turki, bisa? Tentu saja bisa. Tidak mesti harus menikah dengan Orang Turki saja, Banyak para pekerja asing memiliki rumah pribadi disini dengan status hak milik, beberapa saya kenal orangnya. Dan ternyata Prosedur pembelian properti di Turki tidak begitu sulit.

Disini saya menulis tentang prosedurnya berdasar pengalaman teman yang saya jadikan narasumber: 2 orang : teman pertama, suami -istri sama-sama WNA kebetulan suaminya ekspatriat di İstanbul, teman kedua, seorang Pasangan indoTurki, memiliki rumah atas nama dia (istri WNİ) di İstanbul.

Proses pembelian rumah di İstanbul, Turki

  • Datang ke kantor pemasaran (Emlak)

Pertama mendatangi kantor real estate (Emlak) ada banyak pilihan kantor Emlak di Turki, Lalu bertemu dengan pegawai Emlak yang akan memberikan contoh pilihan rumah sesuai kriteria dan budget yang kita miliki. Kemudian pegawai tersebut akan mengajak calon pembeli mengunjungi rumah yang sesuai kriteria dan budget kita.

Setelah dirasa ada rumah yang cocok a dilanjut dengan proses Bargain harga. Harga bisa turun 30-15 ribu lira dari harga yang di iklankan. Begitu deal harga, Calon pembeli bisa langsung tanda tangan kontrak pembelian dan bayar uang muka minimal 5 ribu lira.

  • Biaya – biaya lain
  1. Biaya pengurusan TAPU (sertifikat untuk kepemilikan properti) biaya yang harus dikeluarkan: 5000 Tl (lima ribu lira)
  2. Biaya komisi Emlak : 5000 tl (lima ribu lira)
  3. Biaya untuk menerjemahkan pasport : 50-60 lira
  4. Biaya Noter (notaris) : 90-100 lira
  5. Biaya untuk Vekalet (surat kuasa) pengacara: untuk penerjemah: 150 lira dan notaris: 550 lira***** vekalet ini khusus untuk pembeli properti warga negara asing-jika WN Turki t-sebagai pembeli tidak perlu)
  6. Biaya İnspeksi: 1000 lira

Sebelumnya Proses dari deal harga dan tanda tangan kontrak sampai dapat sertifikat rumah memakan waktu 1 bulan , tapi aturan sudah dirubah lebih cepat menjadi 3 hari. (Ketika mengurus: narasumber mengalami keterlambatan dari jadwal menjadi 4-5 hari karena proses pembelian properti di istanbul oleh WNA sedang naik)

sumber foto:kariyeronline.com.tr

Prosedur pembayaran

Untuk prosedur pembayaran ada 2 versi, tergantung Emlak yang digunakan jasanya:

versi si teman 1:

Bayar Cash di kantor Emlaknya lalu dapat bukti pembayaran jual beli rumah. Dealing hanya dengan pihak Emlak tidak langsung dengan pemilik rumah. Kantor Emlak yang mengurusi prosedur pembelian rumah si teman di İstanbul: Karpen yapın gayrimenkul. Dengan pertimbangan: para pegawainya ada yang memang menguasai bahasa inggris dan arab, Karena beberapa kantor Emlak banyak pegawainya hanya menguasai bahasa Lokal saja. Untuk kantor Emlak yang si Teman 1 datangi ini, prosedur pembelian terjadinya akad hanya dengan pihak Emlak, tidak langsung dengan pemilik rumah yang menjual.

Versi Teman 2:

Pembayaran langsung transfer via mobile banking ke Penjual rumah tidak lewat kantor EMlak. Pihak Emlak hanya dapat komisi dan tidak ada pembayaran Uang inspeksi.

***Apa tidak ada pembayaran kredit (KPR) untuk orang asing?–untuk informasi ini saya belum dapat yang akurat–meski ada sepertinya akan jauh lebih rumit karena status WNA–

Berapa Harga standar rumah di Turki

Jika ingin mengecek harga pasaran rumah di İstanbul maupun Turki umumnya bisa buka di situs jual beli ini:

hurriyetemlak.com

sahibinden.com

Untuk daerah di Pinggiran İstanbull (area İstanbul eropa–esenyurt)

ukuran 2 +1 : 80-100 m2 harga standar kisaran: 200 – 240 ribu lira (harga Flat apartemen standar di daerah Mahalle- bukan komplek perumahan khusus)

Untuk harga residence sebenarnya harga ga jauh dengan flat apartemen biasa, bedanya karena biasanya komplek residence selalu lengkap dengan berbagai fasilitas: Park, swimming pool etc : ada biaya aidat (iuran) tambahan 200-350 lira per-bulan.

Harga ditentukan lokasi, karena si teman 1: mencari rumah di pinggiran İstanbul, harga masih termasuk normal, jika lokasi nya strategis apalagi di tengah kota, tentu berbeda lagi.

Hal yang saya sukai dari Turki

WNA bisa beli kendaraan di Turki

WNA juga bisa membeli mobil di Turki, akan tetapi pajak kendaraan jauh lebih besar daripada orang lokal dan Mobil yang di beli atas nama WNA hanya bisa di jual ke WNA lainnya.

Belakangan ini Turki memang mempermudah investor asing untuk membeli properti di Turki, peringkat tertinggi pembelian rumah di Turki di dominasi warga Timur tengah, Rusia, İnggris.

Semoga İnformasi di atas bermanfaat buat yang sedang nyari-nyari rumah di Turki, terkhusus saya mau beli di pinggiran selat bhosporus–ga apa-apa kan bermimpi dulu:D eh tapi takut ketabrak kapal ferry-.-‘**:D