Entah ini kabar baik atau kabar galau (terutama buat owner blogger ini hahaha) karena kabar kepindahan keluargapanda dari kota cantik İstanbul sudah resmi diliris website adalet bakanliği (departemen pusat tempat kerja suami) Setelah gagal mengajukan mutasi 2018 awal, beliau mengajukan lagi akhir tahun ini, tidak butuh waktu lama, keluar lah pengumuman yang diharapkan babanya anak-anak. Pindah kerja= pindah kota. Me= be like? bisa di undur lagi ga ya hahah. Sebagai manusia yang lebih suka keramaian dan hidup di kota besar, ini adalah tantangan buat saya secara pribadi, berdamai dengan keadaan, mungkin bagi sebagian orang bukan perkara sulit, hidup di daerah tenang , pikiran rileks dan sebagainya, Tapi ingat juga belum tentu semua orang memiliki kondisi psikis yang sama. Contohnya ya saya, penyuka keramaian dan suami: penyuka ketenangan. Begitulah pernikahan, saling melengkapi judulnya, dan untuk ‘naik tingkat’ berdamai dengan diri sendiri, saya harus bisa nerima tantangan hidup di kota kecil. Puk..pukkk.

Mengenal kota kecil İskilip

Namanya mungkin belum seterkenal istanbul,izmir dan kota kota wisata bersejarah lainnya. Baiklah kalau ada yang pernah baca sejarah istanbul di masa silam, sebelum berganti menjadi nama islambul-istanbul. Dulu lebih dikenal dengan nama konstantinopel, Beberapa nama dari era byzantium menjadi nama asli beberapa kota di Turki salah satunya ada kota kecil bernama: Asklepios,  Setelah era Ustmaniyah kota ini berganti nama jadi İskilip, Lokasinya 56 km dari Corum, Tidak jauh dari Kastamonu.
Meski belum menjadi daya tarik wisatawan asing, kota kecil ini juga memiliki warisan sejarah dari masa silam, khususnya era romawi , zaman selcuk. Gambaran besarnya mungkin nanti akan saya ulas di blog lagi setelah positif untuk pindah. Jujur saya belum pernah juga datang ke Kota kecil ini. Yang saya tahu kota ini juga terkenal dengan ‘kisah ‘ iskilipatifhoca, Salah satu ulama era utsmaniyah yang wafat ditiang gantungan karena mempertahankan sorbannya? Bagi yang pernah baca sejarah Negara Turki dari kesultanan berganti jadi republik ? banyak ulama menjadi korban, salah satunya yang terkenal iskilip atif hoca ini.

Apa yang menarik dari İskilip


Saya belum tahu menariknya dimana:D Mungkin alam pegunungannya, jadi udaranya segar, mungkin makanannya, kehidupan sehari-harinya? wisata sejarahnya? Tunggu nanti ya…
See daripada saya meratapi karena secara pribadi memang tidak begitu menyukai daerah tenang,  Tetap berusaha berpikir positif.  Mungkin dengan hijrahnya keluargapanda ke kota kecil, jadi punya alasan lebih rajin posting blog:D memperkaya konten dengan tagline misalnya: Cerita dari iskilip, Karena sudah terlalu banyak yang mengulas tentang İstanbul. Petualangan baru, ehmm..boleh jadi.
Proses Mutasi kerja pegawai sipil di Turki,
Sedikit gambaran, bagaimana  akhirnya suami bisa dapat mutasi kerja di İskilip.
Pengajuan mutasi bisa langsung mengajukan di tempat kerjanya,  biasanya akan diberi formulir pengajuan Mutasi dengan alasan nya juga, formulir pengajuan kemudian dikirim ke Pusat (ankara) Departemen pusat yang memproses dan menseleksi kuota di daerah yang dituju. Jika ada kuota pegawai yang kosong di lokasi tujuan, pusat akan menseleksi kuota dan point kinerja pegawa negeri sipil tersebut.
Oh ya Point kinerja ini menjadi syarat pengajuan juga, dan tiap daerah tidak memiliki syarat point yang sama, khusus untuk daerah İstanbul, point kinerja nya termasuk tinggi, karena banyak persaingan untuk  kuota mutasi, terakhir point 200 an saja, suami ga lolos mutasi, sedang pegawai lain di luar İstanbul dengan point 90 saja bisa lolos mutasi.
kenapa? Karena terlalu banyak PNS yang pengen mutasi keluar İstanbul hahah. Agak sedikit aneh memang, salah satu teman bercerita tentang sistem mutasi pns di indonesia, justru pegawai daerah yang ingin mutasi ke ibukota lebih sulit, tapi kebalikan dengan di Turki, banyaknya Pns yang ngarep pindah ke daerah dibanding di İstanbul. Jadi persaingan kuota mutasi keluar İstanbul cukup sulit,  Awal tahun kemarin, suami sempat mengajukan, ada sekitar 8 orang di tempat kerjanya yang mengajukan mutasi dan cuma 1 yang lolos. Jadi ketika suami namanya tertera di daftar mutasi pegawai, langsung teman temannya mengucapkan selamat: hayirli olsun bla..bla.. Berasa kayak dapat lotre-.-* atau lulus ujian negara. Pindah ke Luar İstanbul butuh persaingan ketat, tapi untuk mutasi ke İstanbul bukan perkara sulit (katanya)  Sistem mutasi transparan dan tanpa koneksi, karena semua data sudah terpusat.
Sekarang kami tinggal nunggu moment saja, kapan harus pindah, berharap sih pas musim panas tahun depan, musim pindahan. Ga kebayang kalau menjelang akhir tahun, musim dingin pindah ke kota kecil di tengah gunung, yang pasti akan jauh lebih dingin dari İstanbul. Kita lihat saja berapa lama bertahan di İskilip hehe, karena masih bisa mengajukan mutasi kembali setelah sekian tahun, anggap saja petualangan:) tinggal di beda-beda wilayah di Turki.
Doakan kami ya:D terutama emaknya ini, semoga masih bisa beli indomie hahha

sumberfoto:gezilecekyerler.com