Memasuki awal tahun, bisa dibilang puncaknya salju di Turki, Bulan januari tahun ini, cuaca dingin dan salju hampir merata dibanyak daerah di Turki. Hari senin lalu, turun salju, meski tidak selebat di daerah pegununganya, dengan suhu -4 di siang hari dan di malam hari mencapai-12 c, sampai hari sabtu ini, salju termasuk awet di komplek kami, salju berubah menjadi es dan licin. Babanya Fatih setiap dinas malam sekarang selalu nyari kupluk nya, karena suhu -12 c . Dan coat tebal yang selama bekerja di İstanbul jarang dia pake, karena bagi dia suhu dingin İstanbul itu masih ‘ramah’ paling minus-2 dan itu juga jarang. Sekarang kalau menghadapi suhu minus diatas 10, si coat pun akhirnya terpakai oleh tuannya.

Kepindahan keluargapanda akhir tahun lalu ke İskilip, mulai banyak cerita, salah satunya karena lokasi İskilip itu berada diantara pegunungan. Lalu memasuki musim dingin. Udah kepikiran juga sih bagaimana cuacanya selama musim dingin, ya sedingin-dinginnya di İstanbul, kulit tropis saya masih kuat. Lalu sekarang ditempat baru? Meski ga sedingin daerah kutub utara (kejauhan ya) yang agak deketan lah, siberia. Tetap aja suka duka menghadapi suhu terdingin, buat saya. pertama kali di Turki menghadapi musim dingin dengan suhu minus terus.

Baca: jauh jauh di turki tinggal dikampung

Suhu minus, salju seminggu awet tidak mencair

Serba beku

Karena selama musim dingin saya sengaja menaruh sayur dan buah di balkon dapur, dingin alami tanpa harus masuk kulkas. Sebelumnya suhu dinginnya masih wajar tidak sampai minus, tapi seminggu ini di cek minus terus dan akhirnya sayuran dan buah beku:D termasuk air galon yang sengaja kami taruh di balkon dapur, akhirnya saya ungsikan masuk dapur semua.

air galon dan acar pun membeku di balkon dapur:)

Semangat main

Berbeda dengan anne nya, anak-anak justru semangat ingin mau di luar rumah terus, demi apaaaaa….-.-‘ di luar rumah hampir 2 jam, kalau saja saya ga paksa untuk pulang, mereka tetap betah bermain di luar, Ga kasian sama anne nya yang berkulit tropis. Mereka suka sekali dengan suasana musim dingin, apalagi fatih. Setiap ditanya. ” kamu suka di indonesia apa Turki?”. ” Turki. karena ada kar (salju)”. ” kalau indonesia ada kar, Fatih suka”..wah nak jangan dong namanya global warming! nyari aja di mall biasanya ada salju buatan.

Baca: Pindah dari İstanbul

Bermain di genangan air yang membeku, kalau ukurannya besar bisa ice skating:D

Kulit kering

İni problem banget, sampai sejauh ini belum ada krim yang benar-benar cocok di kulit saya, mulai pakai yang merk terjangkau-hobby- bisa dibeli dengan mudah di BİM sampai kelas merk Diaderme -yang agak mahal- minggu ini sepertinya saya mau turun gunung pergi ke pusat kota Corum, nyari krim di apotik saja. kulit kemerahan dan perih, meski keluar rumah selalu memakai krim. Berdiri ditengah cuaca minus nungguin anak-anak main, dan herannya mereka kok baik-baik saja kulitnya. Saya gak kebayang kalau tinggal di daerah terdingin seperti salah satu kota di Rusia, atau di Turki seperti di daerah Erzurum yang terkenal sekali dinginnya, -25 c itu biasa disana, bahkan pernah melihat di TV, dengan suhu-25 c, ibu-ibu di erzurum hanya memakai sweater tipis , dengan santainya berjalan ditengah cuaca dingin. kalau saya disana, mungkin udah memakai jaket tebal berlipat-lipat dan terbungkus mirip lontong-.- , menghadapi cuaca minus -12 saja, rasanya tidur pengen meluk heater.

Adaftasi makanan.

Biasanya setiap musim dingin, kalau terserang flu, batuk bisa awet! cara terbaik adalah mencegah, biasakan konsumsi vitamin C, apalagi sayur dan buah-buahan di musim dingin kaya sekali dengan vitamin C. Di daerah wisata seperti area spice baazar, banyak sekali yang menjual sari buah segar seperti delima atau jeruk. Bisa beli dengan mudah. Menikmati sup hangat ala Turki seperti mercimek corbasi juga bermanfaat sekali selama musim dingin. Ya beradaftasi dengan cara makan orang lokal, kalau makan mie instan memang menghangatkan apalagi jika ditambah taburan rawit, tapi ga bertahan lama, mudah lapar lagi. Mengkonsumsi makanan jenis protein hewani seperti daging jauh lebih awet kenyangnya, karena daging termasuk yang lama dicernanya diusus. Ga heran menjelang musim dingin, kebiasaan orang Turki selalu mengumpulkan stok daging. Setiap rumah disini banyak yang memiliki 1 kulkas biasa dan 1 khusus freezer khusus untuk menyimpan makanan beku.

Oh ya sampai saya mengetik ini, di luar kembali turun salju. Januari panen salju di Turki, jadi jika ada yang berniat winter holiday di Turki, rasanya awal tahun memang waktu yang tepat. Liburan ke Uludağ di Bursa atau Kartepe di Bolu, resort ski terdekat dari İstanbul. Atau menikmati musim dingin romantis di cappodacia.

Rasanya Tinggal di negara 4 musim?

Melihat salju pertama turun memang menyenangkan, gatal rasanya kalau tidak memotretnya heheh , tapi jika suhunya minus terus, ada rasa bosan karena aktivitas di luar terbatas, ada juga rasa syukur lahir dan besar di negara tropis yang hangat. Menghadapi cuaca ekstrim benar benar perjuangan dan pengalaman baru, yang kadang terselip..ahhh kangen indonesia:))