27 Oktober Hari Blogger Nasional, postingan ini memang sedikit telat, tapi saya mau bahas tentang dunia blogger yang sudah saya geluti entah berapa tahun, jika diurutkan, saya mengenal kolom kecil Blog mulai dari friendster, kemudian blogspot, multiply–saya tidak menggunakan Tumblr– kompasiana, wordpress, hingga saat inş wordpress.org dengan self hosted blog. Perjalanan saya sebagai Blogger sudah berapa lama ? lebih dari 10 tahun, resminya entah tahun berapa, tapi yang saya ingat, pernah memiliki akun di Blogspot tahun 2008-dengan nama: segudangcerita- isinya hanya tulisan sehari-hari ketika jenuh dengan rutinitas pekerjaan dan ditambah curhatan galau.

Tentang Blog

Saya bukan Blogger seleb hahaha, yang kadang terbersit, ” wah seru juga ya blognya banyak pengunjungnya, banyak komenan sampai ratusan” Blog saya? kadang rame kadang sepi tergantung tulisan apa yang ‘panas’, berbagai teori tentang meningkatkan SEO blog dilahap, seminarnya pun saya ikuti, tapi ya terkadang untuk menulis sesuai pakem yang dilirik google, saya terbentur dengan banyak aturan–keyword..keyword dan keyword, harapannya tentu saja agar tulisan nongol di halaman pertama kolom pencarian google, Apalagi jika menambahkan plugin semacam seo yoast, rasanya pencapaian tombol hijau itu perjuangan sekali. Kadang daripada sibuk mikirin aturan persaingan tulisan agar nangkring di kolom pencarian google, udahlah saya menulis sesuai apa yang saya ingin tulis saja, karena yakin —percaya diri adalah kunci— selalu ada pembaca setia blog ini.

Mencoba merambah platform lain semacam quora, tadinya saya pikir, tidak banyak yang mengenal saya, dan tetap aja bertemu beberapa pembaca blog keluargapanda.

Semangat yang terkadang…,

Terkadang menggebu-gebu, terkadang banyak pertimbangan, karena niche spesial seperti ini, rasanya pengen menulis apa saja yang berkaitan dengan Turki, tapi masih kepikiran rambu-rambu dari suami apalagi jika bersinggungan dengan dunia politik, ah jangan deh hahah. Seperti jika menemukan komenan memuja muji negara Turki setinggi langit dan membandingkan dengan negaranya sendiri, rasa tangan gatal mau mengetik sesuatu , menulis fakta sebenarnya, tapi.., ah biarin aja deh hahah suka suka netijen İndonesia yang sering cosplay lebih Turki dari Orang Turki, terakhir ketika ramai twit dari teman mahasiswa İndonesia di Turki yang membuat cuitan Attaturk, saya masih menemukan komenan menggemaskan, mempertanyakan si mas-mas yang membuat cuitan, karena dia (netijen) lebih percaya apa kata junjungannya, daripada mahasiswa s2 jurusan sejarah di universitas ternama Turki , tentu saja fasih berbahasa Turki dan sudah banyak baca buku-buku referensi sejarah Turki dari sumber terpercaya bukan terjemahan bebas di google.

Dengan latar belakang seperti ini saja, masih lebih percaya sumber hoaks -clikbait- yang mengatakan makam attaturk masih tercium bau tidak sedap? mayatnya tidak diterima bumi, tidak disolatkan?

Cara saya bercerita

Lewat tulisan di Blog, cara saya menyuarakan, apa yang saya tahu,dengar, lihat, kemudian saya tulis, dalam bentuk opini, artikel yang tentu saja saya cari dulu narasumber terpercaya, bisa dari berita lokal, artikel di internet dari portal berita terpercaya, atau dari teman-teman yang menurut saya paham akan kasus yang sedang dibicarakan.

Berawal dari…

Saya pernah memiliki kartu pers resmi dari PWİ yogyakarta tahun 1999-an, masa SMA dan aktif mengurus majalah santri, buat saya kebahagian kecil yang tidak bisa diukur materi, menulis fakta, tapi payah sekali untuk menulis fiksi, meski pernah menulis cerbung remaja dan diterbitkan majalah pesantren. Menulis adalah cara saya berbagi cerita, rasanya menyenangkan saja, hingga keterusan dan sekarang tetap bertahan di dunia Blog.

Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakanmu di akhirat kelak—Ali bin Abi thalib

Blog dan idealisme

Bagaimana orang menulis Blog, apa tujuannya nge-Blog…, setiap orang punya ketertarikannya sendiri, mencari uang tambahan dari Blog, menambahkan circle pertemanan sesama Blogger.

Awal-awal menggeluti dunia Blog, kebanyakan masih idealis, cerita sehari-hari, atau sesuai keahliannya dibidang sesuatu seperti ketertarikan dunia sastra, otomotif , traveling, kesehatan. Lalu kedekatan dengan pembaca, terjalin komunikasi hangat.

Sebelum dijadikan ladang penghasilan dari tulisan. Oh tidak salah tentu saja, Rate card, DA, PA , keyword, istilah istilah yang kemudian muncul di era Blogfluencer…, mereka yang idealis mulai meredup, haruskah mengikuti arus.

‘Jiwa’ dalam tulisan

‘Soft selling’ , salah satu tulisan Blogger yang menurut saya piawai menulis seperti ini: Alexander Thian, sekarang sudah lebih fokus menjadi penulis-influencer dan aktif di sosial media, saya selalu takjub dengan gaya menulisnya, bisa begitu mengalir bercerita,tanpa saya sadari jika itu adalah ‘pesan sponsor’. Lalu uchan, Blogger yang langganan juara, Blognya langitaamaravati.com meski sekarang lebih ke teknologi, coding, bahasanya lebih mudah dipahami untuk orang awam yang ‘buta’ bahasa pemrograman, atau model tulisanya Rey reyneBlog, Blog seleb menurut saya hahaha, kebetulan berteman juga di sosial media, untuk semangatnya ngeBlog, ibu dua anak ini bisa jadi panutan. Rajin posting, terjadwal,konsisten, salah satu Blogger yang super aktif bisa juga lepas bebas menulis, Ya tiap blogger punya ciri khasnya sendiri.

Dan tentu saja banyak teman teman Blogger lain yang memiliki ‘jiwa’ menulisnya sendiri, yang saya rekam dalam ingatan, ketika mereka menulis seakan diajak ngobrol santai, bercerita tentang banyak hal yang menyenangkan, meski bahasannya seberat beban hidup tetap saja meninggalkan kesan heheheh.

Selamat hari blogger (yang telat) tetap semangat berbagi tulisan.