Tanggal 31 Maret 2019, serentak semua daerah di Turki melakukan Pilkada, Pemilihan pemimpin daerah dan juga pemilihan Muhtar (Lurah /kepala desa). Di İskilip meski berpenduduk kurang dari 20 ribu jiwa, suasana menjelang Pemilu cukup terasa. Mobil kampanye calon belediye baskan (walikota) hilir mudik.

Suara-suara musik, jingle lagu partai terdengar dimana-mana. Dan berkali-kali pintu apartemen di pencet bel nya, dari para calon Muhtar yang bergerilya membagikan selebaran ke warga lojman, sekalian memperkenalkan diri, Bahkan ada yang berusia muda, karena lihat brosur, dia sertakan tanggal lahir, kelahiran tahun 1996, Generasi Milenial nyoba mencalonkan diri jadi lurah. Yang jadi juru kampanye, ibunya, ngetuk pintu rumah warga memperkenalkan anaknya yang mencalonkan diri jadi lurah. ” ini loh jeng anak saya..bla..bla” gitu kira-kira.

warga dan calon lurah membaur

kampanye ala Turki

Tidak ketinggalan calon walikota juga berkampanye, untuk gerilya dari rumah ke rumah, dikerahkan lah geng mamak-mamak sebagai jurkam mendampingi İstri calon walikota yang berkampanye demi sang suami. Untuk kelas calon walikota dibagikan semacam katalog berisi sekitar 10 lembar, Dicetak full color, dengan kertas art paper. Untuk Petahana, dia memberikan keterangan yang disertai foto segala kinerjanya semenjak menjabat walikota, sedang untuk Calon walikota sebagai pesaingnya, menuangkan ide-ide untuk pembangunan kota kecil İskilip, Calon walikota dari partai M ini berlatar belakang İnsinyur pertanian, menuangkan ide-ide cemerlangnya untuk pembangunan kota İskilip yang menurut saya jauh lebih menarik dari versi petahana.

Dia lebih menitikberatkan membangun sektor wisata dan pertanian. seperti rencana membangun cam teras (teras kaca untuk atraksi Turis melihat pemandangan) di iskilip kulesi, sebagai ikon kota tapi terbengkalai dan kurang terawat. Dan ide untuk membuat festival kuliner makanan khas İskilip, İskilip dolmasi. Untuk makanan khas nya ini saja, jujur saya belum nyicipin, selain harganya mahal..hiks, yang jual juga jarang, baca dari blogger lokal Turki, katanya kalau mau menikmati İskilip dolmasi, nunggu musim nikahan, biasanya hidangan ini baru disajikan, lalu tanya saja sama penduduk lokal, mereka akan senang hati mengundang? (ya salaaam, kudu nunggu ada yang nikahan dulu, lalu hajatan, dan berharap diundang makan-.-‘) Dan sebagai mamak-mamak yang suka berkelana dari park ke park di İstanbul, rasanya bahagia sekali pas liat katalognya, si Calon walikota ini, mau memperbanyak Park buat anak-anak, Meski saya ga punya hak suara, sebagai warga pendatang dan bayar pajak sama negara, saya juga ikut menikmati fasilitas dari program yang di usung para calon walikota. Di İskilip, ruang bermain buat anak, kurang sekali.

Terjebak kampanye politik

Pergi ke TPS

Minggu tanggal 31, Tadinya suami mau pergi sendiri, tapi saya protes minta ikut, sayangnya karena libur Pemilu, tidak ada angkot yang datang ke area tinggal kami, ujian tinggal di kota kecil, kalau belum ada kendaraan pribadi, susah. Doakan tahun depan terealisi:D tahun ini banyak keperluan tak terduga semenjak mendadak pindahan akhir tahun lalu..phiuhh*numpang curhat**

Tadinya mau balik arah, masuk apartemen lagi, pas berbarengan di gerbang komplek, salah satu teman mau pergi ke Tps dan sekalian ke Dokter, Jadi menumpanglah kami menuju Merkez.

Lokasi Tps seperti biasa, menggunakan ruang-ruang sekolah, Tps yang kami tuju berlokasi di gedung SMA imam Hatip (sekolah keagamaan milik pemerintah) Dibandingkan waktu di İstanbul tentu saja beda jauh, Penduduk kota kecil yang tidak mencapai 20 ribu jiwa vs penduduk kota berjumlah 15 juta jiwa. Jadi suasana tidak begitu padat, Mungkin ya, Pemilu di mahalle kami dulu di İstanbul (sekelurahan) setara dengan penduduk satu kota disini:D Jadi antrian juga tidak memakan waktu lama. Nah menariknya para calon lurah berjejer, menyapa para Warga, berasa kayak datang ke hajatan, ditanyakan kabar, salaman.

Tidak di coblos tapi di stamp

Pemilu di Turki, surat suara tidak di coblos seperti di İndonesia, mereka menggunakan stamp khusus, bertuliskan EVET yang berarti: ya atau setuju!

credit f by: hurriyetdailynews.com/

Pemenang Pilkada

Seperti yang saya prediksi, Calon walikota yang menawarkan terobosan dari partai M memenangkan mayoritas suara di Kota İskilip, Meski Partai M adalah partai koalisi Penguasa, Untuk Pilkada khusus daerah kota kecil, mereka tidak berkoalisi. Warga İskilip sepertinya butuh suasana baru dengan pemimpin baru. Tahun 2014, Partai penguasa mendominasi di İskilip, tahun 2019 menjadi kejutan, bisa kalah. Dengan latar belakang İnsinyur pertanian, dan Mayoritas Penduduk İskilip juga berprofesi Petani, tentunya mereka menaruh harapan besar sama pemimpin barunya ini bisa membantu kesejahteraan dan Terobosan baru dibidang pertanian.

TPs, bilik suara, biasa memakai ruang sekolah

Saya fokus ke İskilip saja, bahas seTurki berat hehe, Oh ya untuk tingkat Provinsi Corum, masih dimenangkan Partai penguasa, Hanya iskilip dan Osmancik di kuasai partai nasionalis (partai M) 1 daerah dikuasai partai sekuler-yang bisa ditebak dari mayoritas penduduknya memang pendukung partai ini, dari kubu alevi (sekte syiah). Untuk walikota Pemenang Pilkada di İskilip ini sebenarnya kurang di unggulkan, Modal kampanyenya ga sebesar Petahana yang Baliho nya aja menuh-menuhin area Merkez, udah Kepedean bakal menang 2 periode, Sampai di İnternet aja muka si Calon walikota dari partai M, ini ga ada di Website-website Berita Lokal Turki. Kalau mau melihat pawai kemenangannya bisa cek di website resmi İskilip:

pawai kemenangan walikota iskilip

Saya secara Pribadi, dukung aja yang menang:D Bukan fans Partai ABCD, lah siapa saya, mau mati-matian dukung Partai ini, itu sampai ngomel-ngomel, sedang suruh pindah warga negara aja ogah. Berhubung ga punya hak suara, Sebagai warga pendatang. Untuk İskilip karena saya suka Program kerja yang ditawarkan si calon walikota pemenang Pilkada, Suami malah mau nyimpen Katalognya, katanya kalau ga terealisi mau ditagih:D İde bagus juga, Nanti kami datangi saja Balai kotanya, sambil nagih janji Pas kampanye, dengan adegan lagu dangdut: ” mana janji muuu..syalalala lalala…*** hahah ga juga ya sih, bisa tiba-tiba dikerumunin orang-orang: ‘‘ sen iyi misin”:D:D Semoga ruang terbuka untuk anak semakin banyak, Cam teras dibangun, apalagi ya.., Oh ya kalau mau makan iskilip dolmasi ga usah nunggu orang mantenan dulu, biar bisa saya review di Blog, ya kan…,