Judul asli Seri dokumenter ini: S***x and love around the world-Christine Amanpour. Produksi CNNseries yang tayang di Netflix 2018.

Siapa Christine Amanpour ? Dia seorang Jurnalis kawakan CNN berdarah inggris-İran, pembawa acara program wawancara malam CNN internasional. Membaca judul Series Dokumenternya, mungkin ada yang langsung berpikiran: wah bahasannya ‘dewasa’ sekali ! Jujur setelah nonton langsung, ini bukan tentang hal itu semata, tapi cangkupannya jauh lebih luas, seperti sebuah pertunjukan orang-orang dengan berbagai latar belakang budaya berbeda dari 6 negara, memandang S** sebagai kebutuhan dasar atau sekadar pelengkap saja.

Christine datang ke 6 negara, dimulai dari Jepang, İndia – lebanon (Beirut) -Berlin- Ghana dan terakhir Shanghai. Mendatangi berbagai narasumber untuk diwawancarai, didampingi pakar yang memang menguasai budaya setempat, Buat saya seri dokumenter ini membuka mata tentang hal-hal baru yang selama ini kurang terangkat karena selalu terbentur dengan kata ‘tabu’. Dari awal sekadar memenuhi rasa penasaran dan berakhir dengan kalimat: Seri dokumenter ini luar biasa!

Seri Dokumenter ini terbagi 6 episode, sesuai dengan negara yang menjadi Objek dokumentasinya, Narasumber terdiri dari akademis maupun jurnalis lokal, pasangan lokal., Membahas berbagai aspek kehidupan percintaan , sosial,ekonomi dan budaya. Dan negara pertama yang mengungkap kehidupan sensualitas ini:

Jepang

Seri pertama, Chistine mendatangi Jepang tepatnya ibukota TOKYO. Dengan tingkat penduduk laki-laki lajang 40 % dan angka kelahiran penduduk jepang yang semakin menurun, tentu saja hal ini semakin menarik Christine untuk mencari tahu apa penyebab keputusan sebagaian warga jepang memilih melajang, bagaimana kehidupan percintaan warganya? yang berdampak besar dengan tingkat penurunan angka kelahiran, ditambah semakin banyaknya perempuan jepang tidak mau lagi mengambil tempat menjadi ibu rumah tangga sempurna. Permasalahan kompleks yang akan diurai, beberapa yang diangkat untuk seri jepang:

Berawal dari shunga

Sejak zaman Edo dari abad 17 sampai 19, Jepang sudah mengenal seni er*t*s ‘Shunga’- yaitu budaya populer di masalalu dan biasa dibeli sebagai hiburan, berbentuk gulungan gambar. Shunga ini biasa dijadikan hadiah untuk pengantin baru dikalangan perempuan di kelas samurai, sebagai panduan untuk mereka mengenal S**.

Zaman Edo ini dikenal sebagai zaman yang dikenal sebagai kebebasan s**, Lalu di akhir zaman Edo (abad 19) memasuki zaman Meiji, jepang mulai membuka pasarnya ke dunia barat, berbarengan dengan era victoria. Standar barat kala itu menilai shunga sebagai budaya yang kurang pantas, lalu kemudian shunga dilarang beredar, pemerintah tidak segan menyita gulungan Shunga dari tangan pemiliknya.

Gulungan gambar yang tabu dan jarang dipamerkan ini sekarang masih banyak tersimpan di galeri sumisho Tokyo, koleksi tua yang tersimpan sejak tahun 1675 M, Jejak masalalu jepang sebagai akar budaya populernya sekarang ini.

Dunia Manga / Anime

Di Jepang ada satu lokasi yang terkenal dikalangan pecinta manga (komik) İkebukuro. Dan satu jalan bernama jalan otome (gadis) sebuah julukan untuk area yang melayani penggemar manga dari kalangan perempuan.

Genre manga yang biasa dibaca kalangan perempuan dan anak bernama: Shojo (shojo ini cukup populer) manga tentang percintaan biasa, lelaki dan perempuan. Dan ada unit shojo Percintaan laki-laki (Yaoi) Sub genre yang dianggap pemberontakan terhadap percintaan lelaki dan perempuan. (Komik yang menggambarkan percintaan pria dan pria–tau kan maksudnya–) dan yang mengejutkan adalah: mayoritas pembaca manga ini adalah: perempuan!

Tadinya saya pikir pembaca sub genre ini adalah dari kalangan mereka sendiri, tapi ternyata sebagian besar pembacanya adalah perempuan jepang.

Para perempuan pembaca sub genre ini biasa disebut Fujoshi (Perempuan busuk) sesuatu yang dianggap merendahkan.

  • Alasan mereka menjadi Fujoshi:

karena lelah untuk menjalin hubungan percintaan, lelah jatuh cinta, kesibukan kerja, stress, buat mereka membaca manga subgenre ini menjadi pelarian, tidak perlu menjalin hubungan dengan pria, cukup membaca anime yang menceritakan kisah cinta antar pria bagi mereka sudah cukup mendalami kehidupan para pria?? jatuh cinta melelahkan.

Klub Kasih sayang

klub kabukicho menyediakan lelaki sebagai penghibur. Konsep klub ini memang unik, klub ini di khususkan untuk para tamu perempuan, Mereka bisa mendapatkan 2 jam kasih sayang dan perhatian, dan bisa berlagak jadi ratu semalam, dimanja, kalau belum pernah merasakan digendong pasangan, bisa minta digendong, sentuhan, pelukan atau sekadar teman curhat tentang pekerjaan misalnya, karena perempuan kebutuhannya salah satunya butuh didengar, ketika mereka tidak mendapatkan dari pasangannya, mereka biasa datang ke klub ini. klub menyediakan berbagai lelaki penghibur, semakin banyak si perempuan menghabiskan uang di klub tersebut,si penghibur akan menjadi bintang di klub selama 1 bulan. Tidak semata urusan S**, hanya sekadar butuh teman curhat masalah rumah tangga juga banyak yang datang ke klub tersebut.

Pengkoleksi Boneka silikon

Mungkin sudah banyak baca tentang kasus ini, lebih memilih hidup dalam dunianya sendiri, menjadikan koleksi boneka silikonnya sebagai pasangan, ternyata kebanyakan berawal dari dunia manga dan anime , mereka mengangumi karakter manga, lalu terobsesi untuk mengkoleksinya dan dijadikan pasangan hidup.

Menurut Profesor khuke choo-seorang akademis yang mendampingi christine, masalah yang dihadapi jepang:

Konsumsi besar terhadap segala bentuk hiburan merenggut waktu dari hubungan manusia asli, sisi negatif kemajuan teknologi, robot, game,manga, menjadi kecemasan mengancam jepang dari sosial, ekonomi dan budaya.

Beberapa kasus lainnya, kasus dunia malam yang mungkin sudah umum di berbagai negara, jadi gak saya ulas.

Christine juga mewawancarai beberapa pasangan, baik pasangan lokal maupun pasangan mix, pernikahan warga jepang dengan orang asing. Untuk mengetahui pandangan mereka tentang bagaimana hubungan percintaan di kalangan warga jepang itu sendiri.

Kebanyakan yang diwawancarai mengatakan: Mereka (orang jepang) sulit mengungkapkan kata cinta terhadap pasangannya: semacam : İ love you, dan jarang sekali menunjukan kemesraan di depan publik, bahkan pasangan mix bernama maya dan jesse mengatakan: Kalau dia mencium istrinya di luar, akan menjadi gosip dan cepat menyebar di lingkungannya??-

Fuinki: Atmosfer, semacam perasaan, bahwa diam itu lebih baik (tanpa harus menunjukan hubungan, sentuhan-sentuhan di ruang publik)

Kurangnya hubungan emosional antar anggota keluarga, seperti pertanyaan: Apa ayah atau ibunya mencium dan memeluk si anak? dan rata -rata mengungkapkan pengalaman kedekatan seperti itu jarang ditunjukan para orangtua mereka, dan secara ga langsung jadi berperan besar melahirkan generasi kurang kasih sayang.

Aturan yang berlaku untuk mereka di luar: mereka bertanggung jawab untuk bekerja memuaskan masyarakat dilarang mencari kebahagiaan ( kekangan sosial)

Pola lama: Suami bekerja, İstri di rumah. Hubungan pernikahan yang tidak biasa, bahkan ada yang bertahan 10 tahun tanpa melayani pasangannya di kamar dan dianggap baik-baik saja, yang terpenting tanggung jawab sebagai kepala keluarga, demi anak.Bekerja. Mereka banyak yang mengabaikan kebutuhan biologis pasangannya, dan para pasangan ini jadi mencari pelarian ke klub atau menjalin romantisme dengan pria lain.

Kimi dan kiyo

Permasalahan ini menjadi kekhawatian pasangan Kimi dan kiyo pasangan terakhir yang diwawancarai Christine, Mereka pasangan yang mendobrak kultur jepang, Kimi mendirikan sebuah perkumpulan bernama: The adoring husband organization, tujuannya agar bisa membantu para pasangan di jepang bisa lebih terbuka dan menunjukan ekpresi cintanya, Kimi mengatakan kalau generasi Modern jepang kini semakin membuka diri, tentang hubungan dengan pasangan, mulai mendobrak kekangan sosial, banyak pasangan yang jarang menghabiskan waktu emosional lebih sibuk bekerja, jadi rentan stress dan berdampak negatif. Semakin banyak orang yang mencari perubahan, memperbaiki konsep berumah tangga tidak hanya berperan sebagai ayah dan ibu tapi juga sebagai pasangan suami istri, belajar tentang keharmonisan dan cara mengekpresikan ungkapan cinta lagi kepada pasangannya.

Shanghai

Beralih ke salah satu kota terpadat di dunia, Shanghai. Diibaratkan seperti Sebuah kota yang melaju ke masa depan tapi tetap tunduk terhadap tradisi. Bagaimana kehidupan percintaan warga shanghai? Adakah kebebasan berekpresi?

Pernikahan

Cina memiliki tradisi konservatif, Perempuan secara mental terkekang, Pernikahan di Cina masih jadi urusan keluarga, dan masih banyak para orangtua yang memilihkan jodoh anak-anaknya sendiri, salah satu yang dikenal adalah:

Pasar Jodoh

Biasanya Para Orangtua berkumpul di sebuah Taman, Mereka membawa payung yang kemudian payung tersebut dijadikan semacam lapak, permukaan payung di tempeli kertas bertuliskan biodata anak atau kerabat yang sedang dicarikanjodoh, payung tersebut di gelar di pinggir jalan, dan para orangtua yang sedang berjuang mencarikan jodoh anak-anaknya duduk di samping payung. Aktivitas layaknya transaksi penjual-dan pembeli, banyak yang melihat lihat biodata di kertas berukuran setengah A4 ditempel di payung, mencocokkan dengan anak yang sedang mereka carikan jodoh. Biodata berisi seputar: Pekerjaan, penghasilan, pendidikan.

Aktivitas mencarikan jodoh seperti ini sebenarnya banyak disinggung oleh kalangan generasi muda, banyak yang berusaha mendobrak tradisi dan mencari jodohnya sendiri, budaya menekan menjadi beban generasi muda di shanghai. Melalu berbagai media mereka berusaha memprotes, seperti yang dilakukan salah satu kelompok paduan suara, yang mengubah lirik lagu tradisional cina dengan kalimat kalimat sindiran.

Pelatih kencan

Karena banyak yang serba diatur orangtua, Mulai dari pendidikan lalu bekerja dan sibuk berkarier, kehidupan percintaan warga shanghai tidak mengalami perkembangan, mereka rela merogoh kocek hanya demi belajar kencan, Kamp kencan ini berusaha mengubah stigma dan definisi hubungan pernikahan. Banyak sekali yang tergolong polos, padahal berkarir diperusahaan multi nasional, yang artinya mereka bisa saja terbuka dengan pergaulan dan interaksi dengan orang asing, tetapi keteguhan terhadap tradisi dan kontrol keluarga membuat mereka minim pengalaman berkencan.

Cinta dan pernikahan itu beda

Masyarakat cina tradisional : Cinta adalah cinta tetapi pernikahan masalah lain. Pernikahan adalah kerjasama 2 orang meski tanpa cinta bisa dilakukan. Di cina, kebahagiaan itu sesuatu yang mewah (cinta: pengorbanan) tetapi keluarga itu jauh lebih penting, kebahagiaan sesuatu yang tidak perlu. jadi meski anaknya mengenal cinta dengan orang lain, tapi belum tentu menikah dengan orang yang dicintai, karena pernikahan kebanyakan diatur keluarga.

Seperti di Jepang, Berbagai sisi ungkapan cinta juga terbatas di keluarga cina, orangtua tidak memeluk anaknya, kaku. Dan membahas S** adalah hal tabu.

Sisi lain kehidupan percintaan di Shanghai

Disatu sisi peran keluarga yang sangat dominan, disisi lainpun banyak terjadi perubahan dan keterbukaan, apalagi cina dikenal sebagai negara komun** banyak terjadi perubahan di shanghai seperti profesi Wanimal: Seniman yang berkarya ditengah kontrol ekpresi diri dan sensor di cina, mereka tidak takut akan nilai kontroversi cina. Menampilkan karya seni fotografi bertema sensualitas. Dan semakin menurunnya profesi Pekerja S** komersial: karena Pertumbuhan ekonomi yang pesat dan semakin banyaknya kelompok terdidik di shanghai. Dan yang berbeda dari barat, orang Cina tidak melabeli seseorang dengan pilihan gendernya. Kehidupan warga biasa maupun pasangan sesama jenis.

Beirut (Lebanon)

Beirut mewakili Dunia arab yang didatangi christine, İngin mengetahui Bagaimana kehidupan percintaan warga lebanon khususnya Beirut?

Di Dunia arab kata yang paling dicari di mesin pencarian Google: S**x, Semua jadi terobsesi karena membahas ini di dunia nyata = Tabu, Ujar Jaumana Hadad seorang Jurnalis sekaligus penulis yang menjadi Narasumber Christine, Jaumana juga mengatakan: Menjadi perempuan di negara arab atau menjadi orang arab berarti menjadi munafik. Christine yang mendengar pernyataan Jaumana sedikit terperanjat. Kemudian Jaumana menjelaskan apa yang dia maksud dengan pernyataannya tersebut: Entah itu atau kau bersedia menerima akibat dan akibatnya bisa banyak hal konsekuensinya bisa dikucilkan, ditolak keluarga, dikritik, diserang, diancam. Banyak yang lebih memilih memakai topeng (yang dimaksud jaumana dengan kata istilah munafik) untuk memuaskan orang lain, memuaskan masyarakat, memuaskan laki-laki religi, lalu diam-diam melakukan yang ‘dibutuhkannya sebagai sebagai manusia’

Jaumana mengatakan, Orang selalu berpikir menjadi seorang Kristen kehidupannya lebih bebas dan menjadi muslim selalu tertindas di daerah Timur tengah, kenyataannya Tidak. Semua tergantung keluarga, tergantung kepada sepenting apa tradisi agama. Karena Jaumana sendiri penganut Kristen ortodox dan kehidupan keluarganya sangat konservatif dibanding temannya yang muslim sendiri.

The Perfumed garden

Kamasutra versi Arab. Buku hasil karya Muḥammad ibn Muḥammad al-Nafzawi , İde progresif dari buku yang mengejutkan masyarakat arab di abad 15. Dimana kesetaraan Laki-laki dan perempuan digambarkan. Termasuk untuk urusan kebutuhan biologisnya. Buku panduan yang juga didasari dari agama İslam. Tapi kondisi sekarang Perempuan dan laki-laki tidak setara, Apa kepentingan buku ini? Menurut Antoine abi heela dan Rita (Sepasang pengkoleksi literatur arab kuno) Yang menunjukan manuskrip lama buku bahasa arab kepada Christine.

‘jika semua orang mendapatkan akses dan buku ini diterbitkan di negara-negara arab, banyak yang akan berubah’ Tapi sayangnya politikus tidak akan menerbitkannya ditambah peran Ulama maupun imam tidak lagi bisa memegang kekuasaan. The Perfumed Garden membuka pintu kepada dunia tentang kesetaraan se**litas di daerah arab sudah ada sejak dahulu. Lalu kenapa sekarang berubah?

Karena agama mendapat lebih banyak ruang dalam hidup masyarakat, dan banyaknya sistem di arab, banyak rezim terutama di awal abad ke 20, rezin korup, diktator.

Budaya berfokus kepada Himen

Di Masyarakat arab sendiri khususnya lebanon, Keperawanan masih dianggap penting bagi perempuan, Terutama jika ingin menikah, banyak yang beranggapan jika sudah tidak perawan, sulit menikah, pola pikir seperti ini masih banyak, kemudian perempuan yang dirinya sudah tidak perawan mendatangi Dokter agar bisa operasi selaput dara (hymenoplasty)

Standar Ganda

Sesulit apa kencan di Beirut?— Tumbuh besar di keluarga arab yang sudah memiliki aturan tersendiri, Perempuan di usia tertentu diharapkan menikah, ketika lebih memilih menjadi lajang. Adalah hal sulit. Meski Beirut masyarakatnya modern, perempuan bekerja, mandiri, terlihat liberal tapi pada dasarnya masih cukup tradisional. Kehidupan percintaan para lajang, Kencan berlanjut tidur bersama adalah hal biasa, tapi ketika Pria ingin hubungan serius, mereka kembali berpikir tradisional, lebih memilih perempuan yang masih menjaga virginitasnya.

Salon kecantikan

Sebagian perempuan lebanon lebih suka menghabiskan uangnya untuk perawatan kecantikan dibanding menabung. Pernyataan dari seorang Perempuan paruh baya yang diwawancarai christine, dia mengatakan, Selalu melakukan perawatan selama 17 tahun, hampir tiap hari datang ke salon, Bahkan keseharian di rumah, dia tetap full make up sampai anaknya nyaris tidak pernah melihat sang ibu tanpa make up dirumah. Alasan kenapa perempuan lebanon begitu menggilai segala bentuk perawatan kecantikan? Karena mereka merasa tidak punya rencana masa depan yang jelas, 5 tahun, 10 tahun bahkan untuk 2 bulan kedepan, Tidak pernah hidup dalam kedamaian tiap hari karena konflik peperangan, mereka belajar hidup untuk hari ini, memanfaatkan hari karena tidak pernah tahu kapan mati. Meski terjadi konflik peperangan, salon-salon di Beirut tidak pernah di tutup, pelanggan datang seperti biasa.

Saat di besarkan ketika perang, kita belajar bertahan hidup, untuk melakukan apa yang bisa kita lakukan, Bahkan ketika tahun 2006 terjadi konflik perang, kehidupan malam lebanon tetap hidup dan liar.

***Berlin, Delhi, Acrra….masih ada 3 kota..kira kira lanjut ? Berlin yang memanas, india dengan tingkat kasta sebagai jurang pemisah….acrra Ghana tentang perselingkuhan dan pelakor..ehmm