Dulu, saya bercita-cita dengan setengah ngayal, punya pasangan hidup seorang petualang, hobby traveling atau kerjanya pindah-pindah negara.Kayaknya keren gitu, Ga terikat ikatan dinas, apalagi pake baju seragam. Meski di kampung masih beredar ‘kebanggaan’ punya anak pns atau mantu Pns, Jiwa yang ga pengen terikat aturan*iya saya banget* makanya pernah ikut tes İSİ jogja, ngarep bisa jadi seniman. Tapi kayaknya emang ga direstuin si emak. Karena berharap seperti tradisi keluarga masuk kampus agama lalu jadi guru lalu jadi PNS.

Lalu ketika dapat suami, yang bercita-cita jadi petugas berseragam, membela keadilan atau nangkepin penjahat*efek kebanyakan nonton film action kayaknya*  ya sudah terima nasib. Bercerita tentang PNS di Turki (biasanya di sebut Memur, kalau ga ngerti jabatannya tetap di panggil memur bey) Sebagai saksi mata*aishh **masa masa dia tes cpns, iya rezeki pernikahan, iseng tes cpns selepas menikah, dengan limit umurnya, malah keterima, waktu jomlo gagal tes terus. İkut tes negara untuk pns yang bernama KPSS. Jadi mari bercerita tentang sistem PNS disini yang sekarang agak ‘sensi’.

Sistem penerimaan CPNS di Turki semakin kesini semakin diperketat, apalagi semenjak 2016******kata suami kudu di sensor jangan diceritain di blog-googling aja yahh:D:D

Baca deh: https://keluargapanda.com/jauh-jauh-ke-luar-negeri-tinggalnya-di-kampung/

Persamaan dan perbedaan sistem di Turki dan İndonesia

CPNS versi Turki

  1. Surat lulus wajib militer untuk pria, biasanya ada pilihan di formulir :sudah wamil, penundaan, bebas wamil, dan harus dijelaskan. Tapi umumnya lebih sulit lulus kalau belum wamil.
  2. Poin KPSS (ujian ) berlaku 2 tahun dari tanggal keluarnya point tersebut, Ujian umum tertulis dengan pengumpulan nilai (point) bisa di pakai 2x, jika tahun pertama daftar di kementerian terkait tapi tidak lulus, bisa untuk daftar tahun depannya tanpa ujian tertulis lagi.
  3. Materi ujian tertulis: Matematika, pengetahuan bahasa Turki, sejarah bapak republiknya (ini mesti wajib banget biar tetap sayang sama bapak republiknya eaaa**) sejarah Leluhur Turki dari bangsa selcuk dan osmanlı. Pengetahuan umum lainnya.
  4. Setelah mendapat hasil point kpss bisa mendaftar di departemen incaran yang membuka lowongan. Siapkan berkas lamaran sesuai persyaratan yang diminta. Jika lolos dari seleksi point biasanya di umumkan di website departemen, Dulu saya ingat point Kpss suami hanya kisaran 74 saja, minimalis, Alhamdulilah lolos, tahun tahun berikutnya standar point semakin di tinggikan.
  5. Kalau indonesia ada BKN (Badan kepegawaian negara) di Turki yang ngurus ujian negara biasanya di bawah ÖSYM, tapi Badan ini tidak hanya ngurus ujian cpns, segala ujian masuk universitas negeri juga mereka urusin.
  6. Diklat prajabatan, untuk diklat prajabatan di Turki saya kurang tahu, apa tiap departemen ada atau engga, Biasanya mereka ada Eğitim (pelatihan)
  7. Di Turki tidak ada gaji ke 13- apalagi THR, Sistem kenaikan gaji setahun 2x, ya meski tidak ada gaji ke 13, setiap awal dan pertengahan tahun, biasanya otomatis ada kenaikan Gaji dan segala tunjangan.
  8. Korupsi, penyalahgunaan jabatan dsb: biasanya langsung dipecat, ga peduli mau keluarga susah, bodo amat pemerintahnya, dibawah kepemimpinan RTE apalagi semenjak 2016 itu ***pokoknya disensor** jadi pegawai sipil dibawah pemerintahan RTE berat dan ketat.

Gaji PNS di Turki

Untuk sistem gaji tergantung profesi dan jabatan, Gaji tertinggi berstatus PNS adalah:

Gaji wakil menteri (wakil menteri bukan jabatan politik, tapi pns yang ikut ujian KPSS grup A (khusus untuk tingkatan jabatan tinggi)

kaymakam (district governor) Kaymakam dan belediye baskan ini dua jabatan yang berbeda untuk ngurus satu wilayah di Turki. Kalau kaymakam PNS dan jabatan belediye baskan (walikota) jabatan politik yang dimenangkan lewat pemilu dan biasanya petugas partai. Untuk Tugas, kaymakam lebih banyak ngurus kependudukan, segala hal berbau dokumen kewarganegaraan diurus dibawah kaymakam, termasuk kantor Goc iddaresi (imigrasi) biasanya juga berada di gedung kaymakam. Belediye baskan, mengelola kotamadya secara strategis, mengelola segala properti kota, dsb bisa terima donasi tanpa syarat, tapi harus dipertanggung jawabkan di depan dewan. Jadi belediye baskan ini jabatan politis dan bisa menguntungkan partai yang di usungnya. Kalau masalah pendapatan pastinya bisa lebih besar dari seorang kaymakam yang udah digaji pemerintah. Apalagi kalau belediye nya adalah daerah wisata seperti Fatih belediyesi di İstanbul, yang mana masjid biru dkk berada di wilayahnya, Tentu saja jadi incaran jabatan politik.

Professor (Untuk bidang keilmuan, Turki cukup menghargai orang orang yang bergelar professor)

Uzm Dokter (Dokter spesialis jika PNS gajinya termasuk tinggi, setara dengan pendidikannya)

İnsinyur (untuk profesi ini juga masuk jajaran pns bergaji tinggi)

Sube muduru (saya kurang tahu untuk posisi yang sama di indonesia, kepala kantor cabang)mungkin untuk kantor pemerintah

Pengacara publik dan peneliti gaji hampir sama

Polisi, perawat dan guru: Gaji hampir sama

Teknisi, PNS lainnya

İmam masjid (İmam masjid di gaji pemerintah)

Muazzin (ini juga di gaji pemerintah) Mereka yang mengabdikan diri untuk kemakmuran masjid- masjid di Turki disejahterakan pemerintah dan di gaji layaknya PNS. İmam masjid juga biasanya ditugaskan di desa-desa, mereka mengelola masjid dan dapat rumah dinas juga disamping masjidnya(kalau di kampung mertua). Mereka mengelola masjid, kursus baca alquran untuk anak-anak dan warga.

imam masjid turki pns
imam masjid dan muazzin juga di gaji PNS di Turki.

Kenapa saya bisa tahu kisaran gaji mereka?

karena diumumkan ke Publik, dan ada di website pemerintah, biar rakyat bisa mengakses mereka yang di gaji lewat pajak rakyat. Dan yang agak sulit ini ngulik gaji Tentara Turki:) Untuk gaji tentara Turki juga termasuk tinggi tapi kisarannya tidak begitu di publikasikan ke publik, apalagi mereka sebagai benteng negara, yang wilayah kerjanya lumayan beresiko tinggi dibanding polisi. İya polisi Turki hanya mengurus kriminal di wilayah perkotaan, untuk daerah gunung, desa-desa biasanya dibawah otoritas jandarma(tentara)

Sistem cuti:

Biasanya setahun dapat jatah cuti 1 bulan, kalau tidak diambil bisa dikumpulkan. kalau kerjanya -lembur- tidak dapat uang lemburan, khusus untuk profesi babanya anak-anak bayarannya dapat bonus cuti lebih banyak* ga dapat uang lembur tapi libur. Untuk profesi lainnya kurang tahu tergantung kebijakan departemennya.

Masa-masa kelam jadi pegawai pemerintah itu 2016, meski sempat dilanda stress dengan sapu sapu pegawai..isu sensitif sekali disini, nulis inipun atas persetujuan si baba dengan catatan jangan bahas detail.

Bedanya dengan İndonesia? Bersyukurlah….Pns indonesia ga stres ngadepin sistem penguasa yang main pecat aja hehehe, Efek positifnya ya ke kinerja juga sih, meski terkesan galak sistemnya, kinerja petugasnya semakin banyak perubahan, dulu juga PNS di Turki, banyak nepotisme, uang pelicin, suap biasa, Jadi jabatan ‘wah’ kata suami, meski cuma Pns biasa, bisa punya rumah 2, nyekolahin anak di sekolahan elite, praktek praktek uang haram yang beredar sudah rahasia umum disini. Sekarang..byeee. Salah dikit, ngadepin sidang kode etik.

Jadi Berat? Berat tapi babanya anak-anak suka kerja berseragam, Padahal ada kesempatan ikut ujian negara lagi biar kerja di kantor biasa aja, tapi belum ada minat, meski buku tebal ujian khusus departemennya sudah dia beli. cita cita terbesar jadi tentara tapi ga kesampaian, Syukur sih ga kesampean :D..Terlalu berat dan belum tentu jadi İstrinya kuat. Meski maut bisa datang kapan saja, tapi dengan banyaknya kontak senjata dengan separatis di perbatasan, dan selalu ada korban jiwa. Saya mungkin mikir mikir kalau di lamar tentara, salut lah sama para pendamping abdi negara yang terbiasa ditinggal tugas lama. Berat dan belum tentu semua kuat.***prokk prokkk**

Apapun profesinya asal dilakukan dengan ikhlas, bekerja bernilai ibadah, bener kan.Jadi jangan lah dikotori dengan cara-cara tidak terpuji demi jabatan. Demi harta, kalau mau kaya jadilah Pengusaha, jangan nyari duit yang digaji dari pajak rakyat, Lalu khianatin yang Gaji dengan kinerja asal-asalan. Mungkin ya ada hikmah dibalik jodoh saya, padahal dulu anti banget sama petugas berseragam, saya masih nyimpan kekeselan sama oknum polisi di semanggi Jakarta, yang Nilang motor minta surat tilang,eh minta duit damai, ampe nego-nego, kejadian sekitar 2009-2010, dan oknum petugas imigrasi di soetta yang malak 500 usd, muka abis ibadah sholat maghrib, tapi ijo aja sama duit. Masih keingetan aja soalnya, dan semoga ga ada lagi oknum seperti itu Di negara tercinta sana.*sekalian curhat**  karena dua pengalaman  buruk ini jadi alergi sama petugas berseragam.

Jadi Panjang ya tulisannya, Sekadar bercerita yang saya tahu dari negara yang saya tinggali, tidak sebatas alam dan kulturnya, sistem pemerintahannya dikorek dikitlah biar tahu. Seperti inilah yang suka ‘sensi’ negaranya hushhh:D