Sebagai ibu rumah tangga, ada masanya saya juga  capek! jujur loh, pekerjaan 24 jam  walau nilainya ibadah, Saya manusia biasa, bukan robot. Jadi, ketika ngerasa ‘capek’ ya butuh yang namanya : Me time.  Yang kebayang itu manjain diri, perawatan tradisional, Saya suka sekali pijat tradisional, kebetulan di kampung, ada tetangga yang berprofesi ahli pijat. Namanya wak enung, Langganan saya sejak zaman kerja di Jakarta, tiap pulang ke rumah orangtua, saya pasti ke rumah wak enung untuk pijat.
Berhubung sekarang tinggal di Turki, berharap ketemu tukang pijat seperti wak enung hanya-lah mimpi. Ujung-ujungnya nyoba ke Spa ala Turki.  Hari sabtu lalu, Suami menawarkan saya untuk rileksasi diri, mandi air panas ke termal, Selepas sarapan kami berempat, pergi menuju daerah Tuzla, tetangga belediye tempat kami tinggal, 2 x naik angkutan umum, sampai lah di lokasi Tuzla termal icmeler, Tempat Spa yang juga menyediakan kolam termal untuk berendam air panas. lokasinya tidak jauh dari doubletree hotel hilton Tuzla.spa ala turki
İni pengalaman pertamakali nya saya, pergi ke Termal Tuzla khusus perempuan,Di sebelahnya ada juga hamam khusus laki-laki, anak-anak hanya diperkenankan min berusia 12 tahun)  Suami dan anak-anak hanya menemani mereka menunggu di luar. Suami momong anak-anak, sementara Anne- nya berendam.
Orang Turki biasa menyebutnya: Hammam. Pemandian umum khas Turki, banyak Hammam terkenal di berbagai daerah di  Turki, Di İstanbul, jumlah pastinya saya kurang tahu, ada banyak pilihan. Salah satunya yang terdekat dari rumah di Tuzla ini. Kalau ingin menikmati suasana pegunungan dan hamam khas ottoman ,Hamam tua yang terletak di yalova, bisa menjadi pilihan ketika liburan di Turki, jika  ingin merasakan mandi air panas ala  Hammam Turki.

Bisa baca ceritanya di: Yalova wisata alternatif dekat İstanbul


Begitu masuk lokasi, daftar dan bayar sekalian di resepsionis, karena sistemnya waiting list, saya menunggu beberapa menit untuk masuk ke dalam ruangan.
Sambil menunggu tidak lupa saya melihat-lihat lokasi dan lumayan pikir-pikir ketika  cek daftar tarif yang tertempel jelas di ruang tunggu:D Ternyata tarif pijat nya kurang ramah di kantong-.-‘

Hamam di istanbul

Untuk 40 menit pijat tradisional tarifnya: 100 lira. Saya hanya pilih paket berendam di kolam termal nya saja, kolam air hangat tanpa dipijat. Beberapa hamam menyediakan plus jasa pijat sekalian, tapi di icmeler ini tarif terpisah. Selain pijat ada tarif untuk bekam juga. Kapan-kapan saya mau nyoba bekam disini.
Sayangnya lokasi di dalam ruangan terlarang untuk difoto, karena private, bahkan berbicara ditelpon dengan suara keras pun akan kena tegur pengunjung lain, yang memang tujuan datang ke sini untuk bersantai dan mencari ketenangan.
Fasilitas di dalam ruang hamam, disediakan masing-masing handuk bersih, baju untuk berendam- harus baju renang, bikini diperbolehkan, tidak boleh memakai baju biasa pengganti baju renang. Penutup kepala, sandal. Begitu selesai berendam di kolam termal, disediakan ruang untuk membasuh badan dan tidak diperkenankan memakai sampo maupun sabun-bahan-bahan kimiawi-
Hammam ini selain menyediakan pijat dan spa untuk kecantikan juga menyediakan treatmant kesehatan berbagai penyakit seperti cereblal palsy, penyakit sendi dll, dan diawasi dokter. Ada ruang khusus untuk terapi dalam pengawasan dokter.
Sekitar 30 menitan saja, cukuplah buat saya berendam di dalam (karena panas juga kan yaaa) takut mateng kalau lama-lama heheh.
Beberapa ibu-ibu duduk santai, ada ruang untuk berkumpul, bisa pesan makanan dari cafe dan diantar oleh pelayan perempuan memasuki area pemandian-saya malah ngebayangin pemandian air panas ala drama korea, banyak pilihan jajanannya, di sini ya apalagi kalau bukan menu-menu Turki:D Kurang banyak pilihan, ngarepnya ada mie ayam, bakso, es degan (mulai halu..) tapi ya sudah lah sebotol air mineral dingin sudah cukup buat saya.
Keluar dari ruangan, badan segar, pegal-pegal berkurang. Kata suami, kalau selesai berendam enaknya itu langsung tidur, ya selama perjalanan pulang saya juga maunya langsung tidur, tapi ada daya, kalau dua anak nyari perhatian semua, apalagi si kecil, tau saya tidur langsung dibangunin dengan cara narik rambut-.-‘ alyaaa..gemas. Baru bisa tidur pulas malamnya.
Paling ga, ada reward-tiap akhir pekan,  saya bisa nyuri-nyuri kesempatan memanjakan diri disamping jaga anak. Tadinya mau pijat dan sebagainya, tapi melihat tarifnya yang lumayan mahal untuk kantong kami, disabar-sabarin dulu, yang ujung-ujungnya saya menunggu moment mudik ke tanah air dan puas-puasin memanjakan diri baik pijat tradisional sama wak enung atau ke salon terdekat dari rumah, facial, luluran, creambath. Seharga 40 menit pijat di hamam:)  cukup dengan berendam air panas dulu, ini juga udah menyenangkan.