Sebagai pendatang di negara Turki, pasti butuh adaftasi terutama soal kuliner, Banyak yang tidak cocok dengan  menu masakan Turki sehari-hari, yang akhirnya lebih memilih menyetok bahan makanan dari tanah air. Syukurnya sekarang banyak teman-teman WNİ yang berjualan berbagai bahan makanan indonesia, alhamdulilah semakin memudahkan. Di istanbul sudah ada restoran indonesia: Warung nusantara. Nah masalahnya di Budget! yang terkadang dari segi harga pasti jauh lebih mahal dari produk lokal, salah satunya ya karena biaya kirimnya dari indonesia, wajar saja memang kalau harga jadi sedikit lebih mahal. Misal mie instan indomie produk pabrik lokal seharga: 1.25 lira yang di jual di market, beli indomie yang dikirim dari indonesia, harganya bisa mencapai 5 lira sebungkus. 

Saya jujur saja menyesuaikan kantong, tidak tiap bulan saya belanja online bahan makanan indonesia, karena kadang yaitu ‘sedikit’ lebih mahal hanya untuk memuaskan lidah saja. Padahal masih banyak kebutuhan rumah tangga lainnya, jadi pilah pilih mana yang menjadi prioritas saya harus beli.  Untuk tetap memanjakan selera nusantara, harus kreatif dengan mengolah dari bahan lokal di Turki, ya kenapa engga? Asal bisa menyesuaikan dan mengolahnya, tetap bisa meng’indonesia’kan bahan makanan Turki. 

baca :bahan masakan turki

Berikut beberapa produk yang bisa disebut ‘pengganti’ bahan masakan indonesia.

Patates nisastasi 

Bisa di beli di jaringan supermarket Migross atau carrefour,  ini sebagai ganti tapioka, untuk tekstur lebih mendekati jenis starch nya dibanding buğday nisastasi, mau bikin cilok,cireng, bisa memakai jenis starch dari kentang ini, kalau tapioka dari ubi. Saya memakai patates nisastasi sebagai ganti untuk membuat bakso, hasilnya tetap kenyal dan enak. 

Pekmez

Pekmez ini sejenis mollases, yang banyak dikonsumsi seperti uzum pekmez, pekmez dari anggur. Nah pekmez bisa sebagai pengganti kecap manis kalau ‘kepepet’ soal rasanya tidak jauh berbeda, cuma pekmez lebih cair dari kecap, atau juga sebagai pengganti gula merah, untuk merk tertentu yang lebih kental hampir mirip gula merah.

sumberfoto:theturkishsopcom

kacang fındık (hazelnut)

Bisa untuk pengganti kemiri, karena di Turki tidak ada kemiri, menggantinya dengan hazelnut, bisa juga sebagai alternatif.

foto:bygoogle

Beberapa sayuran yang bisa disiasati menjadi menu nusantara.

Karena Turki negara 4 musim, jenis sayur mayur tidak jauh berbeda dengan negara tetangganya seperti di eropa, nah buat orang indonesia yang terbiasa dengan segala menu sayuran beragam, bisa saja bosan dengan sayuran ala turki, selain aneka salad, yang bumbunya terkenal standar: minyak zaitun, perasan lemon, garam. Padahal biasa menyantap gado-gado, karedok yang kaya bumbu. atau sayur daun singkong dengan kuah kental bersantan. Lalu bagaimana mensiasatinya? pengen tumis kangkung ya nanam dulu? repot.

ispanak

(spinach atau horenso) anggap aja bayam bule, jenisnya tentu saja beda dengan bayam di indonesia, ditumis atau direbus lalu dijadikan bahan pecel juga bisa.

Tere otu

Anggap saja pengganti tumis kangkung, daun tere otu..bukan tere liye:D biasa buat lalapan orang Turki, berbeda dengan rasa daun roka yang sedikit getir dan meninggalkan rasa pedas di lidah, Tere otu lebih hambar cocok dan bisa di buat tumisan.

tere otu

çiris otu : bisa buat pengganti genjer, cuma ciris memiliki bau yang khas, tekstur mirip genjer, bisa ditemukan ketika musim panas.

Kudret/ pare: ini sama aja kok pare, di Turki termasuk jarang ada yang jual , di istanbul bisa mudah ditemukan, seperti di kawasan eminonu atau pasar besar, mereka mengolah kudret atau pare menjadi maçun, semacam herbal dibanding di makan langsung jadi lalapan.

çin lahanası -sawi putih- nappa cabbage.

Yup pasti tau dong sawi putih bahan dasar kimchi yang suka dicemilin emaknya lee min ho:D di Turki juga ada, cuma beredar di musim dingin, paling gampang beli di migross, di pasar biasa jarang yang jual, karena lagi-lagi orang turki kurang tahu untuk mengolah sawi putih, palingan ujung-ujungnya dikasih bulgur sama kiyma,salca. Standar masak sayur ala Turki.

Madımak untuk pengganti daun singkong.

sayuran yang cuma ada dan tumbuh di musim semi setelah salju mencair…, harganya termasuk mahal, kebanyakan tumbuh di daerah tertentu seperti sivas, corum (yup di kebun emak mertua setiap musim semi kerjaannya panen madımak) karena tekstur daun nya agak keras, madımak bisa menggantikan posisi daun singkong loh, diolah dengan bumbu kuning, citarasa sayur singkong kw super bisa didapat.

izmir borulce : kacang panjang

borulce mirip buncis, tapi khusus izmir borulce adalah kacang panjang. Dan kebanyakan panjangnya tidak sepanjang kacang panjang di indonesia, kacang panjang di Turki lebih pendek jadi sebut saja kacang pendek. oh ya borulce izmir hanya bisa ditemukan di musim panas. lagi-lagi tergantung musim.

Bumbu-bumbu yang sama dan bisa ditemukan di Turki

Zenzefil : jahe

zerdecal : kunyit (biasa dijual dalam bentuk bubuk di toko baharat(toko herbal) kunyit segar bisa di beli di metro grosmarket.

kısnıs = ketumbar, bisa dibeli di toko baharat

Demir hindi = asam jawa (biasa di jual di toko baharat)

palm seker (gula jawa) produk import indonesia ada di migross dalam bentuk bubuk

lemon grass: sereh (biasa di jual di jaringan metro grossmarket)

Adalagi sejenis bayam indonesia yang di jual di pasar ketika musim panas (sorry lagi lupa bahasa turkinya) kalaupun mau bayam merah, bisa dibeli online dengan harga fantastis:D seikat 12 lira, padahal salada aja 3 lira paling mahal. Bisa jebol kantong.

Sebenarnya mengakali dengan bahan bumbu yang ada tidaklah terlalu sulit, asal rajin silaturahmi ke supermarket besar semacam migross, carrefour, metro, bisa saja menemukan bahan masakan atau bumbu yang umum dipakai dalam menu masakan asia, meski sebagian Turki masuk wilayah asia, jangan disamakan dengan asia tenggara ya:D bahan masakan mereka cenderung mirip ke eropa dan asia tengah. Jadi jangan berharap bisa menemukan supermarket di Turki jual terasi-.-‘ sisanya bisa beli online dengan teman teman WNİ yang jual produk indonesia. Saya pribadi cenderung mensiasati dengan mengolah dari produk yang bisa ditemukan di supemarket lokal, kecuali terasi* ok jadi inget terasi saya jatuh dari lantai 3, terus sepertinya di endus-endus anjing liar, karena bungkusnya terbuka (berdoa semoga si anjing tidak mabok terasi)