Musim panas tahun ini, pertama kalinya Fatih masuk kuran kursu untuk belajar alquran. Kegiatan ini dilakukan di Masjid-Masjid di Turki, Untuk pendaftaran dan sebagainya sudah diatur pihak Diyanet isleri bakanliği (Kementerian urusan agama) Turki. Syarat untuk anak bisa mengikuti kuran kursu adalah anak-anak yang sudah bersekolah. Jadi mengisi liburan musim panas dengan kelas baca Alquran jadi program pilihan yang diberikan pemerintah Turki lewat kementeriannya.

Jadwal kursus kuran resmi dari Pemerintah Turki

Kursus baca alquran ini gratis, Masjid-masjid yang akan mengkoordinirnya, anak-anak ramai di Masjid setiap musim panas jadi pemandangan khas tersendiri di setiap daerah.

Cerita Fatih Akhirnya bisa ikut kuran kursu

Baca: my first Born: fatih

Saya memang berniat sekali Fatih bisa ikutan kuran kursu pertamanya di Masjid, karena usia sudah mencukupi. Untuk syarat pendaftaran kuran kursu tahun 2019 ini, anak terkecil minimal kelahiran 2013. Dilema bagi saya adalah, jarak Masjid yang cukup jauh dari lokasi tinggal, sedang Masjid yang menyelenggarakan kuran kursu semua di pusat İskilip, cukup jauh. Tapi saya percaya selalu ada pertolongan Allah jika niat kita baik untuk ibadah. Kewajiban sebagai orangtua muslim memberikan pendidikan dasar akidahnya.

Kuran kursu di yayasan suleymeniye

Pertolongan itu datang, Allah ‘titipkan’ lewat tangan-tangan orang baik. Alhamdulilah salah satu teman dekat suami juga termasuk orangtua yang peduli dengan kewajibannya memberikan pendidikan dasar agama ke anak. Kemudian Babanya Fatih bersama sahabatnya ini mulai mencari informasi dimana tempat kursus alquran untuk anak, Allah pertemukan mereka dengan Hoca (ustaz) yang mengabdikan diri dalam bidang dakwah di bawah yayasan suleymeniye, orang Turki biasa menyebutnya suleymeniye cemaat, Yayasan mereka juga mengadakan kursus alquran, di yayasan sekolahnya, kursus alquran yang saya pikir lebih tepatnya mirip pesantren kilat, karena waktu belajar yang cukup panjang, kelas dimulai pukul 9 pagi dan berakhir pukul 5 sore, untuk anak kelas dasar seperti Fatih, dari jam 9 pagi sampai pukul 2 siang saja.

Dan metode yang diberikan tidak hanya seputar belajar baca Alquran, pelajaran adab,akhlak serta belajar salat. Untuk makan siang, pihak yayasan memberikan secara gratis. Ya semuanya gratis sebagai tujuan dakwah mereka.

Baca ini ya:  cerita dari İskilip

Jadi kegiatan baru saya selama musim panas tahun ini, antar jemput anak, pagi mengantar anak-anak dengan teman saya, sore giliran baba mereka sepulang kerja menjemput. Usia emas-nya memang saya niatkan anak belajar agama sebagai pondasi dasarnya, mencari Hoca yang dasar keilmuannya jelas, apalagi nama besar cemaat ini di Turki terkenal dengan metode belajar alqurannya sudah banyak mendidik dan melahirkan generasi qurani Turki, Pesantren Tahfid, Hz Suleymeniye hilmi Tunahan rahimahullah bernasab langsung kepada Rosulullah SAW lewat kakeknya sayyid idris bey.

Mendidik anak di Turki juga penuh perjuangan, meski negara mayoritas muslim, lingkungan transkultur, sekuler-islamis, ya seperti yang banyak digambarkan lewat beberapa dramanya.Lingkungan mempengaruhi sekali pembentukan karakter anak-anak, saya hanya berusaha memberikan lingkungan pendidikan terbaik semampunya.