Sering dapat DM atau curhatan, atau dengar cerita tentang Grup-grup mungkin istilah sekarang Grup Bucin karena berpacaran atau sekumpulan orang yang mengklaim fans Turki yang juga sebenarnya berharap bisa menikah dengan pria asing, Terus terang saya tidak terlalu peduli dengan kisah asmara mereka, selama, tidak ada unsur scammer cinta/penipuan, lalu ketika mantap ingin melangkah ke hubungan serius, masa saya larang? masalah nantinya ternyata mereka gagal, kekasih hati yang diidamkan tidak sesuai harapan, itu masalah yang mereka cari sendiri.

Tapi sebagai manusia biasa, saya juga perempuan yang kebetulan menikah dengan warga negara Turki, kisah cinta saya juga ga spesial-spesial amat di era internet ini, banyak yang langkah awalnya sama, tapi cerita pernikahannya tentu saja punya warna masing-masing. Mau saya bilang A, toh dia ambil pilihan sendiri B, Saya ga bisa melarang, bukan kapasitas saya. Tetapi jika tulisan ini bisa dijadikan pertimbangan teman-teman sebelum melangkah kejenjang serius, tidak ada salahnya baca saja, saya ga mengharap imbalan kok, dibaca terus di share aja cukup**eh.

Ketika memilih harus datang ke Turki

Semenjak İndonesia memberlakukan aturan ketat untuk orang asing masuk wilayah İndonesia, hal ini konon jadi kendala bagi pelaku LDR-an untuk bertemu di İndonesia, maunya sang Pria yang datang ke İndonesia dulu, berkenalan dengan keluarga. Tapi apa daya asmara di era Pandemi, terasa sulit untuk mewujudkan pertemuan itu dalam waktu dekat, apalagi beberapa survey mengatakan jika pandemi tidak akan berakhir dalam waktu cepat, nah makin galau lah yang ingin segera meresmikan hubungan ke jenjang pernikahan, lalu ketika ternyata Turki yang tetap ‘nekad’ membuka border untuk turis, meski dapat red list dari negara eropa, apapun dilakukan demi Duwiiiiit.

Bukti Turki tetap welcome nyambut turis dari İndonesia, lihatlah Rafatar yang bisa seru-seruan di İstanbul , Mamah Gigi yang asyik makan jagung di depan aya sofia dan dia bilang kastane bukan seleranya*ih ternyata saya kepo hahaha* kemudian Rafi yang habis 130 juta makan daging yang di prulukin uyahhh yang beken itu(Saltbae) Yup mereka rombongan Rans datang ke Turki beberapa pekan lalu. Lalu kalau Rafi bisa kenapa saya tidak? mungkin begitu isi hati mbak-mbak yang ingin bertemu pujaan hatinya di Turki.

Lalu rencana untuk datang ke Turki bertemu pacar online dan kalau bisa langsung diajak nikah disusun, What should i do? demi api asmara yang diguyur hormon oksitosin membara terus menerus, rasa tak bisa tidur nyenyak membayangkan pertemuan nan indah dengan pemandangan balon udara di kapodakya, wow romantis gilaaa!! harus ke Turki! Nah kalau bertemu seseorang yang sedang jatuh cinta konon katanya, sulit menyadarkan mereka, mau kasih ceramah mamah dede, KH Zainudin MZ aja bisa mental, apalagi cuma Blogger receh seperti saya:D Tapi si Blogger ngeyel ini, hasil baca dan ngobrol sana sini sama banyak teman temannya senasip di Turki, lagi-lagi mau nulis seperti ini,

Jika akhirnya kamu yang sedang LDR_an sama pacar dari Turki dan ingin serius menikah dan kepaksa harus ke Turki

Ada duit!

Oh tentu saja ini hal pertama dan utama! kamu punya dana cadangan, kalaupun misalkan si ‘Pacar’ yang bayarin kamu tiket pesawat, kamu harus tetap ada duit cadangan yang bisa kamu gunakan dikondisi terdesak, dan rahasiakan dulu dari pasangan kamu. Kondisi terdesak dan buruk itu seperti apa:

misal: ternyata orang yang kamu temui adalah SCAMMER cinta, penipu dan malah mau menjerumuskan kamu ke hal buruk, kamu bisa melarikan diri, kamu ada dana yang bisa kamu gunakan tanpa sepengetahuan dia.

Ada orang yang kamu kenal di Turki

Kalau untuk hal ini, terus terang dibanding mengandalkan kenalan WNİ yang menetap di Turki, yang tidak bisa juga menjadi jaminan bisa diandalkan ketika dihadapi situasi buruk, ada baiknya tanya no kontak pihak KBRİ Ankara atau KJRİ İstanbul, jika sampai terjadi hal buruk ada orang-orang tepat yang bisa dimintai pertolongan, bisa simpan alamat ini:

KBRİ ANKARA: Prof.Dr. Aziz Sancar no.10- Cankaya no telpon: 03124382190

Dibanding selalu menanyakan no hp Keluargapanda, no KBRİ lebih berguna, saya bisa dihubungi via DM instagram, insha allah dijawab.

Jangan Bepergian sendiri

Dalam kondisi pertama kali ke luar negeri, apalagi jika berniat untuk langsung menikah di negara tujuan, jika kamu perempuan, ya tidak mesti perempuan, kalau laki-laki juga harusnya sama saja, ada wali atau kerabat yang mendampingi! kalau kamu bukan traveler profesional yang terbiasa menjelajah sendirian, untuk liburan, tapi ketika datang dengan tujuan menikah, clingak-clinguk sendiri, mana perempuan!

Pernikahan moment sakral, yang kita harapkan sekali seumur hidup terjadi, masa untuk mengeluarkan dana satu tiket saja untuk keluarga, pihak laki-laki keberatan, tidak ada rasa menghargai pihak perempuan. İni pendapat pribadi saja, rasanya terlalu nekad mengambil langkah menikah tanpa ada pihak kerabat atau kenalan yang mendampingi. Kalaupun pihak keluarga tidak ada yang bisa mendampingi, tapi pasti ada sahabat atau orang terdekat yang dipercayai bisa melihat peristiwa pernikahan tersebut. Kamu perempuan, kamu berharga! sedih nak bapak kamu besarkan..eh anak gadisnya nyelonong nikah tanpa mereka melihat!

Terus terang saya tidak senekad itu, bisa bisa bapak saya mengeluarkan nama dari KK, pihak laki laki harus datang melamar! syarat mutlak, kata bapak gitu. Ya memang kondisi saya tidak bisa menjadi tolak ukur orang lain, bisa karena kondisi mereka senekad itu, tapi kalau sesama muslimah, paling ga harus mikir juga, pertemuan dengan lawan jenis, belum jadi mahram, mana menikah tanpa wali, meski dalam hukum pernikahan di Turki, hadirnya wali bukan utama, tapi saksi, tapi bukan berarti jadi menggampangkan. Berapa banyak dosa yang ditabung sebelum menikah? lalu berharap rukun,harmonis, mungkin pergi saja tanpa restu bapak-ibu di İndonesia, karena dibutakan cinta. Kemudian sebelum menikah malah ‘bercampur’ dulu, ya bukan masalah mungkin bagi penganut hidup sekuler, kebebasan. Tapi jika ngaku muslimah, lewat tulisan ini saya hanya sekadar memberi saran. Kamu muslimah, jaga marwah kamu: Marwah= kehormatan/dignity.

Lengkapi dokumen perjalanan dan dokumen penting lainnya

İni penting! urusan dokumen untuk menikah resmi, urus semua, jangan berhenti hanya ditahap nikah agama saja, bisa baca ini juga: 10 hal yang wajib tahu jika ingin menikah dengan orang Turki atau ini:

Diajak nikah pria Turki pertimbangkan hal ini

sebenarnya karena sering saya tulis jadi cukup baca ulang saja ya

malam hena-10 thn lalu

Kenali keluarga si Dia

Karena kalau saya tulis bisa berulang-ulang: silahkan cek artikel di Blog yang berkaitan:

Syarat untuk menikah di Turki

ini juga wajib baca, sebagai kehati-hatian

Kekerasan pada perempuan cukup tinggi di Turki

Dan ketika masuk ke keluarga Turki supaya tidak syok culture berdarah darah

Keluarga Turki suka kepo

Problem dalam rumah tangga selalu berakar seperti ini:

Prolem mertua menantu di Turki

atau cukup klik kategori: Dunia mix marriage di kolom blog ini, semua artikel tentang pernikahan İndonesia Turki ada saya ulas.

Sebenarnya saya menulis apapun, atau teman teman yang sudah berbaik hati memberi masukan di grup grup FB dan justru mendapat sindiran dengan tulisan kurang menyenangkan karena dianggap ikut campur dengan urusan jodoh mereka? ya itu persepsi mereka yang sedang dimabuk asmara, mau berbusa-busa nasehat, mau buat novel tebal tentang sisi lain pernikahan beda bangsa yang berakhir dramatis tidak akan menggoyahkan hati yang kadung tertawan cinta manis terbalut baklava dan senyum manis berlesung pipit disela sela brewokan dan bulu bulu dadanya yang menggetarkan, weeewww akika gemezzzz**gaya bencis taman lawang mode on.

semua pesona itu sudah cukup memabukkan ditambah hidung mancung–dalam hati memperbaiki keturunan, hidung anak bisa tumbuh)) belum bulu mata lentik dan mata biru, langsung terpikir, pokoknya kalau jadi nikah bisa pajang foto profil di sosial media yang membuat mamah gigi aja iri..(heyy youuu di lempar tas kremesss) ya begitulah kadang saya tafsirkan dari pemikiran mbak-mbak ngebet di halalin mas mas ganteng dari negeri kebab, ga peduli profesinya apa, yang penting sekte goodlooking cocok buat diajak kondangan dan pameran ketetangga. Kadang ga peduli udah ada sinyal kalau si mas-nya medit, pelit, atau udah kasar, suka ngatur, dengan pembelaan: emang orang turki itu keras!karena kadung malu kalau tidak jadi menikah.

Padahal tampang Goodlooking-nya ga akan bikin kenyang di Turki, kalau mulutnya ngalahin Bon cabe level 30, meditnya ngalahin paman gober, paman gober aja bisa pensiun melihat kelakuannya. Fakta-fakta horor seperti ini banyak yang ditepis. Dan selalu meyakinkan diri: kalau dia bisa mengubah si pasangan karena cukup kuat modal cinta dan nekadnya datang jauh jauh ke Turki.

Ujungnya tetap balik ke orang tersebut, senekad apapun, logika harus tetap jalan, diajak hidup dimana di Turki, cari tahu detail tentang daerah tinggal, daerah terdekat yang banyak komunitas wni atau ekspatriat nya, atau hal apapun kelak yang bisa membuat kamu nyaman dan yakin bisa hidup disana tanpa berakhir drama: pengen mudik saja! Bicarakan seterbuka apapun terutama masalah sensitif seperti finansial, jangan ujungnya cuma bisa julid lihat teman-temannya dimanjakan jajan makanan indonesia, atau lihat temannya bisa jalan jalan terus di Turki, sedang dia keluar rumah sendiri saja dilarang. Ada seperti itu? ehm ada.

Menikah bahagia? jalannya lewat restu keluarga dari kedua pihak, tidak ada ganjalan, segala hal dipertimbangkan dengan baik, tidak lewat melukai pihak lain…— jalan terjal apapun yang akan menghadang bisa dilalui bersama jika dimulai dari jalan baik….

salam.