Kemarin, Pembagian rapot Fatih di sekolah, pulangnya kami mau ke saglik ocaği, ambil hasil test darah, tapi sebelum ke saglık ocağı, mampir ke Market dulu beli keperluan dapur, kemudian lewat Kasap (toko daging) Mampir beli daging ayam buat stok, diatas lemari kaca, ada kotak sedekah kecil. Kemudian merogoh kantong jaket, masih ada sisa uang kembalian dari Kantin rumah sakit, waktu di kantin saya beli kopi instant , dua coklat panas untuk anak-anak dan satu bungkus keripik kentang, masih ada sisa uang kembalian di jaket, tanpa pikir panjang uang receh beberapa lira itu saya masukan kotak sedekah. Ga berpikir apapun selain niatnya ya buat sedekah aja mumpung hari jumat penuh berkah dan nemu kotak amal.

Baca:

Bayar Zakat, infak dan sedekah di Turki

Kemudian lanjut jalan kaki menuju saglik ocaği (puskesmas) karena si Baba jalannya lebih cepat dengan kedua kaki lebarnya, saya dan Fatih ketinggalan jauh dibelakang. Terus tiba-tiba dibelokan menuju jalan ke Puskesmas, ada sepasang suami istri manula, si Teyze ini tiba tiba menghentikan saya dan bilang: ‘‘ Boleh saya memberi hadiah anak kamu?” sambil menyodorkan uang, reflek saya tepis, saya keberatan. Karena ingat pesan suami, agar tidak menerima pemberian dari orang asing, atau si teyzeh jangan-jangan mikir kalau saya pengungsi suriah, ah tapi dari muka, orang Turki jarang yang mengira saya Pengungsi suriah, karena ga ada arab-arabnya, paling mentok selalu dikira orang Jepang. Si teyze ini maksa sekali, sampai kedua tangan didalam kantong jaket dia tarik, agar saya mau menerima uang, hadiah untuk Fatih.

‘ hari ini, hari jumat, tolong izinkan saya bersedekah untuk anak kamu, saya ingin memberinya uang” kira-kira ucapannya seperti itu dan memohon agar saya tidak menolak pemberiannya. Saya terpojok dipinggir jalan dipaksa seorang İbu yang ingin memberi uang. Sampai akhirnya saya tidak tega sendiri, karena si teyze pasang wajah melas, agak aneh memang, maksa kasih uang. Setelah dia raih tangan kanan saya dan memberikan selembar uang kertas, Si teyzeh langsung berjalan cepat menuju suaminya yang menunggu, agar saya tidak mengejarnya. kemudian mereka masuk Market. Saya sempat bengong dengan kelakuan si teyzeh, orang asing yang tiba-tiba maksa kasih Uang di jalan . Sebelum saya kasih ke Fatih saya lihat uang pemberian si teyze, sedikit tak percaya, kalau uang yang diberi paksa si Teyze, jumlahnya 2x lipat dari uang yang saya masukan ke Kotak amal sebelumnya. Subhanallah. Apa ini bukti keajaiban sedekah? Padahal saya tidak kepikiran sama sekali untuk dapat balasan secepat itu, dipaksa ibu-ibu untuk menerima uang dengan wajah memohon dengan alasan hari jumat dan dia belum bersedekah, sedikit agak memaksa menerima pemberiannya.

Jenis-jenis REZEKİ

Saya terkadang Malu, Sedekahnya tidak seberapa dan benar jika balasannya kadang diluar perkiraan kita, bisa dua kali lipat atau sesuai kebutuhan kita.Dulu ketika masih kerja di Jakarta, saya pernah merasakan Juga, Betapa Allah Maha Baik, mencukupkan rezeki HambaNya. Zaman Kerja, saya sering merasakannya, Manfaat sedekah tidak hanya urusan menarik rezeki saja sebenarnya, Kadang saya merasakan diberi kemudahan, menyisihkan sedikit uang di stasiun kereta, ketika melihat kotak amal, lalu lanjut menuju Kantor, naik kopaja (belum ada ojek online ya dulu) secara logika saya pasti telat masuk kantor, karena KRL telat, udah gitu jam sibuk, belum macet di jalan. Belum tentu dapat duduk di bis. tapi tiba-tiba melihat bis agak kosong, ga nunggu lama, supirnya langsung jalan, eh tiba-tiba ko cepet ga tersendat, kejebak macet, dan bisa sampai kantor tepat waktu. Padahal kalau jam sibuk dan jadwal KRL tidak tepat waktu, perkiraan bisa telat sampai setengah jam. Berprasangka baik saja, itu pertolongan Allah.

  • Sedekah dan Jodoh

Setiap ada Dm atau email masuk dan bercerita tentang hubungan LDRnya lah atau nanya-nanya tentang Pernikahan. Bagaimana mendekati keluarga si Calon? Bagaimana bisa yakin? Saya selalu menyelipkan tips terdasyat. Sebelum mendekati Calon dan keluarganya, ketika masih terselip keraguan, Coba deh dekati Tuhan-nya. Saran masukan dari berbagai pihak silahkan saring dan terapkan jika cocok, Tapi untuk memantapkan pilihan ada rumusnya, sebagai Muslim: bawa dalam doa, ada Solat sunnah İstikharah, kerjakan, ditambah tahajudnya tegakkan dibackup kekuatan sedekah semakin dirutinkan. Mohon untuk dicondongkan hati kepada keputusan terbaik, jika memang bukan yang terbaik. Lepaskan. Jika semakin mantap, lanjutkan.

***Cerita diatas semoga bisa diambil hikmahnya ya,bukan ajang unjuk pamer, ga seberapa ko sedekahnya tapi peristiwa dipaksa si teyzeh ini benar-benar membuat saya tertegun***
**teyzeh:panggilan umum untuk wanita paruh baya di Turki, selain panggilan tante dari pihak İbu*

Kalau teman-teman punya cerita menarik apa tentang sedekah, mungkin bisa berbagi motivasi juga nih buat saya dan yang baca, biar nambah rasa syukur juga:)