Viralnya tulisan seorang ibu yang katanya suaminya menikah lagi tanpa sepengetahuan dirinya, Suami direbut pelakor? jujur saya tidak baca tuntas, dengan tagar #layanganputus, beberapa teman di sosial media membahas ini, rata-rata ya sesama perempuan, dengan alasan simpati. Disatu sisi sebagai Perempuan dan juga ibu, saya bisa merasakan sisi rapuhnya, tapi disisi lain, saya tidak bisa menghakimi sang suami yang menikah lagi, karena tidak tahu persis cerita dari pihak laki-laki.

İstilah Pelakor (perebut laki-laki orang) Belakangan sedang trend di jagat dunia maya, banyak kisah viral yang saya baca secara random, intinya perselingkuhan pasangan. Tergoda perempuan lain, laki-laki lain, lalu rumah tangga yang sudah dibangun jadi taruhannya. Sebagai Perempuan yang bersatus menikah, pernah ga kepikiran hadirnya orang ke-tiga?–saya manusia normal, perasaan seperti itu sesekali bisa juga datang–percaya 100 persen pasangan? Dia juga bukan laki-laki sempurna. Menggantungkan nilai sempurna, saya tidak mau takabur.

Apa di Turki, Pelakor itu ada?

Ada! dan sudah banyak kasus. Ada yang berselingkuh dengan adik iparnya, merebut istri sahabatnya, kadang saya sendiri tidak percaya kasus-kasus perselingkuhan di Turki, salah satunya bahasan ini selalu diangkat di talk show TV nasional: Esra erol. Bahkan sampai meminta pembuktian lewat test DNA ketika meragukan anak dari İstrinya sendiri. Dunia benar-benar sudah dekat kiamat! Yang memalukan, belakangan ini kasus Perempuan İndonesia yang nekad datang ke Turki bertemu kekasih hatinya, padahal si Pria sudah beristri, ada juga kasus perempuan indonesia yang sudah bersuami datang ke Turki untuk bertemu ‘pacar online’nya. Menyedihkan! merendahkan diri entah demi status apa. Atas nama Cinta? Nafsu? lalu dapat gelar Pelakor.

Tips mencegah Pelakor hadir di rumah tangga kita?

Terbuka

Sebagai pasangan suami-istri keterbukaan itu penting, sebisa mungkin luangkan waktu -istilah pillow talks–sebelum tidur, ngobrol santai dengan suami, tentang apapun. Kerjaan, temannya, hobbynya, hutangnya:P komunikasi dengan pasangan harus tetap dijaga sesibuk apapun.

Seks Talks

Bukan hal yang tabu, sebagai pasangan yang sudah sama-sama tahu luar dalam, kenapa mesti harus malu-malu lagi membahas kunci hubungan rumah tangga ini, bisa membahas Posisi yang nyaman, explore G-spot masing-masing, Tetap saling menggoda. Gairah itu harus tetap dijaga. Jangan karena alasan sibuk urus anak, kebutuhan ini diabaikan, justru kalau semakin diabaikan peluang terbukanya pintu untuk orang ke-tiga mudah terjadi. Ga usah malu membaca buku, menonton video atau tulisan blog tentang seks berkualitas, Meski secara insting terlihat mudah, variasi agar tidak bosan perlu juga dipraktekan..hahah apa sih**duh maaf ya kalau yang bacanya masih jomlo**

Perawatan diri

Pasti bahasannya akan seputar skin care, ga apa-apa kok, perempuan sah-sah saja melakukan perawatan diri secara maksimal, selain sebagai bentuk pernghargaan buat diri sendiri, tubuhnya. Tentu hal lain untuk pasangannya juga, supaya tetap tertarik seperti awal bertemu. Jangan juga mentang -mentang sudah menikah jadi cuek sama badan, nyambut suami pulang kerja cuma dasteran, rambut kusut, bau ketek, belum mandi, atau bau masakan? Wah kalau terus-terusan dilakukan, suami mungkin tidak langsung protes, pelan-pelan membuat jarak. Sebisa mungkin dibuat schedule-nya, jam berapa masak, urus kebutuhan anak. begitu mendekati jam pulang kerja suami, bisa menyegarkan diri dengan mandi, pakai baju bersih, minyak wangi. Tidak perlu dandan menor seperti mau pergi kondangan, asal wangi, bersih, segar. Nyambut suami, Orang yang pulang bekerja, lelahnya terbayar lihat istri menyambut dengan sumringah dan bau kembang 7 rupa hahaha.

*Saya jarang keluar rumah, kebiasaan tetap pakai krim, oles lipstik tipis, tetap dilakukan di dalam rumah, nyambut suami pulang kerja sebisa tetap terlihat segar, meski sebelumnya habis ‘perang’ sama anak. Loh harusnya apa adanya aja? kan sudah menikah. EHmm justru karena sudah menikah, saya tetap harus merawat diri.

Baca-baca ya:

Tahun Pernikahan: Hidup bersama

10 hal yang wajib kamu tahu jika menikah dengan orang Turki

Tips mengurangi konflik Rumah tangga

Tetap menggoda

Meski sudah menikah, berkirim sms atau Chat mesra yang kadang terlihat agak lebay—masih tetap dilakukan, meski nulisnya pas ada maunya hahha, kadang bisa aja sambil iseng, berbalas WA cuma berbeda ruangan di rumah. Nulis : i miss u, ketika dia kerja, meski balasannya:” i miss u too, mau apa?…, transferin uang ya, ke rekening ini, tadi pesan online” .

Jangan pelit untuk terus mengatakan, kata kata romantis, di sela-sela kesibukan. Memberikan pujian, ya laki-laki juga suka dipuji pasangannya. Berterimakasih untuk hal apapun yang sudah dia lakukan, meski itu kewajibannya, seperti memberi nafkah.

Selalu bawa namanya dalam doa

İni tips kunci, setelah semua dilakukan untuk menjaga hubungan dengan pasangan, jaga juga hubungan dengan Tuhan, Selalu bawa nama suami dalam setiap doa-doa panjang kita, sudah berusaha semaksimal mungkin menjaga hubungan dengan pasangan, meminta penjagaan hatinya-agar tetap cenderung ke İstri dan anak-anak. Karena sebaik-baik penjagaan adalah Doa. Semoga tips-tips Keluargapanda berguna ya:) Salam.