Tahun ini Fatih masuk sekolah SD, Pengalaman anak masuk SD cukup membuat saya deg-deg-an, sebagai orangtua tentunya kami berharap bisa memasukkan anak ke sekolah terbaik, Sekolah yang Kami pilih salah satu sekolah tertua di İskilip, berdiri tahun 1923, Wah ada yang udah lahir? Dulunya sekolah ini dirikan sebagai pusat belajar bahasa arab Osmanli, Ya sebelum Turki memakai Abjad Latin seperti sekarang, Turki menggunakan ejaan Arab Osmanlı, Dan sekolahnya Fatih salah satu sekolah tertua semenjak Republik Turki berdiri, hanya bedanya sekarang menempati Gedung baru.

Beda Zona wilayah

Sebenarnya Untuk Zonanisasi, Harusnya Fatih tidak bisa masuk sekolah di pusat kota, karena kami tinggal di komplek apartemen dinas dan di tengah-tengah perkebunan. Sekolah terdekat satu Zona dengan anak-anak desa di sekitaran kota İskilip. Secara kualitas masih dibawah standar, hampir semua anak-anak penghuni komplek dipindahkan ke pusat kota, termasuk Fatih. Dua bulan sebelum pendaftaran sekolah, Babanya sibuk urus untuk pindah zona sekolah. Alhamdulilah bisa pindah Zona.

Sekolah Gratis tapi…?

SPP untuk Sekolah milik pemerintah memang di gratiskan, Fatih masuk sekolah Negeri. Ehm murah ya? memang tidak dibebankan uang SPP, tapi baju seragam lengkap untuk 4 musim ya beli sendiri, ditambah Guru kelas memberikan list apa saja untuk Anak kelas 1. Total kebobolan kantong Baba hampir seribu lima ratus lira sendiri, *narik nafas* meski sekolah negeri , tiap sekolah memiliki seragam masing-masing, berburu seragam sekolah di Toko-toko pakaian, dengan menyebutkan nama sekolah yang dimaksud, Pedagangnya akan menunjukan seragam khusus sekolah tersebut yang mereka jual. Harga seragam sekolah, dipatok sama tiap Toko, bedanya kita bisa milih kualitas bahan saja. di Toko mana yang bahan seragamnya lebih bagus.

Cari seragam sekolah

Masa Orientasi anak SD

Hari jumat lalu, Datang ke sekolah, untuk pengundian kelas, Anak-anak kelas satu kumpul di Aula, para Guru dan kepala sekolah Mengundi kelas Satu. Semua Anak yang terdaftar, mengambil kertas undian, akan masuk kelas A atau B (jadi ingat adengan Film Harry potter, pilih Slytherin atau Gryffindor. Jadi penentuan kelas tidak dari Sekolah, tapi anak-anak yang akan memilih nasipnya sendiri, masuk kelas A atau B. Begitu juga untuk Guru kelasnya, ada dua Guru: Guru Laki-laki dan Guru Perempuan, keduanya juga memilih dikertas, Jadi Guru kelas A atau B. Nasip Fatih mendapatkan wali kelas guru laki-laki yang bernama FATİH (juga)…,

Untuk berangkat ke sekolah, disediakan mobil antar jemput, tiap bulan kami harus bayar, anak-anak Penghuni komplek satu mobil jemputan, dan untuk anak SD, tidak disediakan makan siang di sekolah, tapi dipersilahkan untuk makan siang di rumah, setiap istirahat siang, anak-anak akan pulang ke komplek, makan siang di rumah masing-masing, sementara sopir mobil antar jemput akan menunggu di parkiran. Apa tidak ada kantin di Sekolah? kantin ada, tapi makan siang dipersilahkan pulang ke rumah, untuk urusan ini memang peraturan setiap sekolah bisa saja berbeda, di sekolah SD lain, disediakan makan siang, tapi untuk SD tempat Fatih sekolah, Makan siang dirumah masing-masing. Dunia baru untuk Fatih memasuki masa-masa Sekolah. Sistem jenjang sekolah di Turki: SD 4 tahun, SMP 4 tahun, SMA 4 tahun. Fatih merasakan jadi anak SD hanya sampai kelas 4, kok bisa? Ya bisa aja, terserah Negara nya dong:D

Hayırlı oslun Fatih bey….