Entah kenapa kalau dengar lagu kebangsaan seperti indonesia raya, rasanya itu haru di dada, ada rasa cinta, kebanggaan sebagai seorang indonesia, lagu kebangsaan yang seringnya di nyanyikan di pertandingan olahraga, atau ketika agustusan, ditambah tinggal di luar indonesia, pasti bawaannya ingin nangis kalau dengar atau menyanyikan lagu indonesia raya.

Satu hal yang saya petik dan pelajari selama hidup di Turki, mereka (orang turki) nasionalisme nya  tidak usah dipertanyakan lagi. mendarah daging. Padahal rakyat turki menganut dwikewarganegaraan, banyak yang punya pasport asing,tapi ketika panggilan untuk ibu pertiwi nya datang, mereka  rata rata siap dan rela mati.  Ketika memperingati hari hari bersejarah bangsa ini, istiklal marsı-national anthem nya sering di putar, spontan semua warga turki yang mendengar lagu kebangsaan mereka di putar, akan menghentikan segala aktifitasnya dan berdiri untuk menghormati, mereka  berdiri dengan bangga mengibarkan dan memeluk  bendera bulan sabit kebanggaan mereka.
baca ini: marching band tertua dari Turki
Saya pernah mengalami, ketika pergi ke rumah sakit untuk cek kandungan, kebetulan waktu itu tepat peringatan kematian bapak republik negeri ini, sekitar pukul 9 pagi, tiba tiba lagu kebangsaaan istiklal marsı di putar, seketika orang orang yang sibuk lalu lalang  dijalanan yang padat, kompak berhenti untuk mendengarkan lagu kebangsaan sambil tangan kanan mereka di taruh di dada, wujud kebanggaan sebagai anak bangsa.
Selain lagu kebangsaan, penghormatan mereka terhadap bendera Turki  menurut saya luar biasa, Belum pernah saya lihat anak alay Turki yang nyoret-nyoret bendera negaranya lalu posting di sosmed(kayak dinegara mana gitu) Wah itu sih nyari perkara! Masih ingat dengan kejadian pak erdoğan (bacanya: erdoaan) yang mungut bendera Turki berukuran kecil di lantai, kalau ga salah waktu KTT G20, dimana para kepala negara ada sessi foto bersama, dan untuk menunjukan posisi negara, dilantai masing-masing sudah ditempeli stiker bendera negara, dengan sigap beliau mengambil bendera kecil itu lalu dikantongi, kesannya kayak sakral gitu.Ya kenyataannya memang  mereka memiliki kebanggaan dengan identitas bangsa mereka, simbol negara mereka hargai.
Setiap ada kejadian, para tentara gugur di perbatasan, gugur dalam tugas, tanpa harus dikomando banyak warga yang akan memberikan kehormatan, tiap jendela apartemen memasang bendera Turki, pokoknya tiap ada kejadian apapun yang berkaitan dengan negaranya, bendera Turki dimanapun berkibar, apalagi waktu kasus kudeta 2016 lalu, dimana-mana bendera Turki berkibar,bahkan di jalanan depan rumah, warga memasang bendera yang berukuran besar sebagai tanda dukungan terhadap pemerintah resmi.
baca juga: wajib militer
Cinta tanah air dan nasionalisme nya orang Turki patut diacungi jempol, ga masalah warganya  sebagian sudah menjadi warga global, punya pasport asing tapi tidak pernah mengurangi rasa cinta tanah air mereka, siap sedia untuk tanah airnya, ehmm terus kapan kita terutama kami -kami sebagai diaspora indonesia punya dwikewarganegaraan juga, ga usah kuatir lah bakal jadi pengkhianat bangsa, sudah banyak toh bukti kiprah WNİ di luar negeri yang berkontribusi mengharumkan nama indonesia. –-postingan modus–dukungdwikewarganegaraanindonesia:D***