Beberapa hari lalu, beredar di İnstagram Berita Hoax tentang Turki, Banyak yang komen untuk meluruskan Berita tersebut tapi seperti kesengajaan Admin akun tersebut membiarkan, malah Berita tersebut di copas akun lain, wah doyan sekali sih nelan berita hoax?

Baca: Resesi EKonomi Turki

akun yang menyebar berita hoax di İnstagram

Jadi kalau masih ada yang berpikir, Hidup di Turki serba Gratis? Sumber dari mana? Kesehatan kan Gratis, masuk Rumah sakit juga Gratis? Ehmm Turki udah nerapin BPJS-versinya disebut SGK-asuransi milik Pemerintah, untuk Pekerja biasanya wajib terdaftar, PNS juga otomatis terpotong dari gaji.Jika tidak menggunakan SGK, asuransi swasta banyak pilihan, dan memiliki asuransi menjadi syarat wajib untuk pengajuan İkamet. Jangan lupa Pajak di Turki juga lumayan tinggi.

Apa biaya bulanan yang paling mahal di Turki

Gas, Listrik!

Doğal Gaz, untuk penghangat ruangan. Ketika memasuki musim dingin tagihan Gas rumah tangga membengkak, biaya bulanan bisa menyentuh 400-600 lira bahkan lebih. Tagihan Listrik, tarif listrik di Turki termasuk tinggi. Rata-rata perbulan bisa menyentuh angka di atas 100 lira . Tahun 2019 ini Turki juga resesi ekonomi, harga barang kebutuhan menaik tajam, Tagihan gas, listrik juga mengalami kenaikan sekitar 30-70 persen untuk di İstanbul. Dimana yang nyebar Hoax gratis? andai bisa saya aminkan heheh.

Bayar sewa rumah

Jika masih sewa rumah maupun apartemen apalagi di kota-kota besar di Turki, sewa bulanan rata-rata 1000 lira, sedang UMR berkisar 2000-an untuk di kota besar.

Sekolah Gratis?

SPP gratis, tapi baju seragam untuk 4 musim beli sendiri, kebutuhan alat tulis selama setahun, uang transport untuk mobil antar jemput anak. Tidak ada yang benar-benar gratis, masuk WC umum saja kena 1 lira. Kotak makan siang anak dengan menu makanan variasi tiap hari. Karena dilarang jajan di luar sekolah. Bekal makan siang atau makan di Kantin.

BBM mahal

Turki masuk negara dengan harga BBM termahal di dunia:

  1. Norwegia US$ 1,94/liter atau Rp 25.220
  2. Hong Kong US$ 1,92/liter atau Rp 24.960
  3. Belanda US$ 1,84/liter atau Rp 23.920
  4. Denmark US$ 1,76/liter atau Rp 22.880
  5. Italia US$ 1,75/liter atau Rp 22.750
  6. Turki US$ 1,70/liter atau Rp 22.100
  7. Israel US$ 1,69/liter atau Rp 21.970
  8. Yunani US$ 1,66/liter atau Rp 21.580
  9. Djibouti US$ 1,65/liter atau Rp 21.450
  10. Portugal US$ 1,64/liter atau Rp 21.320

Sumber: detik.finance. per-2015

Dengan anjloknya nilai tukar lira terhadap Dollar, harga BBM juga semakin tinggi.

Mengutip berita hoax: kalau bisa hidup seperti ini, enak yah? wah enak banget, saya juga mau:S segitunya memuja Negara orang untuk merendahkan ‘negara sendiri’ karena komenan akan berlanjut: wah coba di İndonesia juga seperti itu? dan komen komen perbandingan lainnya, yang ternyata aslinya hanya berita palsu yang tetap disebarkan. Jadi hati-hatilah menelan berita. Apalagi era-İnternet seperti sekarang, banyak sumber informasi lain sebagai perbandingan untuk mencari kebenaran berita tersebut. Lalu apa yang gratis di Turki? Bernafas, bisa minum air cesme di pinggir jalan yang disediakan…, kalau air PAM di rumah ya bayar::)