Categories
dunia mix marriage

Fenomena sosmed dan para pengejar jodoh Pria Turki

Fenomena sosial media tidak dipungkiri membawa dampak besar bagi banyak orang. Banyak yang akhirnya menjadikan profesi seperti Youtuber, influencer dan ga ketinggalan blogger, menjadikan media internet sebagai ‘ladang’ usaha. Oh ga salah kok, toh buktinya saya juga pasang adsense kan, meski receh-receh.

Jujur, hari ini saya meng-insta story- yang sebenarnya sebuah kasus sama yang akan terus terulang-ulang selama internet itu ada. Tentang hal sama: di blog lama pernah saya bahas. Kalau nasib dicurhatin karena kebetulan berstatus menikah dengan WNA–yang sebenarnya di era globalisasi seperti saat ini, bukan sesuatu yang spesial lagi. bersuamikan pria dari negeri seberang, yang spesial mungkin kalau suaminya dari planet lain, Neptunus, Pluto. kalau alam lain udah banyak yang melakukan ritual ‘menikah’ sama makhluk astral, Beberapa saya baca dari İnstagram yang membuat saya agak sedikit mikir: Kok bisa! Baiklah lupakan bagian itu.

pacar turki
nah dia lagi yang muncul:V jgn bosen yaaa

Sebagai pembuat konten, di berbagai platfrom. Sadar ga semisal dari tulisan atau video yang kita buat itu bisa membawa dampak besar bagi penonton atau pembacanya? pastinya itu yang diharapkan kalau misalnya emang tujuannya review produk dan sebagainya, dan itu menghasilkan uang. Tapi semisal saya kasih gambaran (diluar job iklan ya)) : Pembuat konten memberikan satu sisi serba gula, manis, legit, sampai semua yang melihatnya ingin mencicipi hal-hal manis tersebut, tanpa ada tambahan peringatan: jangan banyak-banyak juga, nanti kena sakit gula, diabetes, BB naik. Ada yang bilang:” Toh hak nya dia lah, suka-sukanya dia mau bikin apa aja, asal penggemarnya suka, masalah dampak negatifnya bukan urusan si pembuat. Salahkan aja yang melihatnya ga bisa membedakan , kok ga bisa mikir, nyaring sendiri.

Karena İdola

Kalau sikap Ke-masabodo-an seperti ini terus dipupuk dan dibiarkan. Sadar ga dampak dibelakangnya, dengan rate penonton dari anak SD- usia remaja. Banyak yang akhirnya terobsesi bisa menikmati ‘kemanisan yang selalu disuguhkan, Tanpa bisa mem-filter informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Ditambah fenomena belakangan ini, ketika generasi millenial mudah sekali ‘mengkultuskan’ seseorang untuk menjadi idola-i mean-mengkultuskan-emang rasanya terlalu berlebihan tapi faktanya seperti itu: kadang orang sudah tidak bisa membedakan mana nyinyiran, masukan, nasehat kalau ditujukan buat junjungannya, seketika akun yang ga pro-diserang. (İni berlaku buat para pendukung capres juga hahhaha..puyeng ).

Mengutip tulisan dari tirto.ıd: Sosiolog UGM, Sunyoto Usman: –Bentuk tidak kuatnya mental dan pondasi kuat anak muda İndonesia, Hilangnya sosok idola yang dijadikan panutan, Sehingga ketika melihat ‘sosok’ yang dianggap berbeda, Banyak anak muda terpengaruh, serta menjiplak gaya idolanya.

Jadi İnfluencer dan panutan kemudian di idolakan banyak orang, bisa jadi kebanggaan karena buah dari pencapain kerja kerasnya, tapi pikirkan juga beban moral, ketika wadah untuk kita berkreasi ternyata membuat banyak orang terobsesi dan berusaha mencapai hal yang sama secara instan.

Menikah dan negeri İmpian

Menikah dengan orang manapun memang tidak digaransi kebahagiaan seumur hidup, ada pasang surut. Lalu ketika lewat media sosial, semua orang bisa dengan mudah mengakses cerita kehidupan seseorang, bisa dari foto, atau tulisan maupun video yang dibagikan. Tapi coba resapi kalimat ini:

Cerita orang itu beda-beda, jangan memakai pengalaman satu orang untuk membandingkan dengan diri sendiri —

–bu marjanti-dari film mantanmanten

Kutipan yang ga sengaja dari Jennyjusuf saya baca di akun İg nya, kok pas banget ya. Efek dari satu cerita lalu banyak yang terobsesi menjalani kehidupan yang sama, sebagai motivasi, ada juga yang dengan jujur menulis: İngin menikah dengan orang asing sebagai personal branding??--ini istilah macam mau ngeblog aja:D — Branding kalau bisa naik kelas berpasangan dengan orang asing. Perburuan mencari jodoh lewat online dengan target sasaran Pria yang bukan dari negara +62 apalagi makhluk astral dilakukan secara masif dan agresif. Segala cara dilakukan tanpa peduli dengan arti terjemahan: manner and attitude, Libas saja.

Lalu bermunculan lah keluhan dan gangguan dari Sesama warga yang masih berpasport Garuda di negara target sasarannya: ” Apa-apaan sih, malu-maluin, tebar pesona sesukanya’‘kemudian si target sasaran: Mengeluh! ” ini perempuan atau laki-laki (ternyata banyak juga) dari negara +62, kok ga punya Manner, main nyosor, pertahanannya lemah, baru di balas chat beberapa kata, sudah berpikiran Pelaminan. yang Baik berakhir menyingkir dan menghindar dari serangan agresif si pencari jodoh yang bercita-cita naik status, Nah kuatirnya yang berotak Mesum dan ga jauh mikir selangkangan yang ternyata Welcome. Ngeri kan..berujung kena scammer juga banyak. Sampai ada istilah Turkish Hunter.

Aplikasi: Tinder, Badoo, apalah itu, memang menfasilitasi kemudahan pengguna internet untuk berinteraksi dengan orang asing dari berbagai negara, bisa dengan tujuan emang murni mencari teman asing, belajar bahasa, kencan online dengan berbagai modus tersembunyi. Memang ada banyak yang berakhir Berjodoh, menikah dan tercapailah impiannya pergi ke luar angkasa-eh luar negeri, ngerasain salju-.-‘ tapi berapa persen yang bernasib sama dan awet? belum terdata. Salah satu cara ikhtiar katanya. Mencoba peruntungan dan ga peduli kalau akhirnya bernasib buntung.

Scammer cinta

Saya juga mengikuti akun ibu feydown, kompasiana yang aktif sekali menulis tentang scammer cinta, Penipuan online dsb. Beliau mengelola grup FB, İG, dan hampir setiap postingannya selalu meng-edukasi- Perempuan İndonesia, agar tidak mudah terjebak, tertipu dengan seseorang yang mereka kenal cuma lewat chat, postingan sosial media, dan ternyata akun palsu, foto-foto nyomot dari orang-orang yang berparas rupawan, apalagi jika berseragam. Korbannya banyak berjatuhan dan menyedihkannya kebanyakan perempuan yang sudah berumah tangga, punya anak dan suami. Sampai bisa terjebak kirim video yang kurang pantas, lalu diperas. Terakhir ada yang berujung dicerai suaminya, karena perilaku si İstri yang berlebihan memakai sosial media.

Jadilah perempuan yang bijak memakai internet terutama sosial media, punya sikap, adab, harga diri. Perbanyak bacaan yang bisa memperkaya pemikiran, bergaulah dengan orang-orang yang paham agama, paham ilmunya tentang suatu masalah. Supaya godaan dan jeratan kejahatan yang datang lewat internet bisa dihindari.

Menikahlah memang karena siap, bukan karena ingin ikut-ikutan saja dengan fenomena jualan kebahagiaan yang dipamerkan influencer. Yang masih sekolah, mending kejar impian lebih tinggi, Perkaya ilmu, perluas wawasan, sah-sah aja dalam hati masih tetap berharap dapat jodoh dari negara asing, Jodoh mu menentukan kualitas dirimu, kalau ga mau dapat ‘Bule’ kaleng-kalengan, İtu tergantung cara kamu mengejar takdir Pernikahan, Masif nan agresif menghalalkan banyak cara pokoknya asal sama kayak idola–nikah sama orang asing-, yakinlah yang kamu dapati juga kualitas ala kadarnya. Hanya tampang yang bisa dipamerkan tapi kualitas dirinya meragukan: abusif,medit,tempramen,cemburu buta. Jangan sampai juga berujung nama kamu masuk dalam daftar WNİ yang kudu diurusin KBRİ gara-gara Pernikahan tidak bahagia. Sedihkan. Jauh-jauh orangtua rela melepas anaknya diboyong ke negeri seberang, bernasip memilukan.

Bertanggung jawab dengan isi konten

Silahkan saja berkreasi tapi juga bertanggung jawab, jangan karena konten Jualan kebahagiaan yang kita buat, ternyata berdampak besar ke generasi muda yang belum bisa menyaring informasi tersebut, Bermimpi sama tapi dengan cara yang salah, bisa saja menghalalkan banyak cara, datang ke negara impian, demi bertemu lelaki pujaan yang hanya hitungan berapa bulan dia kenal, ternyata Scammer,, hampir saja kehormatan dirinya hilang (ini hampir kejadian, beruntung ada teman WNİ yang membantu) Ada pula yang nekad datang kenegara impian, menikah secara agama dulu, asal halal ga zina, karena dari chasing-an orang tersebut terlihat baik, Belum ada 1 bulan, dengan seenak udel memberi talak lewat akun chatingan. Lalu Berakhir gitu saja. Sedang urusan menikah resmi saja belum diurus. Mau ngadu kemana? punya kekuatan hukum apa. Lalu yang rugi siapa?

Pujian itu bisa melenakan atau jadi cambukan, Pujian itu bisa juga awal jurang kejatuhan, Dan penyakit ain itu mengintai disetiap kalimat yang bernada kekaguman. Sungguh kadang punya beban moral ketika hanya menulis segala yang berbau mimpi indah, mengantisipasi penyakit ain yang mengintai. Lewat tulisan ini semoga pesan tersampaikan untuk siapapun, Yang dalam keraguan mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya, yang mempertanyakan apa sebenarnya impian terbesarnya.

Cinta kah, hanya sayang kah, atau obsesi saja…,

32 replies on “Fenomena sosmed dan para pengejar jodoh Pria Turki”

Setuju banget mbak, kalo konten itu harus bisa dipertanggung jawabkan & nyata (realistis). Aku tipe orang yang mencari banyak informasi dari berbagai sumber. Entah itu Blog, artikel, buku, youtube, dll. Nah, ada youtuber mix marriage TR ID yang mungkin lagi hits ya saat ini. Awalnya aku memang sempet nonton sih beberapa videonya, tapi semakin lama aku malah nilainya wah kayanya berlebihan deh. Gak ngerti apa karna usiaku yang udah kepala 3 kali yaa..hahahaha. Jadi aku malah mikir ada hal2 yang menurutku agak berlebihan. Dan setelah aku liat komen2nya, wow ternyata emang banyak banget abg2 yang nonton :D. Dan pastinya mereka berharap ingin seperti yang mereka liat. Semoga aja ya mereka bisa melihat plus minus nya. Jadi gak di telen mentah2.

kalo penontonnya cukup umur mungkin..selow ya..nah anak sd, abg. umur 16 tahunan, sampe berujung terobsesi, ikut2an make aplikasi nyari bule2..kalo ujungnya ketemu pedo…dirayu2 sampe rela kirim2 foto apalah. sampe banyak nge add2 orng asing di akun sosmed, tebar pesona, sampe ada yang maksa minta vid call segala,ada yg sempet nanya make aplikasi itu tau dr mana, ya dr idolanya. kasihan kalo sampe jadi korban kejahatan sexual dsb hanya krn kemakan mimpi mentah2.

Tutup mata lihat gambar si mas.. lol. Yang dimaksud konten youtuber mix marriage kah. Ya jadi perempuan jgn spt lihat satu2nya kue di sebuah pesta.. tar cowo2nya ilfil kecuali para penjahat

Aku ketemu suami via online date (asiandating.com), aq minta dia duluan mengunjungiku ke Indonesia, klo aq ketempat bule duluan, ternyata dia jahat, bisa dikarungi aq haha. Trus doi datang lagi sama adiknya, baru aq ke negara dia dan ketemu keluarganya. Saling cocok lanjut deh ..
btw Memangnya KBRI juga mengurusi pernikahan tdk bahagia? 😀 aku baru tahu loh, trus klo si wni mau balik ke tanah air atau berurusan dg hukum di bantuin KBRI?.

bukan ngurusin rumah tangga orangnya ka , KBRİ, kurang kerjaan banget:D maksudnya yang kena2 kasus KDRT, trus sampe pasport ditahan, anak ditahan, rebutan hak asuh, mau pulang ke indonesia ga punya dokumen, nah yg kyk gni kan yg repot pasti orng2 KJRİ dan KBRİ, bantu2 mediasi dsb. dia minta tolong sama siapa lg kalo di negeri orang. nah ada beberapa kasus yang nekad dtg jg ke tempat cowoknya, saking percaya bakal happy ending tapi berakhir gak ngenakin.

Begitulah kekuatan media sosial saat ini,bisa membuat seseorang salah menemukan teman.
Semoga bule hunter itu sadar,masih banyak kok pria Indonesia yang berkwalitas.

bule hunternya masih kinyis2 mbak….abg2, jd pada ikutan main aplikasi nyari jodoh,ngerinya jd rawan kejahatan para predator anak, mereka blm spenuhnya bs nyaring informasi yg baik-.-‘

katanya Buat naikin ‘branding’ dan mindset orang kita dna asia umumnya yang masih mikir ras benua lain itu lbh keren,atau juga efek tontonan atau figur3 idola dan standar cantik sm ganteng itu kiblatnya ke ukuran hidung-.-‘nulis realita hidup di luar ga selalu indah2 aja tetap banyak dm mnta kenalin,cariin jodoh*apalai ditambah kalo influencer dagangannya yg bikin2 baper viewersnya.

Wahhhh emang harus hati-hati ya mbak, uhmmm harus hati-hati sama yang scan-scam gt, dan harus waspada juga karena kan di dunia maya. Apalagi sekarang di Indonesia makin banyak juga yang teropbsesi nyari via online haduhh

kehati-hatian perlu, banyak sudah korban scammer cinta, yg ditipu sampe puluhan juta, hanya krn mudah percaya begitu saja iming’ gombalan cinta via dunia maya

Syalalala, penulis konten mesti mengungkapkan secara jujur kelebihan dan hal-hal apa saja yang perlu dipertimbangkan. Di sisi lain, pembaca mbok ya sambil menyaring juga karena cocok buat kita belum tentu cocok buat orang lain. Jangan kan manusia (jodoh lelaki bule impian, misale), bedak aja bisa jadi kinclong buat si penulis tapi bruntusan buat orang lain yang mencoba.
Hihihi … Sebanyak itukah perempuan Indonesia yang terobsesi berjodoh dengan lelaki bule? Yaaa, pernah dengar sih, ada beberapa temanku di sini yang begitu. Tapi … ah, aku serahkan saja lah sama yang Maha Kuasa, wkwkwk …

kalau diserahkan kepada penontonnya, mungkin ya kalau targetnya usia dewasa lbh mudah menyaring, sayangnya alam bawah sadar remaja masih blm sepenuhnya bs menyaring, itulah meski katanya sinetron remaja ttg buly2an banyak di tv, azab2an, yang nunjukin kekerasan dulu, meski ujungnya kata mereka ngasih solusi..bahwa perbuatan tersebut gak baekk tapi tetap byk kan yang bilang sinetron ga mendidik, tayangan buruk dsb, kebanyakan yang nonton konten cinta2an ya usia2 dini sayangnya.

duh ini ya,
aku tuh takjub sama orang yang ‘bule hunter’ segitunya. sampe rela minggat ke Bali buat nyari bule, ada yang dari kentjan daring trus rela jadi cem-ceman segala. yang penting pokoknya bule.
gak sante banget.
dan dengan banyaknya sosmed berkonten kek gitu, makin menginspirasi para bocah-bocah buat jadi ‘bule hunter’.

yaa begitulah..ketika abg2 main tinder dgn alasan nyari jodoh bule* lulus sekolah aja belon* duh kok sayang bgt gitu ya…udah mikir jodoh2an aja, mikirin mending milih harvard apa oxford gitu dulu macam maudy heuheuuu

setuju banget aku sama tulisannya si mbk.
jadi kayak filter tersendiri buat aku. kebetulan aku termasuk tipikal orang yang selalu haus informasi tapi nggak nelennya mentah2 juga (bisa sakit perut wkwkw) dan alhamdulillah tulisan si mbk ber faedah full buat aku.

Hi mb rahma salam kenal, aq itu 3thn yg lalu pertama kali nemu blog keluarga panda ini, gara2 tmnq pacaran online sm OT aq yg sibuk browsing ttg turkish guy dn kawin campur gtu, sdg tmnq ini justru yg dcari ttg lagu2 turki, film sm aktornya ttg mknan sm budaya, saat aq blng g gmpg lho nikah sm OT apalgi krjaan dia blm tetap dturki, aq jg sampe nanya2 k customer aq yg nikah sm bule ttg gmn org kt yg nikah ksna,kt cstmrq nikah sm OT tar blm tentu lho 5-10th g mudik ,kt dia mending cari bule dr neg lain, aq sempet sampein jg k tmnq biar ktmu dlu jgn lngsg nikah krn aneh aja buat aq blm ktmu kok lngsg ngajak nikah, dn alhrnya kjadian jg hal buruknya si cwo dtg kbali mau nikahin tmnq tp g punya duit saat dbatalin ngamuk2 keluar aslinya klo dia psycho, selama brp bln neror tmnq trs ngancem bunuh2 segala, stlh 3th jg tmnq msh blm move on

duh turun prihatin mba sama temennya:( ya kalo yg dicari infonya artis Turki pasti penampilan luar aja yang kita tahu, coba kalau googling data statistik, kekerasan disini, mungkin langsung ciut nyali. mau dari bangsa manapun pengenalan kepribadiannya point penting, namanya org lg jatuh cinta susah emang dinasehatin. Kalau masalah finansial emang sensitif, tapi ibh baik terbuka, ya beruntung bs mudik atau liburan tiap tahun jg byk mbak yg nasipnya bagus, cm itu ga bs tolak ukur. org sini kalo ngancem2 beneran bkn cm omongan-.-‘

Nah itu dia mb ngeri bngt kt bahkan brp org tmn dkt dia hrs nonaktifin sosmed bbrp wkt krn kt jg kena imbas teror2 anceman mantan tmn aq itu, dn kt OT yg dkt skrg sm sy kt dia emg org turki bag timur itu katanya lbh keras wataknya , ini mantan tmn sy dr adana dn ktnya dsna itu bnyk cowo psycho gtu , apa iya mb org turki timur itu beda wataknya, OT yg dkt sm sy ini dr izmir makanya dia sekuler bngt trnyta stlh sy baca2 izmir itu basis kemal ataturk, dn dia nyanjung bngt ataturk kt dia jujur sm sy dia g support erdogan

izmir emang basis sekuler di Turki, partai pemerintah jarang bisa menguasai basis di izmir, memang letak geografis banyak berpengaruh meski ga bisa generalisir semua org Turki timur kasar, mereka cenderung keras, karena hidup didaerah panas jg,saya blm sempat berkunjung ke Turki timur, bs jadi penilaiannya berbeda kalau udah pernah kesana dan bergaul sama masyarakatnya

Dn sy pun sejak saat itu jd anti bngt sm cwo turki,trs tau2 akhr thn kmarin kenal sm OT aq pikir awalnya org russia muslim bersyukurnya dia jauh beda sm mantan tmn sy tp ttp aja msh kurang yakin, wkt kami kenal blm ada youtuber indo turki yg terkenal skrg itu d youtube, dn menurut sy aga gmn gtu liat vlog mrk, mngkn krn sy bkn abg jd aga pake logika jd g gmpg baper, aga miris sbnrnya krn kbnykan abg2 yg pd baper, lgian youtuber ini bru sthn jd msh manis2nya aja yg dtampilin, krn bnyk fakta yg bkin melongo ttg cwo sna ,dn mngkn itu alesan sy g mau bwa hub sy sm dia k arah lbh serius krn sy yg trlalu takut akan susah dnegara org, pdhl krjaan dia bgus d turkish technic jd aircraft maintenance, umur jg udh ckp tp yg paling sy lbh mikir itu ttg agama krn dia itu OT yg sekuler, sholat cm jumat doank puasa awal aja ngaji g bs, berat rasanya mau lnjut klo udh mslh agama yg kurang bngt

jgn dipaksain mbak kalau ga yakin, apalagi bertentangan nurani, kalo berat di masalah agamanya, pertimbangkan dulu, krn yg ngerasain entar bukan mbak nya aja, anak2 jd ga ada panutan di rumah, berat nge handle sendiri, kalau nahkodanya aja masa bodo.

Itu dia mb sy berat d agama, gmnpun jg suami itu pemimpin keluarga , bkal jd panutan anak2nya, sy pikir krn dia muslim turki bs lmyanlah agama dia, trnyta zonk bngt agamanya, kalo sy mau sih sbnrnya nyari bule kalo emg bner2 sy pngn nyari bule bneran gampang krn skrg sy kbtln tinggal dbali tp sygnya sy bkn bule hunter, klo mau jd gold digger pun gmpg bngt tp sy pnya skill bs nyari duit sndri, tp ya itu balik lg mslh prinsip keyakinan agama yg sy dr kecil keras didikan agama

Menurut opini dia ktnya cwo itu yg krj dluar nyari nafkah trs tugas istri drmh mndidik anak, mknya kt dia pngen dpt istri yg punyalah ilmu agama , tp masa iya istri ngajarin anak2 puasa trs bokapnya kaga puasa , ini yg jd konflik batin dr skrg mb walaupun blm kjadian blm tentu jodoh jg tp trs terang ini bkin g tenang hati sy, justru saat minta break skrg ini hati sy tenang adem anteng aja , g galau jg

semoga bisa ketemu lelaki baik yang sesuai dan jg bimbing agama, emang butuh perjuangan, lebih baik gagal dalam masa proses drpada sesudah menikah baru nyesel belakangan

Itu dia mb bnyk pertimbangan untuk k arah yg lbh serius, dia blngnya k sy laki2 tugasnya nyari nafkah jd istri yg tanggung jwb atas pendidikan anak2 drmh, tp ttp aja kn ya mb anak2 butuh panutan, masa bpknya g puasa g sholat kn bs diikutin anak2, skrg ini sih aq lg minta break alesanq pngn minta wkt untuk berfikir ulang, sbnrnya sih untk ngejauhin dia pelan2, beruntungnya jg dia krjanya shift2an gtu jd kdg aga tabrakan wkt krj sm tdur dsni jd yg g nuntut bngt buat tiap jam komunikasi, apalgi krjaan dia susah bngt megang hp

Gara2 kasus tmn sy itu jd kbawa takutnya sampe skrg,pdhl yg skrg dkt sm sy g pake sosmed udh 7thnan gtu, soalnya wkt itu brp tmn dkt tmnq ikut diancam2 jg lewat medsos,sampe2 kt kompak nonaktifin sosmed biar g dteror2 sm mantan tmnq itu, OT yg dkt sm sy skrg ini smpet blng ktnya klo org dr turki timur itu emg aga keras wataknya , apa emg iya mb? Mb rahma bkin vlog jg dong yg nampilin sisi yg brbeda dr turki , biar abg2 yg keblinger liat vlogger couple yg lg hits itu bs liat jg dr sisi yg brbeda bkn yg manis2 doank,tp kyknya mb rahma hrs siap dbully dn dprotes hbs2 sm mrk yg g terima dgn fakta2 yg ada kyk vlog mb hera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *