Kemarin saya sudah melaksanakan vaksin covid 19 tahap 2, untuk di Turki baru 2 jenis vaksin yang dipergunakan: Sinovac dan Pfizer Biontech, suami sudah lebih awal dapat vaksin karena masuk prioritas, dia sudah mulai dapat jadwal vaksin dari sebelum Ramadan tahun ini, sedang saya baru bulan juli mendapat giliran jadwal vaksin.

Prosedur vaksin covid19 di Turki

Sepanjang pengalaman kami yang melakukan vaksin, penetapan jadwal vaksin sudah dikeluarkan langsung dari dinas kesehatan Turki, jadwal vaksin bisa di cek di app khusus seperti yang pernah saya ulas di artikel ini

Data vaksin saya bisa di cek di app: life fits into home (hayat eve siğar) app ini terkoneksi dengan pusat penanganan covid19 terpusat, data HES code warga juga bisa dicek dari app ini, sebagai salah satu syarat biasanya untuk bepergian, masuk ke pusat keramaian, gedung perkantoran maupun mall, termasuk jadwal vaksin:

Untuk mendapatkan vaksin ini, kita diarahkan daftar online di via E-Nabiz: Sistem catatan kesehatan warga negara Turki langsung dibawah depkesnya, untuk akses situs ini cukup dengan nomer ktp Turki maupun no İkamet (khusus WNA) hasil test covid19 dll lengkap riwayatnya ditulis di website ini, karena ada 1 kemudahan, ketika seluruh data sudah 1 atap-terkoneksi. Jadi warga juga tidak dibuat bingung, kemana harus mendapatkan vaksin? semua ditangani depkes. Nanti warga yang harus vaksin diumumkan di media, awalnya pertahap umur, antara umur sekian sampai sekian, dapat jadwal vaksin, pertahap.

Cerita Vaksin pertama dan kedua

Sesuai data di app, saya mendapatkan vaksin pertama 1 juli 2021, lokasinya di sağlık ocaği (pusat kesehatan warga) kalau gambarannya seperti puskesmas, atau klinik layanan kesehatan versi rumah sakit mini di tiap kelurahan. Saya mendapatkan dosis pertama vaksin awal juli. Sempat ada kejadian lucu, ketika selesai mendapatkan vaksin, buru-buru turun tangga, mau pulang, tapi kemudian dokter keluarga, memanggil kami kembali, agar tidak buru-buru pulang, harus menunggu sekitar 15 menit terlebih dahulu setelah dapat suntikan vaksin. Prosedurnya juga cukup mudah, pertama datang ke meja petugas yang mendata, serahkan ikamet, kemudian petugas tersebut memberikan selembar kertas, semacam perjanjian atau syarat-syarat untuk bisa divaksin, kemudian harus tanda tangan. Proses berlangsung lumayan cepat dan tidak banyak antrian.

Efek vaksin Biontech

Buat saya, melakukan vaksin adalah salah satu ikhtiar, lepas dari segala perdebatan tidak berujung yang ramai di sosial media, Awalnya tidak terasa efek samping apapun setelah mendapatkan vaksin, tapi menjelang malam baru terasa ketika lengan sebelah kiri serasa kebas, disentuh bekas suntik vaksin terasa sakit, kadang jika anak atau suami tidak sengaja menyentuh,rasanya uwooooowwww!!hahahah. berasa kalau senggol pengen bacok*aihhh.

Terus tiba-tiba mudah lapar, badan sedikit seperti meriang, tapi ga panas, efek ini bertahan dua harian untuk saya, ya memang kondisi tubuh setiap orang tidak sama reaksinya.

kemudian untuk dosis vaksin ke-2, saya lakukan tanggal 22 juli lalu, selepas hari raya idul adha, ngomong-ngomong libur nasional idul adha adalah 1 minggu, berbeda dengan di İndonesia, tapi meski suasana liburan, jadwal vaksin tetap berjalan normal, jadilah lebaran ke-2 saya pergi ke rumah sakit untuk dapat vaksin, prosesnya juga lumayan cepat, antrian tidak banyak, cenderung sepi. Begitu menyerahkan ikamet, tanda tangan persetujuan untuk vaksin, masuk ruang khusus vaksin, udah tinggal suntik.

antrian vaksin-suami cm nganter-

Setelah mendapatkan vaksin tidak langsung ada efeknya, tapi menjelang sore lagi-lagi terasa, ya tangan kebas lagi, disentuh sakit, kemudian paginya badan lemas sekali, macam orang darah rendah, atau seperti orang berpuasa sepanjang hari, tanpa sahur, cuaca panas, lemas. Maunya istirahat, tidur siang, tapi hanya mimpi, si Alya selalu gangguin saya seharian, nyari perhatian, padahal anne nya lemas udah kayak orang kurang darah, lalu suami cuma bisa meluk-meluk**eh sensorrr****

Butuh vaksin lain

Selain vaksin covid19 rasanya saya butuh vaksin lain, vaksin semangat update postingan Blog, ya salam-.-” Adakah yang masih menanti postingan keluargapanda*dihh berasa beken hahahah*