İngatan saya kembali ke masa sekolah, dimana Guru Sejarah waktu itu. Pak Sutikno. Menjelaskan tentang teori 3T di papan tulis, 3T: HarTA, TahTA, WaniTA. Kehancuran seorang Pemimpin akan berputar di 3T, waktu itu seingat saya membahas keruntuhan kekhalifahan abbasiyah, ummayah dan ustmaniyah.

Mengupas teori 3T

Teori 3T ternyata tetap berlaku seiring jaman, siapapun yang diuji tampuk kekuasaan, jabatan. Yang sedang hangat ketika maskapai milik negara jadi jasa titipan ‘sultan’. Lalu ramai-lah di twitter, bak investigator (agen kaum rebahan emang luar biasa) membongkar aib sang petinggi maskapai Garuda İndonesia tersebut hingga muncul ke permukaan, sosok wanita. Teori tentang 3T berlaku:

Kalau ga kegoda numpuk HARTA demi WANİTA (bisa istri sah, lalu buka cabang.ke satu ke dua ke tiga ditambah Simpenan) gede kan maintenancenya. Biar TAHTA nya aman, dia melakukan segala cara untuk mempertahankannya. –kataemakpanda–

“Jabatan itu kehendak dari Allah SWT sebagai ujian yang sangat besar. Jabatan tak lama tapi tanggungjawabnya dunia akhirat,” kata AA gym.

Photo by Amarnath Tade on Unsplash

Lalu mengutip pernyataan Pak Menteri BUMN yang diwawancari Najwa Shihab: Beliau menekankan tentang kata: Akhlak, akhlak, akhlak!

Baca karena ini pengalaman:

pengalaman klaim bagasi QATAR AİRWAYS

tinggal di luar negeri jadi duta bangsa perlukah?

Manusia diuji macam-macam, diuji karir dan kesuksesan sehingga mendatangkan harta yang banyak, bertahan jadi orang ‘lurus’ takut neraka? tapi ternyata surga dunia lebih menggoda. Belum lama viral juga cerita tentang ASN İndonesia yang pilih mengundurkan diri setelah 14 tahunan menjadi PNS. diapresiasi netijen, Buat saya bukan hal aneh, karena tetangga sendiri di kampung, punya jabatan di kemenkeu, Beliau mengundurkan diri jadi PNS, posisi yang dipegang ‘lahan basah’ . waktu itu sosial media belum populer saja. Beliau pilih meneruskan usaha orangtuanya sebagai pedagang, Jadi pedagang sukses. Hatinya juga lebih tenang.

Baca kalau penasaran?

bukan fans TURKİ

Wanita itu Ujian?

Betapa badai ujian akan selalu datang ke semua ummat manusia tanpa terkecuali, Allah menguji hambanya sampai batas kemampuannya, syukur bisa lolos ujian, jika terjatuh dalam keburukan,. Berbuat dzolim, Dalam sekejap akan berbalik, Terbuka Aib-nya. Dihinakan didunia, belum urusan akhiratnya. Manusia terkadang sering lupa, bahwa ada kehidupan abadi setelah didunia Fana, baik buruknya, ada pertanggungjawaban kelak. Ya itu juga kalau ingat sih…, Syurga dunia lebih menyilaukan dirinya, Apalagi tergoda Wanita. Wah bicara wanita, saya juga jejeran kaumnya, yang kadang heran dengan kaum saya sendiri, yang berani ambil resiko untuk jadi yang ke-dua, ke-sekian, atau simpanan.

Alasan klasik: bawa-bawa cinta tapi ujungnya tetap sama: karena Harta dan dia punya Tahta. Hidup merasa terjamin, tak peduli ada kaumnya yang tersakiti. Karena dia merasa berhak atas posisi ‘Ratu’ disamping yang memiliki Tahta. Lalu kemudian menyandang gelar pelakor ah tak peduli, yang penting diri bahagia dan punya harta.

Baca ini juga ya:

cara Berdamai dengan masa lalu

Jadi kesimpulannya? Setiap ada kasus mencuat kepermukaan, apalagi skandal seputar jabatan, teori 3T sejak jaman dulu akan tetap berjalan, karena Wanita dia numpuk Harta memanfaatkan Tahtanya, 3T itu bisa diotak-atik urutannya.

Ada teori lain?