Di pusat kota tua iskilip, ada 1 museum, uç alimler muzesı , Museum ini mendokumentasikan beberapa alim ulama terkenal yang lahir dan pernah mengabdikan ilmunya di daerah iskilip.

üc alimler muzesi

Bangunan Museum salah satu contoh bangunan tua khas osmanlı, Memiliki ciri khas dua pintu masuk, antara tamu laki-laki dan perempuan dibedakan pintu masuknya. Tapi sekarang hanya difungsikan satu pintu saja , bangunan bertingkat ini diperkirakan berusia sekitar 250 tahun.

Beberapa ulama yang terdokumentasikan di museum ini:

Syeikh Aaq syamsudin (Aksemseddin )

Aksemseddin, dalam bahasa indonesia ditulis syeikh Aaq syamsudin) Beliau dikenal sebagai Guru dari Muhamad Al Fatih, sang penakluk konstatinopel. Bahkan ada yang menjuluki aksemsedin lah penakluk sebenarnya Konstatinopel, Beliau yang mengajarkan ilmu agama dan juga strategi berperang sang sultan. Wajah dari aksemsedin Hz Muda, diabadikan dalam bentuk patung manekin yang nyaris sempurna.

Aksemsedin guru dari Fatih sultan mehmet han (muhamad al fatih)

Aksemsedin bernasab langsung kepada Abu bakar sidiq a.s , Lahir di Damaskus syuriah (1389) putera dari syeikh Hamza, Syeikh Hamza beserta keluarganya datang ke Amasya , kemudian mereka sekeluarga menetap di daerah Kavak-Osmancik, Çorum. Di İskilip beliau pernah menetap di desa Evlik, 40 km ke arah Utara dari Pusat kota İskilip, Di desa EVlik ada Masjid Aksemsedin dan juga makam dari salah satu puteranya Nurul Huda. (Next PR..keluargapanda ke Evlık Koyü, untuk mengunjungi Masjid bersejarah peninggalan syeikh aksemsedin ini, dan ada kisah apa saja dari sana)

lokasi-makam-sang-guru-muhamad-al-fatih

İskilip atif Hoca

Beliau lahir di desa Toyhane İskilip (1879) bernama Mehmet atif effendi. İbunya berasal dari mekkah , menjadi yatim piatu sejak berusia 6 bulan, beliau tumbuh dibawah asuhan sang kakek Hasan kethuda, mendapatkan pendidikan dasar madrasah di kampungnya lalu kemudian belajar pada seorang ulama iskilip bernama Abdullah effendi, yang mengajarkan ilmu fiqih dan tafsir, Melanjutkan pendidikannya ke İstanbul, menempuh pendidikan di universitas Darul fünün sekarang menjadi İstanbul university,   Selain berkuliah beliau menyambi menjadi pengajar di Fatih Madrasah. Dan juga pernah menjadi guru bahasa arab di sekolah Menengah Kabatas İstanbul.

Siapa beliau? Ulama yang vokal dan kritis, menerbitkan sebuah buku terkenal Frenk mukallitligi ve sapka, Beliau ulama yang wafat di tiang gantung pada tanggal 4 februari 1926, di Ankara. Jika ke Ankara, bisa datang ke Ulucanlar museum di daerah
Şükriye Mahallesi, Ulucanlar Cd. No:63, 06030 Altındağ/Ankara dan bisa melihat dari dekat tiang gantung ini dan koleksi foto detik-detik hukuman gantung terjadi-.-‘

İskilip atif hoca wafat di tiang gantung ini, Tiang gantung sejak 1926 hingga sekarang tersimpan di museum ulucanlar ankara.

Beliau ulama yang mempertahankan sapka(sorban)nya, cerita nya lebih panjang dan agak sedikit sensitif, lebih banyak berhubungan dengan dunia politik di masa runtuhnya kekhalifahan utsmaniyah, karena berkaitan dengan bapak sekuler Turki yang masih banyak pemujanya disini )  Beliau di makamkan di Gulbaba İskilip, (nanti saya buat postingan tersendiri melanjutkan kisah beliau setelah ziarah ke makam beliau.

Selain dua ulama diatas, masih ada beberapa ulama lainnya, seperti Molla cafer efendi, beliau juga salah satu sahabat terdekat kanuni sultan suleyman berasal dari İskilip, syeikh muslihiddin attar (Cakmak dede) pendiri salah satu tarikat besar dan berpengaruh di iskilip. Syeih muhammed abdulbaki effendi, Ali kuscu, ahli astronomi dan matematika.

ki-ka ulama yang sedang mengajar, kanan atas: sorban putih yang berukuran besar ini adalah kain kafan, memiliki makna tersendiri kenapa kain kafan dijadikan sorban.
kiri bawah: alat2 tradisional untuk membuat nasi gandum , kanan bawah: lampu minyak yang sepertinya juga populer di indonesia dahulu
.

Museum ini terbuka untuk umum, dan khusus untuk traveller asing jika datang ke iskilip, Pemerintah lokal memberikan tour gratis selama di İskilip. Bangunan museum yang sangat menarik masuk museum ini seperti masuk mesin waktu, keabad pertengahan, ruang-ruang kamar dan koleksi buku tua, peralatan rumah tangga, bisa merasakan atmosfir bagaimana rasanya kehidupan di zaman kekhalifahan Turki, kota iskilip khususnya.

Bagaimana cara menuju İskilip?

İskilip kota kecil, akses paling mudah dari Corum city lalu naik minibus tujuan iskilip dengan jarak tempuh 56 km, untuk sekali perjalanan dikenai ongkos 13 lira. Dari Ankara hanya melayani satu rute bis saja, Ankara-İskilip 4 jam perjalanan.

Berapa jam dari İstanbul? İstanbul-corum 9 jam lanjut iskilip 1 jam : total 10 jam.

hanya bis Nazar dari Ankara yang langsung menuju iskilip, dari corum minibus kecil. Bandara terdekat adalah merzifon. Cuma saya kurang tahu apakah ada mobil langsung ke iskilip atau harus melalui corum terlebih dahulu.

Lokasi İskilip bisa dibilang kurang strategis, karena berada di wilayah yang dikelilingi pegunungan. Akses kendaraan umum terbatas, memang lebih mudah kendaraan pribadi saja. Menjadi Pekerjaan rumah pihak belediye jika ingin memajukan İskilip, Meski menawarkan tour gratis sebagai daya tarik. Untuk penginapan bisa di kota Corum. Selain ke İskilip, mengunjungi Amasya juga bisa lewat Corum, ada Minibus jurusan Amasya, jaraknya hampir sama dengan ke İskilip. Bedanya Amasya sudah menjadi destinasi wisata tersendiri, penginapan dan akses pariwisata sudah terkelola dengan baik. Tapi menjadikan İskilip sebagai salah satu tujuan wisata sejarah, patut juga menjadi pilihan. Kota kecil ini melahirkan banyak ulama besar yang ikut berperan di era kekhalifahan Utsmaniyah. Siapa yang menyangka, seorang anak berusia 7 tahun yang datang dari negeri syam dan menetap di Kavak, Corum adalah Sosok yang berperan besar dalam penaklukan konstatinopel, Mendidik seorang Sultan besar era Utsmaniyah. Muhamad Al Fatih.

Saya selalu menulis, bahkan sejengkal tanah di daratan anatolia ini selalu ada cerita dan sejarah bangsa-bangsa besar, di kota sekecil İskilip ini pun banyak sejarah islam yang mungkin luput dari catatan dunia.

Salam dari İskilip