Usia Fatih 7 tahun, sekarang sudah kelas 2 SD, Semenjak Pandemi Corona, di Turki juga kegiatan belajar beralih ke Daring, (Daring: dalam jaringan, menurut kamus KBBİ: terhubung melalui jejaring komputer, internet) awal-awal Mengandalkan aplikasi Zoom, memasuki tahun ajaran baru, Kegiatan Daring di bagi dua, antara jadwal Zoom dan EBA-Jaringan informasi pendidikan-– Portal pendidikan yang dikelola departemen Pendidikan Turki untuk Materi Kelas Daring seluruh sekolah negeri. Untuk sekolah Swasta biasanya membuat kelas Daring tersendiri. Trafik ketika menggunakan EBA ini sering dikeluhkan karena trafik tinggi di jam-jam tertentu, beberapa teman yang anaknya bersekolah di İstanbul, mengeluhkan sulit sekali mengakses EBA, Sedikit keberuntungan untuk Fatih, jaringan di Daerah seperti Pluto jarang mengalami kendala ketika akses EBA.

Tampilan halaman depan EBA

Untuk jadwal kelas EBA, wali kelas membagikannya di grup WAG kelas, Materi pembelajaran sudah beliau posting di Grup kelas yang diajarnya di website EBA, tiap anak murid memiliki akses keanggotaan EBA sesuai sekolah dan wilayah tinggalnya, log-in cukup dengan nomer TC kimlik (Personal Card–KTP) anak, dan otomatis bisa akses EBA, wali kelas menjadi adminnya langsung, di website EBA juga bisa melakukan video konferensi layaknya menggunakan Zoom. Karena masih kendala akses jaringan, terkadang ada juga yang sulit buka website EBA, gurunya biasa selang seling menggunakan zoom juga.

TRT dan EBA

Selain melalui website, materi belajar juga disiarkan melalui TV publik Turki: TRT. Ada jadwal tersendiri tiap tingkatan sekolah, dari SD, SMP dan SMA. Lalu apakah semua anak usia sekolah di Turki dapat menjalani proses belajar online dengan mudah? Sayangnya masalah ini juga dialami anak sekolah di Turki, dibeberapa daerah terpencilnya, banyak anak-anak yang kesulitan jaringan akses internet , masalah ini sempat diangkat oleh media TRT world, ketika seorang guru SD berjuang mengajar dengan cara mendatangi rumah anak didiknya, karena sulitnya jaringan internet di daerah mereka, lokasinya di Provinsi VAN

Kuota Gratis dari BİMcell

Ketika peralihan anak sekolah ke Daring, Beberapa provider memberikan Free kuota untuk akses internet, salah satunya Bimcell, saya sempat mendapatkan Fre kuota 30 GB tiap bulan ketika awal Pandemi dan Fatih harus mulai sekolah online, tahun ajaran baru ini (di Turki, dimulai setiap bulan september) sayangnya bulan ini kampanye Free kuota dihentikan. Syukurnya kami masih dimampukan untuk langganan wifi dirumah, karena bagaimanapun kebutuhan akses internet saat ini menjadi kebutuhan utama, karena lebih banyak menghabiskan waktu dirumah saja, dan Fatih mulai terbiasa dengan kelas Daring.

Baca juga:

6 syarat sekolah di luar negeri untuk Anak

Anak masuk sekolah, Fase baru sebagai orangtua

Melihat generasi muda Turki yang semakin jauh dari agama

Kapan masuk sekolah di Turki?

Rencana dari Pemerintah, anak-anak tanggal 21 september mulai masuk kelas seperti biasa di sekolah,tetapi ini juga masih melihat situasi dan kondisi, memungkinkan atau tidak. Untuk anak-anak sekolah negeri di Kota besar seperti di İstanbul, banyak wali murid merasa khawatir karena perkelas jumlah murid cukup banyak, menerapkan aturan jaga jarak dan sebagainya cukup sulit. Untuk di sekolah Fatih, teman kelasnya berjumlah 25 murid, semoga tidak menjadi kendala nantinya, karena ketika saya tanya Fatih: ”kangen sekolah ga?’‘. Dia langsung mengangguk, kangen suasana sekolah dan bermain dengan teman-temannya yang belum lama dia kenal, harus terpisah karena corona, Bahkan saya sempat baca sendiri di Grup EBA kelasnya, beberapa teman Fatih menulis status: ozledim Okul, Rindu sekolah. Ya siapa yang tidak rindu dengan situasi kehidupan normal.

Materi Kelas EBA terbatas per-hari, hanya sekitar 2 jam Sedang jika masuk sekolah normal, Fatih sekolah dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang, Banyak kegiatan juga di sekolah, Tapi saya tetap bersyukur karena dia memiliki wali kelas yang cukup kompeten, Selama liburan musim panas, wali kelas tetap berkomunikasi di grup WAG, beliau selalu mendorong anak-anak muridnya untuk mengisi liburan masa Pandemi dengan rajin membaca buku, hampir tiap 2 minggu sekali, Babanya Fatih selalu membuat janji untuk bertemu wali kelasnya di Carsi, wali kelas Fatih akan meminjamkan buku-buku Bacaan untuk semua anak muridnya, Aneka buku bacaan pengisi liburan di rumah selama Pandemi.

Semoga Tahun ajaran depan, Semua anak-anak diseluruh dunia bisa bersekolah dengan normal tanpa rasa kuatir, Dan tentu saja berdoa angka covid menurun syukur syukur vaksin juga ketemu. Mereka kadang bosan juga sekolah Daring, Masa usia sekolah diselingi bermain tentunya lebih menyenangkan.