Banyak email yang masuk menanyakan tentang, kenalan, pacar,calon nya tidak lancar berbahasa asing, khususnya bahasa turki dan hanya mengandalkan google translate, bagaimana kelanjutan hubungannya..jreng! Hidup ga selamanya mengandalkan google translate, butuh improvisasi, butuh belajar. Meski bukan golongan manusia spesial polygot (jenis orang  yang banyak menguasai bahasa asing minimal lebih dari 5 bahasa) kalau akhirnya berpasangan sama orang asing, mau gak mau ya harus belajar.

Saya? jujur loh, termasuk manusia yang ‘lelet’ menguasai bahasa asing dalam percakapan,  bahasa Turki saya kadang masih ber bumbu gado-gado,  masih campur aduk menggunakan kosakata atau kalimat bahasa inggris, jika mikir kelamaan dan ga nemu padu padan dalam bahasa Turki. Pikir saya, yang penting suami ngerti dan masih nyambung, Suami ? kadang dia juga gitu, tapi belakangan ini konsen hanya menggunakan bahasa Turki, biar saya mulai terbiasa dengan obrolan in turkche.

Cara belajar bahasa Turki

Pergi Kursus! Kalau ga mau modal banyak bisa kursus di İSMEK (jika berdomisili di İstanbul, İSMEK ini lembaga kursus gratis yang dikelola pemerintah lokal) selain di İstanbul, di beberapa kota besarnya  ada, beda nama lembaga saja. Asal punya ikamet, bisa daftar gratis kursusnya.  Menurut pengalaman teman yang kursus di İsmek ya gitu, Gurunya memakai pengantar bahasa Turki juga. Mau ga mau muridnya yang kudu usaha keras, Tapi sejauh yang saya kenal, teman teman yang ambil kursus di İsmek juga, ngobrol Turkche nya lumayan lancar. Asal ada niat, usaha dan lingkungan yang mendukung!

Kursus di TöMER ( Türkche öğretim Merkezi) pusat belajar bahasa Turki. Kursus di Tomer lebih profesional dengan native speaker yang bagus, ada harga ada kualitas. karena saya belum pernah kursus di Tomer, kalau berminat kursusnya silahkan cek biaya nya  

kursus tomer

Belajar otodidak.

Alasan saya tidak pergi ke lembaga kursus. Dulu awal pertama tinggal di İstanbul, sempat mau daftar kursus bahasa di kadikoy, tapi karena alasan hamil pertama dengan kondisi mood yang naik turun, apalagi juga jarak dari rumah di Pendik ke kadikoy lumayan jauh, suami belum izinkan. Ada kesempatan mau kursus lagi untuk memperlancar, eh malah pindah ke luar kota. Sibuk urus anak dua yang tidak bisa dititipkan, ditambah komunikasi dengan keluarga suami bisa dihitung jari. Ya sudah perkembangannya masih kalah sama yang emang niatnya belajar bahasa Turki karena jatuh cinta sama negara Turkinya.

Saya punya 3 koleksi sebenarnya, 1 dalam bentuk kamus saku, Buku Turkish Modern karya B. Orhan Doğan ini saya beli di Toko buku terkenal di mall dekat rumah, waktu itu harga berkisar 25 lira, sudah plus CD didalamnya. Sedang buku terbaru ‘makin akrab bahasa Turki’ isinya sebenarnya gak jauh beda belajar gramatika bahasa Turki, satu berbahasa İnggris dan yang  satu, karya teman-teman yang pernah studi di Turki dengan pengantar berbahasa indonesia.  Kelebihan buku salah satu proyek dari Turkish spirits ini, Ada penjelasan detail tentang bahasa Turki itu sendiri, Mulai dari rumpun bahasanya yang ternyata satu rumpun dengan bahasa korea dan jepang yakni bahasa altay. Bahasa Turki osmanli dan terakhir penyempurnaan menjadi bahasa Turki modern yang dipakai umum saat ini. Juga bonus idiom-idiom dan pribahasa dari bahasa Turki. Nah dengan modal buku tinggal kumpulkan niat buat belajar ya kan:D percakapannya  langsung  ngobrol sama suami, jeleknya kadang dia males untuk koreksi.., kalau saya tanya, udah betul belum? kamu buka kamus aja udah bener belum?? yahhh helloooo…, ujung-ujungnya kalau saya ada peningkatan bisa lancar ngobrol sama keluarga, dia malah setengah becanda menanggapi :

wah repot kalau kamu makin lancar entar kalau nambah cerewet kayak teyzeler itu gimana…haduhh” -.- ishh

Sejauh ini untuk ngobrol sehari-hari masih bisa nyambung lah, tapi jangan disuruh pidato aja kayak presidennya hahaha. Untuk nawar pas belanja, ngapalin nominal lira (urusan duit itu —penting banget—) biar bisa shoping sendiri. Jalan-jalan sendiri.

Nonton film atau sinetron Turki

Ya ini juga salah satu membiasakan diri mendengar percakapan bahasa Turki, tapi tetap tergantung selera, untuk sinetron-sinetronya saya agak milih dan ga semua saya ikutin, dulu sempat ngikutin Kiraz mevsimi, kiralik ask, sefkat tepe. Tapi ga lanjut sampai selesai musim tayangnya, kalau untuk hiburan saya lebih suka nonton drama asia. Yang paling mudah sebenarnya nonton animasi anak di channel lokal semacam, minika cocuk, trt cocuk, cartoon network, karena penggunaan bahasa turki sederhana untuk anak-anak.

Praktek langsung

Nekad dan pede aja! sepertinya ini rumus umum ketika belajar bahasa asing, baca buku terus sekadar teori suka gampang lupa, praktek ketika jalan sendiri, atau  belanja sambil ngitung uang kembalian, wah saya pernah hampir dikerjain pedagang di pasar, dikira ga tau nominal lira, ada sisa kembalian tapi tidak diberikan pedagangnya, hitung ulang didepan pedagangnya, kalau ada kekurangan uang kembalian, nah di saat genting seperti itu menguasai nominal lira dalam bahasa turki menolong sekali, selisih harga yang beda dari bandrol di rak dan di kasir, paling ga menguasai bahasa dasar untuk  adu argumen dulu. ohhh tidak bisa akuhh dikadalin-.-!

Manfaatkan kemudahan teknologi

Kalau punya smartphone, buka google playstore, sekarang banyak aplikasi belajar bahasa asing dengan mudah termasuk belajar bahasa Turki, download. Daripada make smartphone buat ikutan julid akun gossip, manfaatkan juga untuk memperlancar dan menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Turki.

Seberapa penting belajar bahasa Turki? Tergantung kebutuhan, tapi berhubung tinggalnya di Turki ya masuknya: Penting. Saya masih kesulitan terutama ketika ingin menerjemahkan sebuah tulisan berbahasa turki sebagai sumber tulisan artikel di blog, kadang sehari ga kelar-kelar:D

Kalau masih nanya tentang kesulitan dan kendala bahasa dengan pacarnya, gebetannya, terus ragu untuk melangkah? ya usaha dong…banyak jalan menuju istanbul tsahhh, keluhan harus disertai solusi, kalau pengen bersatu tapi sama-sama kendala komunikasi, yang ada kesalahpahaman terus, ga mungkin juga tiap hari mengandalkan bahasa standar orang yang lagi dimabuk cinta: Askım, seni seviyorum, birtanem, herseyım, sultanım, entar mertua denger pada bergidik…:D:D kepedean karena komunikasi lancar dengan bahasa ketiga seperti bahasa inggris ya jangan overpede, karena lingkungan, terutama keluarga besar suami belum tentu semuanya lancar dan bisa bahasa inggris, ujung-ujungnya bakalan mati gaya kalau kumpul keluarga, pengen nyela omongan juga ga bisa, terus dijadiin ‘objek’ obrolan terus. Ya kayak misal, karena mereka kurang tahu tentang indonesia, seenak udel bilang: negara cok fakir..dsb minimal dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, bisa menjelaskan kalau indonesia itu tidak seperti yang mereka kira. Namanya belajar bahasa pasti berfaedah. yuk sama-sama …saya aja masih belum lancar-lancar macam presidennya kalau pidato D::D:D