Punya anak Balita dan punya koleksi make up, kalau ga pintar menyimpannya dari jangkauan anak, Koleksi Make up bisa hancur semua. Pernah ngalamin? saya udah berkali kali loh hahahah, punya anak 2, dua -duanya tersangka pengrusak make up emaknya, Tapi yang paling parah pelakunya ya anak ke-dua, si anak gadis berumur 2.5 tahun. Harta karun yang tersisa tinggal bedak wardah.

Ceritanya waktu terakhir mudik saya sengaja beli koleksi lipen merk Wardah, lipstik wardah Lip Palette dan listik intense matt, tidak lupa beli stok bedak wardah juga sebelum pulang ke Turki. kalau untuk produk make up, saya emang setia dengan merk ini, selain karena alasan cocok dengan kulit , karena label halal nya juga , untuk ga asal beli Produk Make up. Beberapa kali mencoba produk merk lokal sebagai back-up, tapi ketika ada kesempatan beli produk ini, saya pasti membelinya kembali.

Harta karun itu tidak bisa diselamatkan

Dua koleksi lipstik saya, lipstik intense matt, berakhir di wadah mainan anak-anak dan patah-.-‘ padahal sudah menyimpannya dengan rapih, tapi anak lebih cerdik mengincar meja rias. Dan koleksi Lipstik palette, berakhir…..aduhhh menyedihkan banget, dipakai menggambar di pintu lemari

lipstik palette dijadikan bahan ngelukis lemari..masha allah super kreatif anak-anak di rumah*.-

Saya suka sekali dengan Lisptik palette ini, bisa kombinasi warna, dan ini salah satu lipstik favorit. Ya sudah terima nasib, mau ngomelin tersangkanya ya ga tega, dia sedang masa-masanya mengekplorasi dan sedang penasaran banyak hal, termasuk kenapa ibunya suka dandan kalau mau keluar rumah, sebagai efek jera, sekalian diisengin sebentar, bukannya marah tapi ya senang anaknya., Mungkin begini ya rasanya punya anak gadis hehe, semakin besar bisa rebutan make up kayaknya.

kanan: saking penasaran pengen nyoba lipstik dia pake semua:D
kiri: hukuman didandanin malah kesenengan

Sekarang saya sudah ikhlaskan kehilangan koleksi lipstik Palette dan intense matt nya.

Bedak Wardah, Harta karun yang tersisa

Setelah dua koleksi lipstik wardah saya dijadikan alat mainan si anak gadis, saya amankan koleksi bedak wardah, Refiillnya. karena bedak sebelumnya sudah habis masanya, dan nasip baik tidak juga bertahan lama hahaha, lagi-lagi si anak gadis menemukan cara mengincar bedak saya, dengan membawa kursi plastik, naik dan mengobrak ngabrik meja rias, menemukan bedak, dibuka dan ga sengaja terjatuh…jreng!!

RİP…..perbuatan si anak gadis 2.5 thn

Setiap ibunya memakai bedak ini, tingkat penasarannya meningkat dan mulai beraksi minta dipakaikan juga ke wajah mungilnya, kadang cuma saya pura-pura tempelkan spoonnya saja tanpa olesan bedak. Tak lama minta kaca, bergaya hahahah.

Sampai saat ini bertahan dengan remahan bedak wardah, palingan kalau mudik lagi saya baru beli atau bisa titip lewat teman yang mudik ke Tanah air, ehm sayangnya produk kecantikan dari brand ini belum sampai pasar Turki, semoga suatu saat bisa masuk pasar kosmetik di negara ini, jadi ga usah pusing-pusing saya import terus.