Dari beberapa tahun lalu, Sering baca cerita baik dari Blog maupun portal berita, yang mengangkat kasus sama: banyaknya korban scammer cinta di İnternet. Bunda Feydown yang saya kenal lewat tulisan-tulisannya di Kompasiana, Gencar sekali mengulas berbagai kasus scammer cinta, sampai beliau aktif membangun Grup WSC: Waspada scammer cinta, sebagai seorang scam activist, aku İG nya: Feydown, tak lelah memposting berbagai kasus yang terus saja terjadi. Korbannya rata-rata Perempuan. Saya kebetulan mengikuti akun beliau, rasa gemas kadang juga muncul setiap membaca berbagai postingannya. Sampai mikir, Ada apa sih sama perempuan-perempuan ini, terutama yang sudah berstatus ibu rumah tangga? karena ternyata banyak sekali korban scammer cinta berstatus ibu rumah tangga, terikat dalam perkawinan sah.

Cek di link akun bunda Feydown

Oh ya, tidak hanya dari akun İG bunda Feydown, saya juga sering buka youtube, dengan mengetik kata kunci: LDR saja, banyak video mereka yang sedang tahap LDR dan di upload. Yaaa itu sih terserah mereka para perempuan yang sedang dilanda asmara, ga ada hak saya buat melarang, toh bukan owner youtube-nya juga. İseng saya baca komen-komen di video tersebut, sempat nemu komenan yang saya sendiri bacanya sedikit syok: Dia sedang LDR-an dengan pria Turki tapi ngaku masih berstatus punya suami! What!!! Meski saya ga bisa asal menghakimi kondisi rumah tangga yang bersangkutan, Dengan berstatus masih terikat perkawinan sah, berani main hati lewat dunia maya, Duh ya Robb..ada apa sama mereka-mereka ini.

Credit: unsplash.com

Alasan Perempuan Selingkuh

Ada dua tipe selingkuh: Selingkuh hati dan selingkuh libido. Nah kasus Para Perempuan yang jadi korban scammer cinta, sepertinya kedua tipe ini mereka lakukan, (Maaf) Beberapa Foto bugil sengaja dikirim ke ‘pacar online’nya, lalu Berujung pemerasan. Ancaman penyebaran foto korban ke keluarganya, hingga memaksa Korban untuk transfer uang sekian juta, bahkan ada yang sampai puluhan juta. Rasanya ga masuk akal, tapi ternyata masih banyak perempuan yang begitu mudah diperdaya! Dan sedihnya rata-rata korban yang di update WSC, berstatus ibu rumah tangga atau perempuan paruh baya. Duh emakkk’eee!

Sebagai sesama ibu rumah tangga, tentu saja saya prihatin. Kenapa mereka ini mudah sekali terpedaya dengan ‘pacar online’nya. Lalu saya baca beberapa sumber, bisa ditarik kesimpulan sama, tentang alasan paling banyak perempuan itu selingkuh:

  1. Kurangnya Perhatian.
  2. Kurangnya didengarkan
  3. Kebutuhan seksual kurang terpenuhi

Kurangnya perhatian . Saya pernah nulis, kalau perempuan itu sehari bisa mengeluarkan 5000 ribu kata. Cukup sediakan kupinglah untuk didengarin, karena kadang butuh curhat hanya sekadar mengeluarkan uneg-unegnya ga mesti harus menghasilkan solusi saat itu juga, Kadang curhat hariannya sama aja, pokok pembahasan ga jauh-jauh seputar rumah tangga, jarang kan yang ngebahas tentang proyek nuklir Korea Utara, KTT G-20. Palingan masalah si tetangga A sama B, Kemarin di arisan si ibu B ramai, Skin care terbaru yang lagi dia pengenin, Biar mukanya bisa glowing kayak artis korea idolanya, ada diskonan dari brand baju favoritnya, atau bahas lucunya anak Raisha sama Hamish. İya dengarkan saja, sediakan ‘kuping’.

Perhatian, Jangan pelit untuk mengobral pujian ke İstri, Pas promosi di awal pendekatan sama calon istri, Royal sekali muja muji, mengumbar kata sayang, mesra. Jangan jadi kayak Gunung Es–dingin kayak isi Freezer kulkas. Hubungan itu tetap perlu di ‘hangat’kan, Seperti tumbuhan, hubungan suami istri juga perlu terus di beri pupuk. Agar kokoh dan tidak layu. Dalam psikologi pernikahan, ada terapi pelukan. Sering-seringlah peluk pasangan, menguatkan Bonding dan secara emosi juga menenangkan.

Ketika Perempuan tidak mendapatkan itu di rumah (Saya gak mengeneralisir ya, saya juga perempuan) , Mudah sekali mereka untuk selingkuh hati, Lalu tiba-tiba datang ‘makhluk’ jadi-jadian yang ga sengaja kenal di media sosial, Berbalas chat mesra, berbalas perhatian. Mudah luluh, leleh dan akhirnya masuk perangkap para Scammer cinta di İnternet. Selingkuh hati tumbuh karena presepsi yang terbentuk karena dia merasa pasangannya tidak mencintai dia lagi, kurang dihargai, lalu ketika hadir seseorang yang bisa memenuhi kekosongan hatinya, İtu seperti sebuah oase bagi dia yang kesepian.

kebutuhan sexualnya kurang terpenuhi, tanpa inget umur, dosa! Mau aja disuruh kirim foto bugil ke ‘pacar online’nya yang sampai disebut Papah. Geli juga sih beberapa saya baca : Manggil papah-mamah sama Pacar onlinenya, padahal belum ketemu dan boro-boro diajak kepelaminan beneran.

Dan untuk kasus perselingkuhan libido (bahasa yang dipakai salah seorang psikolog) Penyebabnya karena 2: Dari faktor biologis-keturunan- dan Faktor luar: Tontonan, bacaan, atau tidak sengaja di masa kecilnya-melihat orangtua melakukan hubungan intim-ternyata ini menjadi penyebab perselingkuhan juga, Alam bawah sadarnya merekam, susah sembuhnya kalau cuma Niat, Harus melalui proses terapi juga.

Ketika ada ‘peluang’ dari pacar online, dengan alasan Khilaf dan bisikan syaithon karena lemah iman, tanpa ragu dan malu, buka baju, foto telanjang ..cekrekkk lalu kirim. Kepuasan apa yang dia cari? Sampai rela menggadaikan harga diri, mempermalukan diri. İngat jejak digital yang kejam dan dosa jariyah yang panjang ya mbak.

Status sosial dan Materi sebagai tujuan

Dari beberapa kasus, Para pelaku Scammer cinta İndonesia biasa melakukan penipuan dengan modus : Mengaku Tentara atau Polisi. Entah kenapa Pola pikir kalau dapat pacar atau suami sebagai Petugas berseragam, Abdi negara, menjadi Kebanggaan seolah menaikan status sosial.

Mengutip dari WSC, rata-rata Foto Tentara atau Polisi İndonesia, Banyak yang dicomot, kemudian membuat akun palsu dan menjerat Perempuan-perempuan tuna kasih sayang ini. Tanpa malu sang korban bahkan memamerkan foto hasil -crop- si pak polisi ganteng disejajarkan dengan foto dia dan jadi foto profil akun sosial medianya, padahal orang asli nya, sudah berkeluarga, punya anak istri. Begitu tahu ‘pacar online’nya penipu, akun aslinya dimaki-maki, bahkan istrinya juga kena sasaran.

Baca ini : Para pengejar Pria Turki

Untuk versi İmportnya adalah jenis Bule tuti (tukang tipu) yang banyak dikenal saat ini adalah Nigerian scammer. Comot foto bule ganteng, tulis profesi pekerjaan di Perminyakan. Huahh udah Perempuan yang terobsesi Nikah sama Bule ganteng, kaya, Bagai Gula dan semut, semutnya nyamperin sendiri, tak malu juga nulis komen: menebar pujian. Padahal Kalau mau mikir panjang. Akun dengan foto resolusi rendah, temennya ga banyak. Foto cuma 1 atau 2. Kenapa ‘alarm’ kecurigaan ga dipasang. Sudah Mabok liat muka ganteng, apalagi kalau sampai dinikahin Bule, Mungkin dia pikir, Hidupnya akan lebih baik, status sosial naik, bisa beli tas kayak incess, bisa banyak pamer foto jalan-jalan ke yurop sana. Dan mimpi manis lainnya. Gak apa apa lah dimintain foto bugil biar keiket kan janji mau nikahin. Logika ga dipake, otaknya mungkin sedang direnovasi.

Perempuan İndonesia, Malu lah sama ibu Kartini

Karena yang saya bahas ini hampir kebanyakan korban scammer cinta adalah perempuan İndonesia, Malu lah Bu, Mbak sama İbu Kartini, Yang udah susah payah berjuang agar kaum perempuan İndonesia itu makin pinter, dapat akses pendidikan tinggi. Punya harga diri, tau diri. Zaman modern dimudahkannya akses internet jadikan jalan untuk belajar banyak ilmu baru, informasi apapun sekarang mudah diakses. Kalau kenalan sama orang di İnternet dan hati kecil,ragu. Coba lah buka mesin pencarian semacam di Google, Ketik apa yang meragukan. Sederet İnformasi banyak. Tinggal Baca dan Baca. Make akun sosial media, tinggal ketik di kolom pencarian. Mudah kalau ada Niat. Ga sayang habis kuota, daripada duit melayang banyak, berjuta-juta kena peras Scammer. Malu sama Keluarga , berujung rumah tangga hancur. Kebahagiaan yang di incar hanya Fatamorgana.

Baca:Lucunya Pernikahan Beda bangsa

Gak salah kok, ikhtiar mencari pasangan lewat dunia maya, tapi kalau udah caranya aneh-aneh, minta duit, minta foto bugil, coba pikir? Lelaki baik ga serendah itu….,